• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Indonesia Dikuasai Segelintir Orang: Ketimpangan yang Menyesakkan

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
January 19, 2025
in Crime, Feature
0
Indonesia Dikuasai Segelintir Orang: Ketimpangan yang Menyesakkan

Pulau Reklamasi

Share on FacebookShare on Twitter

Indonesia adalah negeri yang dianugerahi kekayaan alam melimpah. Dari Sabang hingga Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote, terdapat hamparan darat, laut, dan udara yang menyimpan potensi luar biasa. Namun, ironisnya, anugerah tersebut kerap terasa seperti kutukan, karena pengelolaan kekayaan ini justru menguntungkan segelintir orang.

Bayangkan, di satu sisi, ada individu yang memiliki ribuan hektar tanah. Sementara di sisi lain, rakyat jelata masih banyak yang hidup dalam keterbatasan. Beberapa bahkan tidak memiliki rumah untuk berteduh—hidup tanpa tempat yang layak disebut “rumah”. Ketimpangan ini mencerminkan betapa timpangnya distribusi kepemilikan aset di negeri ini.

Reklamasi adalah salah satu contoh nyata dari bagaimana pembangunan lebih berpihak kepada mereka yang sudah memiliki segalanya. Pulau-pulau buatan baru bermunculan, bukan untuk kepentingan rakyat, melainkan untuk mengakomodasi bisnis segelintir pihak. Lihatlah proyek reklamasi yang terus dilakukan di Bekasi, Tangerang, dan bahkan Kepulauan Seribu. Apakah pulau-pulau ini benar-benar dibuat untuk rakyat? Atau hanya menjadi ladang investasi baru bagi kalangan elite?

Fakta bahwa proyek-proyek besar ini berlangsung di tengah kesenjangan sosial yang lebar hanya mempertegas ironi. Ketika para pemilik modal terus menambah aset mereka, rakyat kecil harus berjuang sekadar untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak. Di kota-kota besar, fenomena gelandangan dan pemukiman kumuh semakin menyedihkan, menjadi saksi nyata dari bagaimana sistem ekonomi kita meminggirkan mereka yang tak memiliki akses terhadap sumber daya.

Pembangunan Tanpa Keadilan

Pulau-pulau baru hasil reklamasi bukan sekadar proyek pembangunan fisik; mereka adalah simbol ketidakadilan sosial. Kepemilikan atas darat, laut, dan udara yang seharusnya menjadi milik bersama kini terpusat pada segelintir orang. Reklamasi yang katanya untuk kepentingan ekonomi sering kali hanya berujung pada pembangunan kawasan elit, pusat perbelanjaan mewah, atau kompleks perumahan eksklusif. Apakah rakyat kecil dapat menikmati hasilnya? Tentu tidak.

Pembangunan yang hanya menguntungkan sebagian pihak menciptakan jurang yang semakin lebar antara kaya dan miskin. Mereka yang berada di puncak kekuasaan ekonomi terus menumpuk kekayaan, sementara mereka yang di bawah hanya bisa memandang dengan getir.

Solusi untuk Keadilan

Kita membutuhkan kebijakan yang berpihak pada rakyat. Negara harus hadir sebagai pelindung dan pendistribusi keadilan. Beberapa langkah konkret yang bisa diambil, antara lain:

  1. Reformasi Agraria yang Adil
    Lakukan redistribusi tanah untuk memastikan rakyat kecil mendapatkan akses yang lebih baik terhadap lahan produktif.
  2. Pengaturan Reklamasi yang Berpihak pada Publik
    Setiap proyek reklamasi harus diawasi ketat dan memastikan bahwa hasilnya benar-benar bermanfaat untuk masyarakat luas, bukan hanya untuk kalangan tertentu.
  3. Perlindungan untuk Kaum Marginal
    Pemerintah perlu menciptakan program perumahan rakyat yang terjangkau, serta menyediakan infrastruktur dasar yang memadai bagi masyarakat miskin.
  4. Pemberdayaan Ekonomi Lokal
    Dorong masyarakat untuk menjadi pelaku aktif dalam ekonomi, dengan memberikan pelatihan, modal usaha, dan akses pasar.

Indonesia hanya akan menjadi negeri yang makmur apabila kekayaan alamnya dinikmati oleh seluruh rakyat, bukan hanya segelintir orang. Ketimpangan yang ada saat ini bukan takdir, melainkan hasil dari kebijakan yang berpihak pada yang kuat dan mengabaikan yang lemah. Sudah waktunya kita menuntut perubahan. Darat, laut, dan udara Indonesia adalah milik bersama, bukan milik beberapa individu yang jumlahnya bisa dihitung dengan jari.

Keadilan harus ditegakkan, bukan sekadar menjadi slogan kosong. Hanya dengan begitu, kita bisa membangun Indonesia yang sejati—Indonesia untuk semua.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mengenal Indonesia, dalam Lapisan dan Cerita

Next Post

Gila, HGB Terbit di Atas Laut yang Belum Diurug?

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Feature

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026
Feature

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?
Feature

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026
Next Post
Pemerintah Akan Segel Pagar Laut Misterius Sepanjang 30 KM di Perairan Tangerang

Gila, HGB Terbit di Atas Laut yang Belum Diurug?

500 Ton Beras Bulog “Hilang”, DPR Desak Proses Hukum

MEMPERBINCANGKAN CADANGAN BERAS PEMERINTAH

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...