• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

HGU SERATUS TAHUN – JOKOWI MELEBIHI PENJAJAH BELANDA

M.Yamin Nasution by M.Yamin Nasution
November 1, 2023
in Feature, Law
0
PRESIDEN BENCI RAKYAT ADALAH SYARAT FORMIL DAN MATERIL PENGATURAN PASAL PENGHINAAN PRESIDEN

Muhammad Yamin Nasution

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh M Yamin Nasution – Pemerhati Hukum

Prof. Dr. Soepomo mengatakan: 17 Agustus 1945 secara politik Indonesia bebas dari penjajahan Belanda. Namun, permasalahan baru adalah Ekonomi di kuasai oleh asing, adalah kewajiban setiap pemimpin untuk membebaskan rakyat dari kemiskinan akibat penguasaan ekonomi asing tersebut.

Asset tanah dan laut  masyarakat Adat masih di tempati dan di kuasai oleh anak dan cucu, namun kepemilikan tersebut tidak memiliki kepastian, perlahan demi perlahan aset Adat yang di kuasai secara turun temurun tersebut mulai di ambil oleh kelomok perkotaan dan kelompok investor Asing melalui tangan kekuasaan.

UU Cipta Kerja (OMNIBUS LAW) adalah UU yang secara nyata akan merubah total tradisi budaya, adat istiadat masyarakat Indonesia, dengan cara memindah masyarakat dengan paksa dari tanahnya ke tempat berbeda (rumah kotak) seperti primata yang di pindah dari hutan ke hutan buatan.

Beberapa tahun trakhir, kepemimpinan Jokowi telah menunjukkan watak aslinya. Akibatnya, semakin hari kehidupan masyarakat Indonesia yang semakin timpang serta jauh dari kata layak, semakin miskin, masyarakat semakin tersisih dari tanahnya sendiri, rezim Jokowi tidak sedikitpun peduli rakyat, Jokowi adalah pemimpin pro-kapitalisme.

Pertanyaannya adalah kenapa harus tanah pesisir yang menjadi salah satu tujuan utama Omnibus Law? Katharina Pistor, (2019) dari Princenton University  menyatakan sejak dahulu John Lock telah menyatakan bahwa tanah adalah sumber besar dan utama bagi kapitalisme dalam memenopoli dan mempercepat pengembalian modal usaha.

Dalam Undang-Undang Cipta Kerja (OMNIBUSLAW) banyak Pasal-pasal yang berbunyi: “peraturan berikutnya di atur di Peraturan Pemerintah,” pada dasarnya Pasal seperti ini tidak berlaku secara utuh hingga Peraturan Pemerintah di tetapkan.

Ketika pihak mediator pemerintah yang di tunjuk oleh Presiden berhasil meyakinkan Investor, mediator dapat seorang Mentri atau dari kelompok Taipan yang memiliki hubungan baik dengan China, setelah itu, maka para pihak akan menyampaikan usaha yang akan di bangun di Indonesia dan keinginan khususnya, HGU yang diberikan hingga 100 Tahun lebih adalah salah satu jaminan surga bagi Investor Asing, setelah para pihak menemukan kecocokan, maka di lahirkanlah suatu Peraturan Pemerintah yang benar-benar mendukung investasi secara utuh, dan tak satupun pihak warga negara, serta, tak satupun undang-undang sebelumnya yang dapat menghalangi investasi tersebut.

Dan apabila ada sengketa dengan masyarakat banyak, maka melalui orang yang di anggap sebagai tokoh masyarakat dapat di selesaikan sengketa tersebut, hal-hal ini di sebutkan di dalam UU Cipta Kerja yang di sahkan melalui PERRPUU NO 2 TAHUN 2022 Menjadi UU No 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja dan ketetapan Presiden lainnya.

Berdasarkan Pasal 33 Undang Undang Pokok Agraria dan Pasal 15 Ayat (1)  Peraturan Pemerintah (PP) No 40 1996, Pasal 4 Undang Undang No 4 Tahun 1996 Tentang Hak Tanggungan Atas Tanah Beserta Benda-Benda yang Berkaitan dengan Tanah, bahwa Hak Guna Usaha (HGU) dapat di jadikan jaminan.

Setelah perizinan usaha rampung, maka pihak investor akan mengajukan penambahan modal ke Bank – Bank yang ada di Indonesia dengan jaminan asset tersebut, estimasi minimal Lima Puluh Persen (50%) modal investasi awal akan kembali, Adapun investasi awal berbentuk Bank Instrumen antara pihak Bank di Indonesia dengan pihak Bank Investor dari negara investor itu sendiri, artinya penggunaan uang fisik mayoritas Adalah melalui Indonesia.

Selanjutnya pihak Investor akan mengajukan loan atau pinjaman dari Bank negara asal sebab dukungan perjanjian Kerjasama di tandatangani di Negri Asal, secara teknis akan mendapatkan kurang lebih seperti Indonesia, namun lagi-lagi pihak Bank Asing hanya butuh mengirimkan Bank Instrumen, melalui Bank Instrument tersebut pihak Indonesia akan mengeluarkan hard cash, selain menggunakan fasilitas Bank, pihak Investor akan memasukkan ke dalam bursa saham.

Dari simulasi singkat di atas dapat di lihat pada dasarnya Indonesia menanggung resiko yang sangat besar, dan sangat merugikan, dalam waktu singkat Modal Investor akan di kembalikan oleh Bank, dan GHU 100 Tahun lebih adalah konsep keliru dalam mengelola negara, BUKANLAH GANTI UNTUNG MELAINKAN KONSEP NEGARA BUNTUNG.

Prof. Mr. Dr. Sudargo Gautama, (2006) mengatakan dalam bukunya “Indonesian Business Law” hlm 120-123 bahwa : Pemberian 75 Tahun HGU melalui UU Agraria 1870 perubahan atas UU Agraria 1850 oleh Pemerintah Hindia Belanda adalah dengan tujuan secara radikal untuk monopoli investasi.

Berdasarkan keterangan dan perbandingan system hukum di atas dapat di simpulkan bahwa pemberian 100 Tahun lebih HGU oleh Jokowi bagi Investor Asing adalah pintu masuk penjajahan melalui investasi, tidak sesuai dengan tujuan kemerdekaan yaitu pembebasaan Indonesia dari penguasaan ekonomi Asing, Konsep buruk dalam bernegara, dan dalam hal HGU, REZIM JOKOWI lebih menjajah dari penjajah Belanda sendiri.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

ICW : Rumah Sewa Untuk Firli Dari Penyewa Alex Tirta, Pemilik Rumah Hiburan Alexis Berpotensi Gratifikasi, Suap, atau Pemerasan

Next Post

Polda Metro Pannggil Bos Alexis, Tirta Juwana Darmadji alias Alex Tirta Sebagai Saksi Terkait Kasus Firli Bahuri

M.Yamin Nasution

M.Yamin Nasution

Related Posts

Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Mengapa Kepuasan Publik terhadap Prabowo Terus Menurun?
Feature

Mengapa Kepuasan Publik terhadap Prabowo Terus Menurun?

July 28, 2026
Next Post
Polda Metro Pannggil  Bos Alexis, Tirta Juwana Darmadji alias Alex Tirta Sebagai Saksi Terkait Kasus Firli Bahuri

Polda Metro Pannggil Bos Alexis, Tirta Juwana Darmadji alias Alex Tirta Sebagai Saksi Terkait Kasus Firli Bahuri

Inggris Bersiap Tuan Rumah Para Pemimpin Global untuk Pertemuan Tentang AI

Inggris Bersiap Tuan Rumah Para Pemimpin Global untuk Pertemuan Tentang AI

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Mengapa Kepuasan Publik terhadap Prabowo Terus Menurun?

Mengapa Kepuasan Publik terhadap Prabowo Terus Menurun?

July 28, 2026
Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

July 27, 2026
Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

July 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist