• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ironi Demografi: Populasi Besar Indonesia, Rakyat Masih Sengsara

Ali Syarief by Ali Syarief
June 3, 2024
in Feature, Layanan Publik
0
Ironi Demografi: Populasi Besar Indonesia, Rakyat Masih Sengsara
Share on FacebookShare on Twitter

Jepang dan Korea Selatan saat ini menghadapi masalah demografi besar: jumlah penduduk mereka terus menurun. Populasi yang menua dan rendahnya tingkat kelahiran menyebabkan kekhawatiran serius tentang masa depan ekonomi dan sosial mereka. Dalam situasi ini, kedua negara ini harus mencari solusi inovatif untuk menopang tenaga kerja mereka dan menjaga keberlanjutan sistem kesejahteraan sosial mereka.

Di sisi lain, Indonesia menghadapi tantangan yang berbeda. Dengan populasi besar yang mencapai lebih dari 270 juta jiwa, Indonesia bukan hanya negara dengan populasi terbesar di Asia Tenggara, tetapi juga salah satu yang memiliki masalah sosial-ekonomi yang signifikan. Angka kemiskinan, stunting, pengangguran, dan Tuberkulosis (TB) yang tinggi menunjukkan bahwa Indonesia belum berhasil memanfaatkan potensi demografinya untuk kemakmuran rakyatnya.

China, dengan populasi besarnya, telah berhasil menggunakan sumber daya manusia mereka sebagai mesin pertumbuhan ekonomi. Dalam beberapa dekade terakhir, China telah mengalami transformasi ekonomi yang luar biasa, mengangkat jutaan orang keluar dari kemiskinan dan menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Keberhasilan China ini menunjukkan bahwa populasi besar bisa menjadi keuntungan jika dikelola dengan baik.

Sebaliknya, Singapura, dengan populasi yang relatif kecil, telah berhasil menjadi negara yang kaya dan makmur. Dengan sistem pendidikan yang unggul, infrastruktur kelas dunia, dan kebijakan ekonomi yang cerdas, Singapura telah menunjukkan bahwa ukuran populasi tidak harus menjadi penghalang untuk mencapai kemakmuran.

Di tengah paradoks ini, Indonesia perlu melakukan introspeksi. Populasi yang besar seharusnya menjadi aset yang dapat digunakan untuk pembangunan dan kemakmuran. Namun, kenyataannya, banyak rakyat Indonesia yang masih hidup dalam kemiskinan, menderita akibat stunting, dan menghadapi pengangguran serta penyakit yang seharusnya dapat dicegah dan diobati.

Kritik utama terhadap Indonesia adalah bahwa meskipun memiliki populasi besar, negara ini belum berhasil mengubahnya menjadi keuntungan. Kelemahan dalam kepemimpinan, kebijakan yang tidak efektif, serta korupsi yang merajalela menghambat potensi yang seharusnya bisa digali dari populasi besar tersebut.

Untuk mencapai “Indonesia Emas” pada tahun 2045, negara ini harus melakukan perbaikan mendasar dalam berbagai sektor. Pendidikan harus ditingkatkan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan kompeten. Sistem kesehatan harus diperbaiki untuk memastikan bahwa semua warga negara mendapatkan layanan kesehatan yang memadai. Infrastruktur harus diperkuat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dan yang tak kalah penting, kepemimpinan harus diperkuat untuk memastikan bahwa kebijakan yang dibuat benar-benar dijalankan untuk kepentingan rakyat banyak.

Tanpa perbaikan yang signifikan dalam aspek-aspek ini, populasi besar Indonesia akan terus menjadi beban, bukan keuntungan. Hanya dengan mengatasi masalah-masalah mendasar ini, Indonesia dapat mewujudkan potensinya dan mencapai kemakmuran yang sejati bagi semua warganya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Operasi Penguntitan Jampidsus Terungkap

Next Post

PB NU Tanggapi Fatwa MUI Terkait Ucapan Salam Lintas Agama 

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus
Birokrasi

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik
Feature

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Next Post
PB NU Tanggapi Fatwa MUI Terkait Ucapan Salam Lintas Agama 

PB NU Tanggapi Fatwa MUI Terkait Ucapan Salam Lintas Agama 

Dituding Mencurangi Bea Masuk. UE Selidiki Impor Bio Diesel dari Indonesia

Dituding Mencurangi Bea Masuk. UE Selidiki Impor Bio Diesel dari Indonesia

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist