• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Indonesia Bisa Balikkan Meja: Strategi Cerdas Hadapi Trump

fusilat by fusilat
May 30, 2025
in Economy, Feature
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh :  Shawn Corrigan Shawn Corrigan • Indonesian Politics, Business & Culture Specialist

Ketika Presiden Prabowo berencana menemui Donald Trump secara langsung, pertaruhannya bukan sekadar diplomasi basa-basi. Setelah Amerika Serikat menjatuhkan tarif 32 persen atas produk Indonesia, arah angin perdagangan berubah tajam. Trump ingin Indonesia membeli lebih banyak barang Amerika dan membuka pasarnya selebar mungkin. Tapi apakah Indonesia harus menyerah begitu saja? Jawabannya jelas: tidak. Jika dimainkan dengan cerdas, Indonesia bukan hanya bisa merespons tekanan, tapi juga membalikkan permainan.

Trump menyukai pengumuman bombastis, angka besar, dan kemenangan yang bisa diklaim di media. Tapi kalau ditelisik lebih dalam, pola perjanjian dagang ala Trump punya celah. Negara-negara lain sudah lama tahu triknya: berjanji cukup banyak untuk tetap dalam permainan, lalu menunda, memperhalus, atau bahkan menghindari rincian. Anehnya, Amerika jarang menindak tegas. Ini adalah playbook yang bisa dan seharusnya dipelajari Indonesia.

India melakukannya pada 2007. Mereka menyambut Harley-Davidson, tapi tetap menjaga tarif tinggi. Saat Trump menjabat, tarif sempat diturunkan, tapi merek lokal tetap menang di pasar. Harley pun hengkang dari India pada 2020.

China? Lebih lihai lagi. Di masa Trump, mereka menandatangani Phase One Agreement—kesepakatan raksasa bernilai $200 miliar untuk membeli produk AS. Hasil akhirnya? China hanya memenuhi sekitar setengah target. Sebagian karena pandemi, tapi juga karena China cerdik memainkan data impor dan menunda realisasi. Respons AS? Minim.

Lalu bagaimana Indonesia harus bersikap?

Trump tak terlalu peduli pada reformasi struktural. Yang dia lihat hanyalah defisit dagang: AS membeli lebih banyak dari Indonesia daripada sebaliknya, dan itu dianggap kekalahan. Yang dia inginkan hanya satu: Indonesia membeli lebih banyak barang Amerika, agar ia bisa mengklaim “menang.”

Beberapa pejabat Indonesia memberi sinyal akan menurunkan tarif baja, elektronik, alat kesehatan, dan meningkatkan pembelian kedelai, LPG, serta komponen industri. Kedengarannya besar. Tapi haruskah Indonesia memberi sebanyak itu?

Jawabannya: tidak. Indonesia bisa dan harus cerdik.

Pertama, lakukan bertahap. Turunkan tarif hanya untuk produk-produk tertentu seperti baja spesialis yang tak diproduksi dalam negeri. Tetapkan kuota. Terdengar besar, tapi dampaknya kecil.

Kedua, repackage. Indonesia memang sudah mengimpor kedelai dan LPG dari AS. Tinggal ganti bungkus: jadikan pembelian yang sudah ada sebagai bagian dari “deal” baru.

Ketiga, tunda. Kaitkan komitmen pembelian dengan proyek jangka panjang: infrastruktur, energi, modernisasi industri. Proyeknya belum tentu jalan cepat, tapi janji bisa diumumkan sekarang.

Strategi ini realistis. Misalnya baja: Indonesia mengekspor baja kadar rendah, tapi tetap impor baja kualitas tinggi, termasuk dari AS. Tapi volume impor baja AS sangat kecil. Jika Indonesia menurunkan tarif baja AS, Trump senang, sementara dampaknya nyaris nihil.

Kalau bicara reformasi nyata—soal TKDN, kepastian hukum, dan iklim investasi—itu urusan lain. Perlu waktu, strategi, dan konsensus dari dalam negeri. Dan di sinilah pentingnya: apa yang dijanjikan tak kalah penting dari bagaimana dan kapan menjanjikannya.

Jadi, tekanan dagang dari Trump mungkin kembali hadir. Tapi Indonesia tak perlu merombak orientasi ekonominya demi memuaskan ego politik Amerika. Yang dibutuhkan adalah strategi fleksibel, kalkulatif, dan tajam. Tahu kapan berkata “ya”, tapi di saat dan cara yang menguntungkan.

Trump boleh saja menulis The Art of the Deal. Tapi Indonesia punya peluang untuk menulis ulang satu bab penting: seni bernegosiasi tanpa tunduk.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Klarifikasi Wacana Akui Israel dan Hubungan Rahasia dengan Negara Zionis Israel

Next Post

Rumah Stafsus Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim Digeledah Kejagung

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026
Feature

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?
Feature

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026
Next Post
Kejaksaan Agung :Blending atau Oplos, Secara Prosedur Salah, Korupsi Minyak Mentah

Rumah Stafsus Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim Digeledah Kejagung

TPN Ganjar -Mahfud, Gelar Rapat Pembahasan Strategi Mengalahkan Kompetitor

Revolusi Diam: Parpol dan Strategi Sunyi dalam Pusaran Skandal Ijazah Jokowi dan Isu Impeachment Gibran

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...