• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Cross Cultural

Iran: Negeri yang Tak Pernah Selesai dengan Revolusi.

Iran dan Abad yang Bergolak

Ali Syarief by Ali Syarief
March 10, 2026
in Cross Cultural, Feature
0
Iran: Negeri yang Tak Pernah Selesai dengan Revolusi.
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Iran bukanlah negeri yang asing dengan pergolakan sejarah. Dalam satu abad terakhir, bangsa ini berkali-kali terlempar ke pusaran revolusi, intervensi asing, eksperimen politik, hingga kekerasan negara. Pergolakan itu bukan sekadar episode yang datang dan pergi, melainkan rangkaian peristiwa yang membentuk wajah Iran modern—sebuah negara yang kini kembali berada di pusat ketegangan geopolitik dunia.

Sejarah Iran modern sebenarnya sudah dimulai dengan sebuah guncangan besar: Revolusi Konstitusional Persia (1905–1911). Revolusi ini menuntut pembatasan kekuasaan raja dan melahirkan parlemen pertama di Iran, sebuah langkah awal menuju modernitas politik di dunia Islam. Peristiwa itu membuka pintu bagi perdebatan tentang demokrasi, hukum, dan peran rakyat dalam negara. Namun sejak awal, jalan menuju modernitas di Iran tidak pernah lurus. Ia selalu dipenuhi tarik-menarik antara tradisi, agama, kekuasaan monarki, dan kekuatan luar negeri.

Luka Intervensi Asing

Salah satu momen paling menentukan dalam sejarah Iran modern terjadi pada tahun 1953. Perdana Menteri Mohammad Mossadegh, yang berusaha menasionalisasi industri minyak Iran dari dominasi Inggris, digulingkan melalui kudeta yang didukung Amerika Serikat dan Inggris. Operasi ini tidak hanya mengembalikan kekuasaan Shah Mohammad Reza Pahlavi, tetapi juga meninggalkan trauma politik mendalam dalam kesadaran nasional Iran. Banyak orang Iran melihat peristiwa itu sebagai simbol campur tangan Barat dalam kedaulatan negara mereka.

Trauma tersebut menjadi bahan bakar bagi revolusi berikutnya.

Revolusi 1979: Dari Monarki ke Teokrasi

Ketika Revolusi Iran meledak pada 1979, ia lahir dari akumulasi kemarahan terhadap otoritarianisme Shah, ketimpangan ekonomi, serta pengaruh asing yang terlalu besar dalam kehidupan politik Iran. Gelombang demonstrasi, pemogokan, dan pemberontakan rakyat akhirnya menjatuhkan monarki dan membawa Ayatollah Ruhollah Khomeini ke tampuk kekuasaan.

Namun revolusi yang pada awalnya menjanjikan kebebasan dan keadilan segera berubah arah. Iran bertransformasi menjadi republik Islam, sebuah sistem politik yang menempatkan ulama sebagai otoritas tertinggi negara. Dalam proses konsolidasi kekuasaan itu, berbagai kelompok oposisi—dari liberal, nasionalis, hingga kaum kiri—ditindas secara sistematis melalui penangkapan massal, penyiksaan, dan eksekusi.

Sejak saat itu, negara Iran berdiri di atas fondasi teokrasi yang kuat, dengan aparat keamanan dan militer—terutama Garda Revolusi—yang memiliki pengaruh luas dalam politik, ekonomi, dan kebijakan luar negeri.

Negara, Rakyat, dan Siklus Perlawanan

Namun sejarah Iran menunjukkan satu pola yang berulang: negara yang kuat selalu dihadapkan pada masyarakat yang tidak pernah sepenuhnya diam. Gelombang protes terus muncul dalam berbagai bentuk—dari Gerakan Hijau 2009, demonstrasi ekonomi 2017–2019, hingga gelombang protes yang lebih baru yang menantang legitimasi sistem teokrasi itu sendiri.

Setiap kali protes muncul, negara merespons dengan cara yang hampir sama: represi, kontrol informasi, dan narasi bahwa gerakan tersebut merupakan bagian dari konspirasi asing. Tetapi setiap gelombang perlawanan juga menunjukkan bahwa konflik di Iran bukan sekadar pertarungan politik biasa. Ia adalah pertarungan antara dua visi tentang masa depan bangsa: negara religius yang dikendalikan ulama, atau negara yang lebih terbuka dan demokratis.

Iran di Tengah Badai Regional

Hari ini Iran kembali berdiri di pusat konflik Timur Tengah. Melalui jaringan sekutu dan kelompok proksi di kawasan, negara ini memainkan peran penting dalam berbagai konflik regional. Ketegangan dengan Israel, Amerika Serikat, dan negara-negara Teluk membuat Iran tidak hanya menjadi pemain regional, tetapi juga bagian dari pertarungan geopolitik global.

Situasi ini membuat sejarah Iran terasa seperti lingkaran yang belum selesai. Revolusi, intervensi asing, represi negara, dan pemberontakan rakyat terus berulang dalam bentuk yang berbeda.

Sejarah yang Belum Selesai

Memahami Iran berarti memahami bahwa negara ini tidak pernah statis. Ia selalu bergerak di antara harapan dan ketegangan, antara revolusi dan stabilitas, antara kekuasaan dan perlawanan.

Abad terakhir telah mengubah Iran secara radikal—dari monarki, menjadi republik revolusioner, lalu menjadi teokrasi yang kuat namun terus diuji oleh masyarakatnya sendiri. Kini, ketika konflik baru mengancam menyapu kawasan Timur Tengah, sejarah Iran tampaknya belum mencapai bab terakhirnya.

Dan seperti banyak bab sebelumnya, kisah berikutnya kemungkinan besar juga akan ditulis di tengah pergolakan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Swasembada Beras di Ujung Tanduk: Siapa Menjaga, Siapa Membiarkan? PELESTARIAN SWASEMBADA BERAS

Next Post

Islam yang Tumbuh dari Dalam – Modernisation is making more Islamic

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Menghidupkan Ruh PAI di Madrasah: Strategi Taktis Menanamkan Soft Skills Pasca-Pembatasan Gawai

May 25, 2026
Menkomdigi Meutya Hafid Lantik  Pejabat di Lingkungan Kemenkom Digi
Feature

Taruhan Prabowo Lengser Bikin Geger: Mengapa Komdigi Bergerak Secepat Kilat?

May 25, 2026
Ternyata Salah Ucap – Gaji Guru Naik 300 Kali
Feature

Ternyata Salah Ucap – Gaji Guru Naik 300 Kali

May 25, 2026
Next Post
Islam yang Tumbuh dari Dalam – Modernisation is making more Islamic

Islam yang Tumbuh dari Dalam - Modernisation is making more Islamic

Trump Kirim Sinyal Perang Iran Segera Berakhir, Munculnya Mojtaba Khamenei Buka Babak Baru

Trump Kirim Sinyal Perang Iran Segera Berakhir, Munculnya Mojtaba Khamenei Buka Babak Baru

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Menghidupkan Ruh PAI di Madrasah: Strategi Taktis Menanamkan Soft Skills Pasca-Pembatasan Gawai

May 25, 2026
Menkomdigi Meutya Hafid Lantik  Pejabat di Lingkungan Kemenkom Digi

Taruhan Prabowo Lengser Bikin Geger: Mengapa Komdigi Bergerak Secepat Kilat?

May 25, 2026
Ternyata Salah Ucap – Gaji Guru Naik 300 Kali

Ternyata Salah Ucap – Gaji Guru Naik 300 Kali

May 25, 2026
Mata yang Kehilangan Takjub Sesungguhnya Telah Tertutup

Mata yang Kehilangan Takjub Sesungguhnya Telah Tertutup

May 25, 2026
Siluet Pesta Babi : Masalah Papua dari Kacamata Internasional: Ketika Jakarta Dinilai Gagal Membaca Kedalaman Persoalan

Siluet Pesta Babi : Masalah Papua dari Kacamata Internasional: Ketika Jakarta Dinilai Gagal Membaca Kedalaman Persoalan

May 25, 2026
Memahami Posisi Yuridis dan Realisme Geopolitik Atas Polemik Misi Gagal GFS

Memahami Posisi Yuridis dan Realisme Geopolitik Atas Polemik Misi Gagal GFS

May 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menghidupkan Ruh PAI di Madrasah: Strategi Taktis Menanamkan Soft Skills Pasca-Pembatasan Gawai

May 25, 2026
Menkomdigi Meutya Hafid Lantik  Pejabat di Lingkungan Kemenkom Digi

Taruhan Prabowo Lengser Bikin Geger: Mengapa Komdigi Bergerak Secepat Kilat?

May 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist