• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

“JALAN TERJAL DEMOKRASI”

fusilat by fusilat
December 23, 2024
in Feature, Politik
0
“JALAN TERJAL DEMOKRASI”
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Abieb Syah-Dosen, penulis buku, kritikus politik, penggiat demokrasi

Francis Fukuyama dalam satu bukunya yang berjudul The end of history and the Last Man yang diterbitkan tahun 1992, sebagai rangkaian memperluas esai-esainya tahun 1989 yang diterbitkan di Kajian Internasional The National Interest. Di bagian buku ini ada sebait kalimat yang penah diungkapkan “bahwa demokrasi itu adalah perkara ummat manusia sejagat” dasar pernyataan ini tentu tumpuan bagi kemenangan kapitalisme dalam esai The end of history. Fukuyama begitu yakin bahwa kemenangan kapitalisme menyudahi sejarah panjang pertentangan ideologi. Sekalipun dibagian yang lain ada kelompok (khilafah) menyebutnya bahwa kapitalisme adalah jalan panjang perusakan ummat manusia.

Namun terlepas daripada itu, Fukuyama sudah menaruh perhatian besar terhadap perkembangan demokrasi sebagai jalan ketiga “The Third way” sebagaimana pikiran Anthony Giddens. Kemenangan kapitalisme tentu bukanlah finalisasi dari perkembangan demokrasi, tetapi paling tidak konstruksi dalam tatanan kehidupan manusia ; yang diatur oleh hukum negara, cara berwarga negara, membangun toleransi, mewujudkan
kesejahteraan, keamanan serta perdamaian dunia.

Dalam fase pertentangan ideologi dunia menjadi penting untuk melihat secara utuh, apa itu demokrasi, untuk apa ia ada, bagaimana peran dan fungsinya, serta apa dampaknya terhadap peradaban ummat manusia. Pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah akumulatif untuk memahami demokrasi secara benar dan ideal. Secara normatif demos-kratos diterjemahkan sebagai bentuk pemerintahan rakyat—kedaulatan ada ditangan rakyat. Artinya terlalu naif bila kemudian demokrasi mengalami destruktif sehingga menjelma menjadi otoritarianisme, kedaulatan dikendalikan oleh “rezim atau penguasa” padahal dalam sejarah panjang pergolakan pemikiran terkait bagaimana hak-hak politik rakyat itu kembali ketangan rakyat—adalah cara melawan otoritarianisme.

Ini kemudian menjadi penting sebagai catatan bahwa demokrasi itu tumbuh dan berkembang sejalan dengan tumbuhnya kesadaran kolektif (Collective Consciousness) ummat manusia (warga manusia) dalam tatanan yang lebih baik dan ideal. Kiranya dapat dipahami sebagai konsekuensi dari sejarah ummat manusia. Sebagaimana
pernyataan Erich Fromm “Sejarah ummat manusia lahir karena ketidakpatuhan, dan bisa jadi sejarah ummat manusia akan mati karena kepatuhan” ini bisa ditafsirkan bahwa perkara demokrasi adalah perkara tentang patuh atau tidak patuh pada struktur sosial (warga negara) yang diatur oleh konstitusional dalam negara. Sehingga negara harus hadir memberi rasa aman, mewujudkan kesejahteraan sosial, kemakmuran bagi seluruh rakyat, kesemua itu adalah tindakan untuk mewujudkan kepatuhan secara holistik baik secara individu maupun secara kolektif.

Karena itu demokrasi adalah satu sistem sosial dan politik yang akan mengatur keteraturan sosial (kepatuhan) bagi warga negara. Bahwa kemudian demokrasi tidak menginginkan terjadinya perilaku disobiedence (pembangkangan), destruktif—barbarianisme, makar serta kejahatan politik (political crime), sikap individualisme, sektarian, korupsi di dalam negara. Karena demokrasi menginginkan adanya peradaban yang ideal dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Namun disisi faktual, kita seringkali merasakan praktek demokrasi jauh dari konsep ideal, justru “demokrasi” hanya menjadi bakul jualan untuk kepentingan politik tertentu.

Demokrasi terasa menemui ajalnya sebagaimana Zilbatt mempertanyakannya “How Democratie Die” mengapa demokrasi mati. Inilah hari-hari yang mencemaskan apakah demokrasi tetap ideal atau tidak untuk melanjutkan mengatur ummat manusia. David Runciman (Professor Politik dari Cambridge University) mengatakan “Demokrasi ibarat penyakit, maka penyakitnya sudah benar, hanya pada pasien yang salah”

Dan saat ini kita sedang berada di “Jalan Terjal Demokrasi” proses politik yang berbiaya mahal, politik tarnsaksional, lemahnya law enforcement, angka kemiskinan dan pengangguran yang semakin meningkat, kondisi ekonomi yang tidak sedang baik-baik saja, penyakit-penyakit sosial mewabah menggerogoti jantung struktur sosial (judionline, narkoba, kejahatan seksualitas), kekerasan terhadap perempuan, aparat penegak hukum yang saling bunuh—kesemuanya itu menjadi ancaman serius untuk mengembalikan marwah dan hakekat demokrasi yang sesungguhnya.

Maka untuk mewujudkan itu tidak cukup dengan The Political Will, tetapi langkah konkrit dengan kebijakan negara dengan tujuan untuk menormalisasikan semua segmentasi kehidupan manusia (warga negara) dalam tatanan yang ideal dalam peradaban demokrasi. Kalau itu tidak dilakukan, maka Demokrasi tetap di jalan yang
terjal.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hari ini Sidang Lanjutan Terdakwa Harvey Moeis Dengan Agenda Pembacaan Vonis Majelis Hakim 

Next Post

Kenaikan PPN 12 Persen Usulan Jokowi – Didukung DPR. Kini Ditolak Ramai -ramai

fusilat

fusilat

Related Posts

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?
Feature

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026
Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Next Post
Kenaikan PPN 12 Persen Usulan Jokowi – Didukung DPR. Kini Ditolak Ramai -ramai

Kenaikan PPN 12 Persen Usulan Jokowi - Didukung DPR. Kini Ditolak Ramai -ramai

Catatan Akhir Tahun IPW (Bagian II): Polri Belum Serius Lakukan Penindakan kepada Anggota

Catatan Akhir Tahun IPW (Bagian II): Polri Belum Serius Lakukan Penindakan kepada Anggota

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist