• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Ilmuwan-ilmuwan Tukang

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
June 15, 2025
in Birokrasi, Feature
0
Setelah Ditulis Ulang Sejarah Indonesia, Versi Terbaru Akan Diluncurkan  17 Agustus 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Sebanyak 113 ilmuwan di bawah pimpinan Susanto Zuhdi, guru besar Universitas Indonesia (UI), sedang menulis ulang sejarah nasional Indonesia yang akan menjadi buku “babon” (induk).

Sebelumnya, pemerintah Indonesia telah menerbitkan dua buku “babon” semacam itu. Pertama, “Buku Sejarah Nasional Indonesia”, terdiri dari enam jilid, terbit tahun 1975.

Kedua, buku “Indonesia dalam Arus Sejarah (IDAS)”, yang terdiri dari sembilan jilid dengan 4.500 halaman, terbit tahun 2010.

Karena penulisan ulang sejarah nasional Indonesia ini merupakan proyek Kementerian Kebudayaan, otomatis komandannya adalah Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Latar belakang Fadli Zon adalah aktivis 1998. Pria asal Minangkabau ini kemudian bermetamorfosis menjadi politikus, dan sempat menjadi Wakil Ketua DPR RI, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, dan kini Menteri Kebudayaan.

Ironisnya, Fadli justru memandang miring aktivis dan politikus terkait penulisan ulang sejarah Indonesia itu.

Ia meminta masyarakat tidak khawatir terhadap hasil penulisan ulang sejarah yang sedang digarap pemerintah. Sebab, katanya, penulisan ulang sejarah yang sedang ditulis institusinya itu melibatkan sejarawan profesional yang ahli di bidang masing-masing.

Justru, ia khawatir kalau sejarah tersebut ditulis oleh para aktivis yang punya perspektif masing-masing.

Serupa dengan aktivis, Fadli mengatakan, politikus juga tak bisa menulis sejarah.

Nah, lho. Bukankah dia sendiri bekas aktivis dan kini politikus?

Yang sedang menulis ulang sejarah Indonesia memang para ilmuwan yang ahli di bidang masing-masing. Tapi jangan lupa, “master key” atau kunci induknya adalah Fadli Zon. Apa pun kata Fadli Zon, mereka akan “sendika dhawuh” atau “sami’na wa ato’na” (mengikuti perintah). Mereka adalah ilmuwan-ilmuwan tukang yang berpikir dan bekerja atas dasar pesanan.

Ketika dalam buku “babon” ketiga yang akan terbit menjelang 17 Agustus 2025 sebagai kado ulang tahun Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia ini dalam “outline”-nya tidak ada kasus penculikan aktivis 1997-1998, mereka akan sendika dhawuh.

Presiden Prabowo Subianto diduga terlibat dalam kasus ini semasa menjabat Komandan Jenderal Kopassus tahun 1998.

Ketika Fadli Zon mengatakan kasus pemerkosaan massal yang menyertai kerusuhan 13-15 Mei 1998, mereka akan sami’na wa ato’na. Rezim Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto bertanggung jawab dalam kasus ini.

Ketika hanya ada dua dari 17 pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat yang diakui Komnas HAM yang akan ditulis dalam buku tersebut, mereka juga akan sendika dhawuh.

Ketika beberapa peristiwa penting seperti Tragedi 1965 tidak masuk dalam “outline” buku yang sedang ditulis tersebut, mereka juga akan sami’na wa ato’na.

Demikianlah. Banyak kejanggalan dalam penulisan buku sejarah di era pemerintahan Prabowo ini. Termasuk secara akademik.

Sebab itu, salah seorang anggota tim penulis, yang boleh disebut bukan ilmuwan tukang, mengundurkan diri dari tim. Dan ilmuwan bukan tukang itu adalah arkeolog Harry Truman Simanjuntak.

Dikutip dari Tempo.co, 24 Mei 2025, Truman punya alasan pribadi dan akademis atas pengunduran dirinya baik sebagai editor maupun kontributor karena ada ketidaksesuaian akademis.

Truman menjelaskan, awalnya dia beserta sejumlah sejarawan berdiskusi hingga larut malam di sebuah hotel di Jakarta untuk membahas outline tulisan. Dalam diskusi perdana itu para hadirin sudah diberikan outline yang tinggal diisi konten-konten yang relevan.

Truman mengaku merasa janggal karena semestinya outline didiskusikan terlebih dulu oleh para ilmuwan yang terdiri dari sejarawan dan prasejarawan, atau diserahkan sepenuhnya kepada editor.

Kedua, katanya, dalam bab satu tidak menuliskan ‘prasejarah’, tetapi ‘sejarah awal’.

Penerima Sarwono Award 2015 ini tidak menyangkal bahwa sejarah secara terminologi diartikan ada setelah ada manusia. Tetapi, sebagai disiplin ilmu, katanya, sejarah memiliki pendekatan dari sumber-sumber tulisan dan memiliki keterbatasan pada meneliti masa setelah mengenal tulisan.

Sedangkan prasejarah diartikan saat belum mengenal tulisan. Studi prasejarah pun memiliki metode dan pendekatan sendiri berupa pendekatan peninggalan budaya.

Alhasil, epistemologinya berbeda dan pendekatannta pun berbeda, tapi dipaksakan. “Ini sebuah cerminan kesempitan pandangan sebagai ilmuwan, katanya.

Truman teguh pada pendiriannya supaya bagian prasejarah tetap tertulis dan kontennya dibahas lengkap. Bahkan dia juga membuat outline-nya sendiri dan mempresentasikan di hadapan sejarawan lain, pada bagian awal membahas konsep penulisan prasejarah Indonesia.

Bagian ini, kata dia, penting dijelaskan karena berisi metodologi dan pendekatan yang dipakai dalam penulisan. Sehingga, katanya, dari pendekatan dan metode itu orang bisa mengerti bahasan ini dihasilkan dari penelitian yang seperti apa.

Kini, buku sejarah semacam apa yang akan dihasilkan oleh ilmuwan-ilmuwan tukang?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Memenuhi Kriteria Jadi Nabi, Kata PSI. Cukup Syarat Jadi Napi, Kata Ferdinand

Next Post

PI Net Work Indonesia Klaim Mampu Lunasi Seluruh Utang Negara Lewat Dukungan Komunitas Pioner

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet
Feature

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026
Feature

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah
Feature

Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

June 8, 2026
Next Post
PI Net Work Indonesia Klaim Mampu Lunasi Seluruh Utang Negara Lewat Dukungan Komunitas Pioner

PI Net Work Indonesia Klaim Mampu Lunasi Seluruh Utang Negara Lewat Dukungan Komunitas Pioner

JUDI ONLINE MERAJALELA, AGAMA DIAM, NEGARA TERSENYUM

JUDI ONLINE MERAJALELA, AGAMA DIAM, NEGARA TERSENYUM

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
News

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

by Karyudi Sutajah Putra
June 9, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-Banyak pihak, baik di eksekutif maupun legislatif, kini sedang ketar-ketir menunggu kelanjutan proses hukum dugaan tindak pidana korupsi...

Read more
Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

June 7, 2026

Pancasila: Lahir untuk Mati!

June 2, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

June 8, 2026
50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

June 8, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist