• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Hidup-Mati Politik Jokowi Ada di Tangan Prabowo

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
October 21, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Dibalik Stigma Ada Dua Presiden: Apa Sesungguhnya yang Sedang Dilakukan Jokowi?
Share on FacebookShare on Twitter

Damai Hari Lubis – Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)

Bercermin dari banyaknya dugaan publik atas pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Jokowi selama menjabat Presiden RI, maka korbannya bukan satu-dua individu—melainkan seluruh anak bangsa. Pelanggaran terhadap konstitusi adalah bentuk kejahatan yang paling telanjang terhadap rakyat.

Jika dikategorikan, dugaan delik hukum yang menyeret nama Jokowi dapat dibagi menjadi dua kelas: “berat ringan” dan “berat”.

Kelas Berat Ringan

Sebagai presiden, Jokowi semestinya menggunakan kewenangannya untuk memastikan penegakan hukum berjalan profesional dan proporsional. Ia bisa—dan seharusnya—memberi arahan tegas kepada Kapolri, Jaksa Agung, hingga pimpinan KPK (yang kini juga berada di bawah garis kekuasaan eksekutif, sesuai perubahan UU KPK), agar tidak pandang bulu dalam menegakkan hukum.

Namun kenyataannya, yang tampak justru sebaliknya. Publik menyaksikan bagaimana para penegak hukum—dari Tito hingga Dito—lebih berperan sebagai pelindung kekuasaan ketimbang penjaga keadilan.

Kelas Berat

Sementara itu, pada kategori delik berat, terdapat sederet dugaan serius yang mencoreng masa kepemimpinan Jokowi, antara lain:

  1. Penggunaan dokumen palsu dan berkas keterangan palsu;

  2. Penjualan wilayah laut dalam proyek PSN PIK 2;

  3. Obstruksi terhadap proses hukum yang menyentuh nama-nama besar seperti Tito Karnavian, Airlangga Hartarto, Luhut Binsar Pandjaitan, Zulkifli Hasan, Muhaimin Iskandar, Bahlil Lahadalia, dan Dito Ariotedjo;

  4. Praktik nepotisme yang vulgar dalam penempatan Gibran Rakabuming, Kaesang Pangarep, dan Anwar Usman dalam posisi strategis kekuasaan.

Tak berhenti di situ, beredar pula isu adanya keterlibatan Jokowi dalam praktik gratifikasi atau penerimaan setoran dari beberapa pihak yang tersangkut kasus korupsi.

Hukum yang Ditundukkan oleh Politik

Selama era kepemimpinannya, penegakan hukum di bawah Jokowi berjalan tanpa transparansi, tidak egaliter, dan sering kali irasional. Banyak figur bermasalah tetap dipertahankan dalam kabinet—sebuah ironi yang menunjukkan bahwa Jokowi lebih memilih menyelesaikan persoalan hukum dengan pendekatan politik kekuasaan ketimbang prinsip keadilan.

Jika ditinjau melalui studi risiko hukum, sebagian dari dugaan delik tersebut sejatinya cukup untuk menjerat Jokowi pada pasal berat. Bahkan, andai sepertiga saja dari dakwaan itu dapat dibuktikan, tuntutan maksimal, termasuk hukuman mati, secara yuridis bukanlah hal mustahil. Namun faktanya, semua dugaan itu seolah menguap tanpa jejak di lembaga peradilan pidana.

Nasib di Tangan Prabowo

Kini, ketika tampuk kekuasaan telah berpindah ke tangan Prabowo Subianto, seluruh kemungkinan politik terbuka lebar. Dalam dunia politik yang pragmatis, “karma kekuasaan” bukan mitos. Bila Prabowo hendak memainkan politik kekuasaan seperti halnya Jokowi dulu, maka nasib Jokowi bisa berbalik tragis: ditabok, ditendang, diseret, atau bahkan dibiarkan tergantung—dibully publik sepanjang sisa hidupnya.

Dengan logika kekuasaan yang demikian, nasib politik, bahkan nama baik Jokowi, kini sepenuhnya berada di dalam genggaman Presiden Prabowo.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

HMS Kaban Jadi Tuan Rumah Reuni Alumni HMI DKI, Tegaskan Dukungan ke Prabowo dan Sikap Antikorupsi

Next Post

Kabar Prabowo Bentuk Tim Audit BBM Ternyata Hoaks

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post

Kabar Prabowo Bentuk Tim Audit BBM Ternyata Hoaks

Kinerja Menteri Terburuk dalam Setahun Pemerintahan Prabowo Versi Celios

Kinerja Menteri Terburuk dalam Setahun Pemerintahan Prabowo Versi Celios

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...