• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Taruhan Prabowo Lengser Bikin Geger: Mengapa Komdigi Bergerak Secepat Kilat?

Ali Syarief by Ali Syarief
May 25, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
Menkomdigi Meutya Hafid Lantik  Pejabat di Lingkungan Kemenkom Digi
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Ramai. Gaduh. Mendadak menjadi perbincangan publik. Bukan karena kenaikan harga pangan, bukan pula soal lapangan kerja atau pertumbuhan ekonomi. Kali ini ruang digital Indonesia dihebohkan oleh munculnya pasar prediksi di platform Polymarket yang memunculkan taruhan tentang kemungkinan Presiden Prabowo tidak menyelesaikan masa jabatannya sebelum 2027. Tak lama setelah isu itu menjadi viral, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bergerak cepat memblokir situs tersebut dengan alasan perang terhadap judi online. (Kementerian Komunikasi dan Digital)

Masalahnya, publik kemudian bertanya: apakah yang diblokir benar-benar semata soal judi, atau ada faktor lain yang membuat respons negara terasa begitu cepat?

Pertanyaan itu muncul bukan tanpa sebab. Polymarket bukanlah platform yang lahir kemarin sore. Platform prediction market berbasis blockchain itu telah beroperasi sejak beberapa tahun lalu dan memperdagangkan prediksi atas berbagai peristiwa: politik, ekonomi, olahraga, hingga konflik internasional. Sistemnya sederhana: pengguna membeli posisi “ya” atau “tidak” terhadap suatu kemungkinan kejadian. Jika prediksi benar, mereka memperoleh keuntungan.

Komdigi menyatakan model seperti itu tetap memenuhi unsur taruhan dan spekulasi finansial sehingga masuk kategori judi online yang dilarang di Indonesia. Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar menegaskan pemerintah tidak akan memberikan ruang bagi segala bentuk perjudian digital, termasuk yang dibungkus teknologi blockchain dan aset kripto.

Secara hukum, argumen itu memiliki dasar. Negara memang mempunyai hak untuk menindak aktivitas perjudian. Tidak ada perdebatan besar di sana. Namun persoalan menjadi berbeda ketika momentum pemblokiran tampak sangat berdekatan dengan munculnya pasar prediksi mengenai nasib politik Presiden Prabowo. Kedekatan waktu inilah yang memunculkan ruang kecurigaan publik.

Di media sosial dan berbagai forum internet, muncul pertanyaan yang cukup tajam: mengapa platform yang telah lama ada baru menjadi perhatian serius tepat ketika menyentuh wilayah sensitif politik nasional? Bahkan sebagian warganet menilai pemblokiran tersebut seperti reaksi yang terlalu cepat dibanding penanganan berbagai masalah digital lain yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Reaksi seperti itu banyak muncul di ruang diskusi publik daring.

Tentu kita harus berhati-hati. Pasar prediksi bukan ramalan masa depan. Ia bukan hasil survei ilmiah. Ia juga bukan informasi intelijen rahasia. Pasar prediksi hanyalah akumulasi persepsi para peserta yang mempertaruhkan uang mereka terhadap suatu kemungkinan.

Tetapi sejarah juga menunjukkan sesuatu yang menarik: prediction market di berbagai negara sering kali dianggap sebagai alat membaca sentimen kolektif masyarakat. Bukan karena ia selalu benar, tetapi karena orang cenderung lebih serius ketika mempertaruhkan uang dibandingkan sekadar mengisi survei. Itu sebabnya prediction market sering digunakan untuk membaca arah pemilu, kondisi ekonomi, hingga dinamika politik.

Lalu pertanyaannya menjadi lebih besar: apakah negara sedang melawan judi, atau sedang melawan persepsi?

Sebab persepsi publik tidak pernah bisa diblokir dengan menutup satu situs. Jika ada kecemasan, ketidakpuasan, atau spekulasi politik yang berkembang di masyarakat, sumbernya bukan berada di server Polymarket. Sumbernya berada di pikiran dan percakapan publik itu sendiri.

Menutup situs bisa menghentikan akses, tetapi tidak otomatis menghentikan pertanyaan.

Ironisnya, semakin cepat sebuah informasi dibungkam, sering kali rasa ingin tahu masyarakat justru semakin besar. Fenomena ini telah berkali-kali terjadi dalam era digital. Sesuatu yang tadinya hanya percakapan kecil dapat berubah menjadi isu nasional ketika publik melihat adanya tindakan yang dianggap berlebihan.

Perkembangan terbaru:

Pemerintah menegaskan pemblokiran Polymarket merupakan bagian dari langkah lebih luas dalam pemberantasan judi online. Komdigi menyebut aktivitas prediction market yang melibatkan uang dan spekulasi hasil suatu kejadian tetap dikategorikan sebagai perjudian. Akses terhadap Polymarket dilaporkan telah dibatasi di Indonesia melalui jaringan internet domestik.

Di sisi lain, perdebatan publik justru melebar dari sekadar soal judi online menuju isu kebebasan digital, sensor informasi, dan batas intervensi negara dalam ruang maya. Dalam beberapa tahun terakhir, Komdigi juga beberapa kali menuai kritik terkait kebijakan pemblokiran platform digital tertentu.

Pada akhirnya, negara mungkin bisa memblokir halaman web.

Tetapi negara akan jauh lebih sulit memblokir pertanyaan yang sudah terlanjur masuk ke kepala rakyat.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ternyata Salah Ucap – Gaji Guru Naik 300 Kali

Next Post

Menghidupkan Ruh PAI di Madrasah: Strategi Taktis Menanamkan Soft Skills Pasca-Pembatasan Gawai

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

CARA PRABOWO MEMUTUS DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN

July 16, 2026
Operasional Mesin Olah Runtah di Jawa Barat Dihentikan Usai Dikritik Menteri Lingkungan Hidup
Crime

Paradoks MOTAH 65: Ketika Pemerintah Takut Asap Kebakaran, tetapi Membangun Mesin Pembakar Sampah

July 16, 2026
Feature

Sapu yang Bersih Integritas adalah Amanah (Pelajaran Al-Qur’an dan Hadits tentang Penegakan Hukum)

July 16, 2026
Next Post

Menghidupkan Ruh PAI di Madrasah: Strategi Taktis Menanamkan Soft Skills Pasca-Pembatasan Gawai

Dari Kaset Bekas ke Perpustakaan Digital: 35 Tahun Mitra Netra Membuka Jalan Literasi Tunanetra

Dari Kaset Bekas ke Perpustakaan Digital: 35 Tahun Mitra Netra Membuka Jalan Literasi Tunanetra

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

CARA PRABOWO MEMUTUS DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN

July 16, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

Cabut Perpres Pengamanan Jaksa oleh TNI yang Rusak Criminal Justice System

July 16, 2026
Operasional Mesin Olah Runtah di Jawa Barat Dihentikan Usai Dikritik Menteri Lingkungan Hidup

Paradoks MOTAH 65: Ketika Pemerintah Takut Asap Kebakaran, tetapi Membangun Mesin Pembakar Sampah

July 16, 2026
Kejagung Hina Publik, KPK Harus Ambil Alih Kasus Mantan Jampidsus

Kejagung Hina Publik, KPK Harus Ambil Alih Kasus Mantan Jampidsus

July 16, 2026

Sapu yang Bersih Integritas adalah Amanah (Pelajaran Al-Qur’an dan Hadits tentang Penegakan Hukum)

July 16, 2026
Demagogi: Ketika Politik Memainkan Ketakutan dan Kebencian Massa

Demagogi: Ketika Politik Memainkan Ketakutan dan Kebencian Massa

July 16, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

CARA PRABOWO MEMUTUS DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN

July 16, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

Cabut Perpres Pengamanan Jaksa oleh TNI yang Rusak Criminal Justice System

July 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist