• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Harga Beras Menggila, Rakyat Terlunta: Di Mana Negara?

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
June 20, 2025
in Economy, Feature
0
Pasokan Langka Atau Dibuat Langka, Harga Beras Mahal,  Porsi Nasi di Warteg Dikurangi
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja – (Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)

Fenomena lonjakan harga beras saat ini bukan sekadar naik—tapi melesat dan mencemaskan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada Januari 2025, harga beras premium di penggilingan naik 0,82 persen. Sekilas tampak kecil, namun dampaknya sangat besar bagi masyarakat, terutama mereka yang berpenghasilan rendah. Di pasar, harga terus merangkak naik, melewati batas kewajaran, bahkan melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Setidaknya ada lima faktor yang menyebabkan harga beras tak terkendali.

Pertama, lemahnya pengendalian distribusi. Bulog terlambat menyerap panen petani, sementara cadangan beras pemerintah (CBP) tak cukup kuat meredam gejolak harga di pasar.

Kedua, peran tengkulak dan spekulan. Mereka memanfaatkan celah untuk meraup keuntungan, membeli gabah dari petani dengan harga murah dan menjual kembali dengan harga tinggi. Mekanisme pasar seperti ini tidak berpihak pada keadilan.

Ketiga, kebijakan penghentian impor. Meski niatnya mulia untuk menggenjot produksi dalam negeri, pelaksanaannya tanpa kesiapan yang matang justru menciptakan kelangkaan dan memukul daya beli masyarakat.

Keempat, permainan pedagang besar. Penimbunan stok dan pengaturan harga oleh segelintir penguasa pasar memperparah kondisi. Pasar kehilangan transparansi, dan rakyat kehilangan kepercayaan.

Kelima, distribusi yang tidak efektif. Stok boleh ada, tapi kalau distribusinya tersendat, kelaparan bisa tetap terjadi. Pemerintah harus memastikan bahwa setiap karung beras benar-benar sampai ke meja makan rakyat.

Harga rata-rata beras eceran kini tembus Rp14.668 per kilogram. Bukan sekadar angka, ini adalah beban nyata bagi jutaan keluarga. Kenaikan ini menggerus daya beli, memunculkan tekanan ekonomi di tingkat rumah tangga, serta memperbesar risiko kelaparan tersembunyi.

Kondisi ini bisa memantik reaksi sosial. Ketika perut kosong, suara protes bisa berubah menjadi amarah. Stabilitas sosial dan politik ikut terancam. Ironisnya, di balik naiknya harga beras, petani pun tidak serta-merta diuntungkan. Biaya produksi yang melambung membuat margin keuntungan mereka justru tergerus.

Jika dibiarkan, lonjakan harga beras ini dapat menjadi bom waktu bagi krisis sosial-ekonomi. Pemerintah tak bisa terus bersikap reaktif. Diperlukan langkah strategis dan terencana. Apa saja?

  1. Meningkatkan produktivitas pertanian. Dukungan teknologi, benih unggul, dan pendampingan petani mutlak dibutuhkan agar hasil panen meningkat dan efisien.
  2. Diversifikasi pangan. Jangan bergantung pada beras semata. Produksi pangan alternatif seperti jagung, singkong, dan sagu harus digalakkan agar ketahanan pangan lebih fleksibel.
  3. Subsidi tepat sasaran. Subsidi pupuk, benih, dan harga beras harus menyentuh petani dan masyarakat kecil, bukan bocor di tengah jalan.
  4. Transparansi pasar dan regulasi harga. Informasi harga harus terbuka, pengawasan diperketat. Spekulan harus diberantas, bukan dipelihara.
  5. Perkuat Bulog. Bulog harus diberi kapasitas dan kewenangan yang cukup untuk menyerap gabah petani, mengelola stok, dan menstabilkan harga nasional.
  6. Tingkatkan cadangan pangan nasional. Pemerintah harus menambah dan mengelola cadangan pangan, terutama menjelang momen-momen krusial seperti Ramadhan dan tahun ajaran baru.
  7. Operasi pasar dan pengawasan distribusi. Lakukan operasi pasar secara intensif. Perketat pengawasan distribusi agar tidak ada permainan kartel, dan distribusi tidak menimbulkan ekonomi biaya tinggi.

Beras adalah napas pangan rakyat. Ketika harga beras melonjak, itu bukan semata urusan ekonomi, tapi menyangkut keadilan, kepemimpinan, dan keberpihakan negara pada rakyatnya. Sudah saatnya pemerintah tidak hanya bicara stabilisasi, tapi bertindak konkret dan tangkas.

Semoga ini menjadi perhatian dan pencermatan bersama, sebelum nasi benar-benar menjadi bubur.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

KDM Akan Kuperlakukan Seperti Kepada JKW

Next Post

Honda Catat Sejarah: Perusahaan Swasta Jepang Pertama yang Sukses Luncurkan dan Mendaratkan Roket Reusable

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Partai Mantan Presiden: Siapa yang Masih Bertahan pada Pemilu 2029?
Feature

Partai Mantan Presiden: Siapa yang Masih Bertahan pada Pemilu 2029?

July 4, 2026
Feature

REVISI UU NOMOR 18 TAHUN 2003 TENTANG ADVOKAT: UNTUK SIAPA?

July 3, 2026
Feature

PRESIDEN KUAT VS PRESIDEN DOMINAN

July 3, 2026
Next Post
Honda Catat Sejarah: Perusahaan Swasta Jepang Pertama yang Sukses Luncurkan dan Mendaratkan Roket Reusable

Honda Catat Sejarah: Perusahaan Swasta Jepang Pertama yang Sukses Luncurkan dan Mendaratkan Roket Reusable

Putin Tawarkan Kerja Sama Nuklir Damai dan Energi ke Indonesia, Bertemu Prabowo di St. Petersburg

Putin Tawarkan Kerja Sama Nuklir Damai dan Energi ke Indonesia, Bertemu Prabowo di St. Petersburg

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Tuding Pemerintah Tidak Serius, Hanya  Seolah – olah Dalam Menindak Pelaku Judi Online
Birokrasi

Hari Bhayangkara ke-80, Ini Catatan IPW

by Karyudi Sutajah Putra
July 2, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-- Peringatan Hari Bhayangkara atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Polri saat ini ditandai dengan hadiah manis bagi...

Read more
Robohnya Benteng Moral Kami

Robohnya Benteng Moral Kami

July 1, 2026
Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

July 1, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Partai Mantan Presiden: Siapa yang Masih Bertahan pada Pemilu 2029?

Partai Mantan Presiden: Siapa yang Masih Bertahan pada Pemilu 2029?

July 4, 2026
Diledek PDIP,  PSI Partai Lebih Banyak Baliho Daripada Pengurusnya,  PSI Mencak-mencak Tak Terima

Membaca Langkah Catur Raja Juli Kembalikan Amplop Gratifikasi

July 3, 2026

REVISI UU NOMOR 18 TAHUN 2003 TENTANG ADVOKAT: UNTUK SIAPA?

July 3, 2026
IPW Laporkan Kapolres Depok ke Propam: Tersangka Diduga Ditahan 11 Jam Tanpa Dasar Hukum

IPW Laporkan Kapolres Depok ke Propam: Tersangka Diduga Ditahan 11 Jam Tanpa Dasar Hukum

July 3, 2026
Rakornas KKP Sepakati Percepatan Enam Program Prioritas Kelautan dan Perikanan Dukung Swasembada Pangan

Rakornas KKP Sepakati Percepatan Enam Program Prioritas Kelautan dan Perikanan Dukung Swasembada Pangan

July 3, 2026

PRESIDEN KUAT VS PRESIDEN DOMINAN

July 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Partai Mantan Presiden: Siapa yang Masih Bertahan pada Pemilu 2029?

Partai Mantan Presiden: Siapa yang Masih Bertahan pada Pemilu 2029?

July 4, 2026
Diledek PDIP,  PSI Partai Lebih Banyak Baliho Daripada Pengurusnya,  PSI Mencak-mencak Tak Terima

Membaca Langkah Catur Raja Juli Kembalikan Amplop Gratifikasi

July 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...