• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Hari Kebahagiaan Sedunia

fusilat by fusilat
March 21, 2023
in Feature
0
Hari Kebahagiaan Sedunia
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Jaya Suprana

BHUTAN merupakan kerajaan Buddhisme terakhir yang masih eksis di planet bumi serta tersohor sebagai negara pelopor indeks kebahagiaan. Ketika menjelang akhir abad XX, Perdana Menteri Bhutan memperkenalkan indeks kebahagiaan (Gross National Happiness) sebagai alternatif pembangunan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa maka dunia mulai tertarik kepada kebahagiaan. Para cendekiawan sibuk melakukan penelitian dan pengembangan. Pemerintah melakukan ikhtiar sistematis untuk membentuk kebijakan sosial demi meningkatkan indeks kebahagiaan sebagai alternatif terhadap kapitalisme liberal yang terbukti menyengsarakan seluruh dunia pada krisis keuangan sedunia 2008.

PBB begitu terkesan atas indeks kebahagiaan sehingga menyelenggarakan KTT Kebahagiaan serta mendeklarasikan tanggal 20 Maret sebagai International Day of Happiness (Hari Kebahagiaan Sedunia). Gerakan kebahagiaan kemudian melanda planet bumi abad XXI. Universitas Yale menyatakan bahwa kelas paling popular bagi para mahasiswa adalah kelas pedoman hidup bahagia. Sementara Kementerian Pendidikan India resmi menerapkan kurikulum kebahagiaan di segenap sekolah negeri India terinspirasi oleh indeks kebahagiaan Bhutan. PBB sempat menyelenggarakan riset tentang indeks kebahagiaan di setiap negara anggota PBB di mana ternyata Norwegia menduduki tingkat teratas, sementara Amerika Serikat ranking ke 14 dan Bhutan yang semula dianggap negara paling bahagia di dunia harus puas berada pada posisi ke 47.

Saya menghargai serta menghormati karsa upaya pemerintah kerajaan Bhutan membahagiakan rakyat Bhutan. Namun di sisi lain saya pribadi tidak pernah percaya pada pengukuran kecerdasan maka pada hakikatnya juga skeptis bahwa kebahagiaan bisa diukur untuk dijadikan indeks kebahagiaan apalagi untuk suatu bangsa dan negara yang masing-masing memiliki kaidah kebahagiaan saling beda satu dengan lain-lainnya. Saya tidak pernah berani menulis buku sebagai pedoman kebahagiaan bagi seluruh insan manusia sebab kebahagiaan bagi saya belum tentu sama dengan kebahagiaan bagi Anda atau dia apalagi mereka. Bahkan ada manusia yang merasa bahagia apabila berhasil membuat orang lain merasa tidak bahagia.

Dalam soal merasa bahagia manusia memang multi kompleks sebab ada pula manusia yang merasa bahagia apabila dia merasa tidak bahagia. Bagi saya, mustahil kebahagiaan sebagai suatu bentuk perasaan yang pada dasarnya bersifat subyektif bisa begitu saja dipaksakan untuk dipukul rata menjadi obyektif alias sama dan sebangun bagi semua orang. Berdasar segenap kesadaran tersebut, maka saya hanya berani menulis buku “Pedoman Menuju Tidak Bahagia”. Sempat terberitakan bahwa konon pemerintah Bhutan melarang rakyat Bhutan memeluk agama bukan Buddha.

Bahkan penguasa kerajaan Bhutan sempat memaksa warga Bhutan yang kebetulan umat Hindu untuk memilih antara pindah agama ke Buddhisme atau meninggalkan Bhutan demi pindah ke negara lain. Apabila berita itu benar adanya maka wajar apabila saya sebagai warga Indonesia merasa jauh lebih bahagia hidup di Indonesia ketimbang di Bhutan. Sudah menjadi keyakinan bagi saya yang memang de facto dan de jure warga negara Indonesia, bahwa pada indeks kebahagian para negara di dunia masa kini maupun masa depan, Indonesia menduduki posisi teratas. Dirgahayu Hari Kabahagiaan Sedunia yang semoga dirayakan bukan hanya terbatas pada tanggal 20 Maret saja, namun pada setiap hari, pada setiap bulan, serta setiap tahun maupun setiap abad umat manusia merayakan Hari Kebahagiaan. Karena pada hakikatnya setiap manusia mendambakan kebahagiaan.

Jaya Suprana Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Dikutip Kompas.com, Senin 20 Maret 2023

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketua IPW Bawa Bukti Baru Dugaan Korupsi Wamenkumham

Next Post

Deteksi Dini Teroris Masuk Partai Politik

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026
Feature

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?
Feature

Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

April 26, 2026
Next Post
Perempuan, Senjata Siluman – (Terorisme 2)

Deteksi Dini Teroris Masuk Partai Politik

Tanggapi Pernyataan Luhut, Ketua KPK Menegaskan KPK Tak Ragu Melaksanakan OTT

KPK DAPAT MENANGKAP RAFAEL

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

April 26, 2026
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

April 26, 2026
Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist