• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Haji Furoda Itu Penipuan Akal Sehat

Ali Syarief by Ali Syarief
June 2, 2025
in Crime, Feature, Spiritual
0
Turunnya Biaya Haji yang Sesungguhnya Naik: Akibat Ketamakan Spiritual
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Rp 975 juta. Dalam angka itu terkandung lebih dari sekadar ongkos perjalanan. Ia bisa membeli rumah tipe 72 di pinggiran ibu kota, menyekolahkan dua anak ke Jerman hingga lulus master, atau cukup untuk tiga kali umrah dalam setahun. Tapi angka itu menjadi sia-sia ketika visa furoda, jalur haji non-kuota yang biasa diakses para jemaah superkaya, tidak kunjung terbit dari Kerajaan Arab Saudi.

Inilah kisah para jemaah yang telah membayar harga fantastis demi jalur bypass ke Tanah Suci, namun kandas di loket langit yang tak memberi konfirmasi. Tak ada penolakan resmi. Tak ada alasan formal. Hanya senyap yang menjelma jadi ketidakpastian. Visa tak kunjung keluar. Tiket ke surga pun gagal cetak.

Haji furoda bukan tiket konser. Ia bukan akses eksklusif yang bisa dibeli dengan saldo rekening. Ia bukan kelas VIP yang otomatis membuka pintu langit hanya karena kurs mata uang mengizinkan. Tapi dalam praktiknya, sebagian masyarakat kita, terutama kalangan berada, telah menjadikan ibadah ini sebagai simbol status sosial. Semacam spiritualitas bermerek. Semakin mahal, semakin prestisius. Seolah dekat dengan Ka’bah berarti lebih dekat dengan Tuhan.

Logika inilah yang kini ditertawakan kenyataan. Tahun ini, ratusan jemaah furoda batal berangkat. Bukan karena kurang syarat, tapi karena urusan yang sepenuhnya di luar jangkauan: kehendak politik, perubahan sistem visa, atau—jika boleh sedikit puitis—keputusan Tuhan. Dalam statistik, angka ini memang kecil. Tapi dalam pelajaran moral, ini adalah kejadian yang besar.

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa penutupan visa bukan disebabkan kesalahan prosedur dalam negeri. Negara lain pun mengalami hal serupa. Maka lengkaplah ironi: para peziarah berduit dari seluruh dunia ditolak bersama-sama, dalam sebuah momentum yang seolah menyuarakan satu pesan: bahwa panggilan haji adalah hak prerogatif langit, bukan hasil transaksi bumi.

Esai ini tidak hendak menertawakan penderitaan para jemaah yang telah berharap dan bersiap. Tidak pula ingin menggampangkan kekecewaan yang mereka rasakan. Tapi perlu ada ruang untuk refleksi kolektif: apakah kita masih melihat ibadah sebagai penghambaan, atau sudah menjadikannya bagian dari kemewahan gaya hidup? Apakah kita benar-benar memahami bahwa rukun Islam kelima ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan ujian batin yang tak bisa diselesaikan dengan angka nominal?

Di tengah berita pembatalan itu, mencuat pula cerita lain. Tentang seorang penjual es tebu bernama Dullah, yang selama 17 tahun menabung dari hasil jualannya di pasar. Ia berangkat lewat kuota reguler. Sandalnya swallow, kopernya pinjaman, tapi air matanya tulus. Ia tak mengenal istilah “jalur mujamalah”, apalagi travel premium. Tapi justru ia yang diizinkan menjejakkan kaki di padang Arafah.

Ada hikmah yang bisa ditarik dari dua potret ini. Bahwa dalam urusan ibadah, niat dan keikhlasan masih lebih menentukan daripada privilege dan kemewahan. Bahwa panggilan Tuhan datang tak selalu ke mereka yang paling siap secara logistik, tetapi justru kepada mereka yang paling pasrah secara hati.

Haji furoda bukan tiket konser. Ia bukan Coldplay atau Taylor Swift yang bisa kita sambangi dengan uang dan euforia. Ia adalah panggilan, bukan pembelian. Ia adalah kehendak, bukan transaksi. Dan ketika panggilan itu belum tiba, tak ada koper Samsonite, visa elektronik, atau uang tunai yang bisa mengubah keputusan langit.

Semoga tahun depan para jemaah yang kecewa hari ini tak hanya bersiap dengan uang dan rencana, tapi juga dengan kerendahan hati. Sebab surga, pada akhirnya, tidak pernah bisa dicicil.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Buku Putih Prabowo

Next Post

Hajj Furoda Is a Fraud Against Common Sense

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral
Crime

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing
Birokrasi

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Next Post
Sejarah Melempar Jumrah Saat Haji dan Umroh

Hajj Furoda Is a Fraud Against Common Sense

Gerakan 30 September dan Salah Perhitungan Aidit – (Bagian 2 dari 3 tulisan)

PANCASILA  : Dihormati Dalam Upacara, Dikorupsi Dalam Kebijakan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist