• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Islam yang Tumbuh dari Dalam – Modernisation is making more Islamic

Ali Syarief by Ali Syarief
March 10, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
Islam yang Tumbuh dari Dalam – Modernisation is making more Islamic
Share on FacebookShare on Twitter

Ada masa ketika pemerintah di Asia Tenggara memandang kebangkitan Islam dengan rasa cemas. Setelah gelombang terorisme pada awal abad ini, negara-negara seperti Indonesia dan Malaysia merespons dengan langkah keras. Aparat keamanan diperkuat, jaringan militan dibongkar, dan hukum anti-teror diperketat. Perlahan, ancaman kekerasan itu berhasil ditekan.

Namun ketika bayang-bayang terorisme memudar, sebuah perubahan lain justru tumbuh—lebih tenang, lebih dalam, dan jauh lebih luas pengaruhnya. Di dua negara Muslim terbesar di kawasan ini, Indonesia dan Malaysia, Islam kini menegaskan kehadirannya bukan melalui kekerasan, tetapi melalui jalan yang damai: politik, hukum, ekonomi, budaya, dan kesadaran sosial masyarakatnya sendiri.

Perubahan ini sebenarnya bukanlah sesuatu yang asing dalam sejarah Islam. Sejak awal, Islam berkembang bukan semata-mata melalui kekuasaan, melainkan melalui peradaban. Ia membentuk cara berpikir, cara berdagang, cara berpakaian, hingga cara manusia memaknai kehidupan. Islam bekerja seperti air yang meresap ke dalam tanah: tidak selalu tampak gaduh, tetapi perlahan memberi kehidupan pada seluruh lanskap masyarakat.

Di Indonesia, kebangkitan kesadaran Islam tampak dalam banyak wajah. Masjid-masjid semakin hidup, kajian keislaman semakin ramai, dan generasi muda tidak lagi merasa canggung mengekspresikan identitas keagamaannya. Bagi banyak orang, menjadi religius bukan lagi sesuatu yang dianggap kuno, tetapi justru bagian dari pencarian makna di tengah dunia modern yang sering terasa hampa.

Fenomena serupa juga terlihat dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Industri halal berkembang pesat, mulai dari makanan, keuangan syariah, hingga gaya hidup. Namun perkembangan ini tidak sekadar persoalan pasar. Ia mencerminkan keinginan masyarakat untuk menjalani hidup yang lebih selaras dengan keyakinannya.

Di ranah politik, Islam juga hadir sebagai sumber nilai. Dalam masyarakat demokratis, aspirasi umat tentu mencari jalannya melalui mekanisme politik yang sah. Hal ini bukanlah sesuatu yang aneh, sebab bagi seorang Muslim, agama bukan sekadar ritual pribadi, tetapi juga panduan moral dalam kehidupan bersama. Nilai-nilai seperti keadilan, amanah, dan tanggung jawab sosial adalah bagian dari ajaran yang ingin dihadirkan dalam ruang publik.

Tentu saja perjalanan ini tidak selalu mudah. Setiap masyarakat yang sedang mengalami kebangkitan identitas akan menghadapi perdebatan tentang batas, bentuk, dan arah perubahan. Tetapi satu hal yang penting untuk disadari adalah bahwa transformasi Islam di Asia Tenggara hari ini berlangsung secara damai. Ia tumbuh melalui pendidikan, dakwah, keluarga, komunitas, dan kesadaran pribadi.

Inilah wajah Islam yang sebenarnya: bukan agama yang lahir dari kegaduhan, tetapi dari rahman-rahim, dari nilai yang menuntun manusia menuju kehidupan yang lebih bermakna. Islam mengajarkan bahwa perubahan sejati dimulai dari hati manusia, lalu menjalar ke dalam perilaku, masyarakat, dan akhirnya peradaban.

Apa yang terjadi di Indonesia dan Malaysia hari ini mungkin bukan sekadar fenomena sosial sesaat. Ia bisa menjadi bagian dari perjalanan panjang umat Islam di kawasan ini untuk menemukan kembali jati dirinya: menjadi Muslim yang modern tanpa kehilangan akarnya, terbuka terhadap dunia tanpa meninggalkan nilai-nilai yang diyakininya.

Jika ada yang melihat perubahan ini sebagai kebangkitan Islam, mungkin itu benar. Tetapi kebangkitan itu bukanlah kebangkitan yang menakutkan. Ia adalah kebangkitan yang lahir dari kesadaran, dari pencarian makna, dan dari keinginan sederhana untuk hidup lebih dekat dengan nilai-nilai yang diyakini sebagai petunjuk hidup.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Iran: Negeri yang Tak Pernah Selesai dengan Revolusi.

Next Post

Trump Kirim Sinyal Perang Iran Segera Berakhir, Munculnya Mojtaba Khamenei Buka Babak Baru

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Usia Panjang: Barokah atau Sebaliknya? (Ketika Panjang Umur Tidak Selalu Berarti Panjang Manfaat)

May 11, 2026
Militerisme dan Candu Korupsi Bea Cukai
Birokrasi

Militerisme dan Candu Korupsi Bea Cukai

May 11, 2026
Simalakama Teddy Wijaya
Feature

Teddy is The Real President!

May 11, 2026
Next Post
Trump Kirim Sinyal Perang Iran Segera Berakhir, Munculnya Mojtaba Khamenei Buka Babak Baru

Trump Kirim Sinyal Perang Iran Segera Berakhir, Munculnya Mojtaba Khamenei Buka Babak Baru

Amerika Serikat dan Tradisi Perang Militer di Luar Negeri

Amerika Serikat dan Tradisi Perang Militer di Luar Negeri

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Simalakama Teddy Wijaya
Feature

Teddy is The Real President!

by Karyudi Sutajah Putra
May 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Kegelisahan Amien Rais adalah kegelisahan kita semua....

Read more
Berkat Perseretuan PDIP vs Jokowi, PDIP Cabut Laporan Terhadap RG Terkait Sangkaan Pencemaran Nama Baik Jokowi

Rocky Gerung yang Tak Lagi Menggerung

May 10, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Mendadak Ayam Sayur

May 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
MMS Dorong Menteri LH Jumhur Hidayat Berani dan Tegas Pulihkan Lingkungan Hidup Indonesia

MMS Dorong Menteri LH Jumhur Hidayat Berani dan Tegas Pulihkan Lingkungan Hidup Indonesia

May 11, 2026

Usia Panjang: Barokah atau Sebaliknya? (Ketika Panjang Umur Tidak Selalu Berarti Panjang Manfaat)

May 11, 2026
Militerisme dan Candu Korupsi Bea Cukai

Militerisme dan Candu Korupsi Bea Cukai

May 11, 2026
Halalbihalal Alumni SMP Pertiwi 1973-1976: Wajah Boleh Menua, Persahabatan Tetap Menyala

Halalbihalal Alumni SMP Pertiwi 1973-1976: Wajah Boleh Menua, Persahabatan Tetap Menyala

May 11, 2026
Simalakama Teddy Wijaya

Teddy is The Real President!

May 11, 2026

Cinta atau Takut kepada Allah? – (Ketika Iman Tidak Lagi Diukur dari Seberapa Banyak Kita Tahu, Tetapi Seberapa Dalam Kita Menjaga Diri)

May 11, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

MMS Dorong Menteri LH Jumhur Hidayat Berani dan Tegas Pulihkan Lingkungan Hidup Indonesia

MMS Dorong Menteri LH Jumhur Hidayat Berani dan Tegas Pulihkan Lingkungan Hidup Indonesia

May 11, 2026

Usia Panjang: Barokah atau Sebaliknya? (Ketika Panjang Umur Tidak Selalu Berarti Panjang Manfaat)

May 11, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...