• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jangan-Jangan Gibran Hanya Punya Ijazah SD?

Ali Syarief by Ali Syarief
September 24, 2025
in Feature, Pendidikan
0
Jangan-Jangan Gibran Hanya Punya Ijazah SD?
Share on FacebookShare on Twitter

Membaca Temuan Dr. Melani Buitenzorgy

Pertanyaan ini terdengar provokatif, bahkan terkesan mustahil. Bagaimana mungkin seorang wakil presiden Republik Indonesia hanya berijazah setingkat sekolah dasar? Namun, itulah simpulan yang muncul dari analisis tajam seorang akademisi IPB, Dr. Melani Buitenzorgy. Dengan berbekal regulasi resmi dan penelusuran dokumen pendidikan, ia mempertanyakan keabsahan jalur pendidikan Gibran Rakabuming Raka—dan mengajukan kemungkinan mengejutkan bahwa kualifikasinya tak lebih dari tamatan SD.

Menyigi Jalur Pendidikan Gibran

Dr. Melani menyoroti dua institusi penting dalam riwayat pendidikan Gibran: Orchid Park Secondary School (Singapura) dan UTS Insearch (Australia).

  • Orchid Park Secondary School menurutnya hanya setara dengan SMP plus satu tahun. Lulusannya memperoleh sertifikat GCE O-Level, yang di Indonesia belum bisa disetarakan dengan ijazah SMA. Dengan kata lain, titik ini belum bisa dianggap sebagai bukti pendidikan menengah atas.
  • UTS Insearch, tempat Gibran melanjutkan studi, bukanlah sekolah menengah atas, melainkan program persiapan universitas (foundation program). Lembaga ini tidak mengeluarkan school leaving certificate resmi yang lazimnya menjadi dasar penyetaraan ijazah di Indonesia.

Mengacu pada Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2020, penyetaraan hanya berlaku bagi ijazah pendidikan dasar atau menengah dalam sistem asing yang diakui. Karena UTS Insearch tidak memenuhi kategori ini, maka menurut Dr. Melani, dokumen penyetaraan yang menyetarakan pendidikan Gibran setara kelas XII SMK seharusnya batal demi hukum.

Celah Regulasi dan Misteri Penyelarasan

Lebih jauh, Dr. Melani menggarisbawahi perbedaan standar kelulusan. Di Indonesia, ijazah SMA atau sederajat hanya diberikan jika siswa lulus semua mata pelajaran dengan nilai minimum. Sementara, sistem O-Level maupun A-Level Singapura tidak mensyaratkan batas minimum tersebut. Perbedaan mendasar inilah yang membuatnya menilai bahwa dokumen penyetaraan Gibran tidak memiliki landasan hukum yang sah.

Dalam logika akademiknya, jika jalur SMA tak bisa diverifikasi, dan penyetaraan ijazah luar negeri dianggap tidak sah, maka yang tersisa hanyalah ijazah sekolah dasar sebagai jenjang pendidikan terakhir yang benar-benar valid.

“FIX, Kualifikasi Gibran Cuma Tamatan SD”

Kalimat tegas inilah yang keluar dari pena Dr. Melani. Ia menutup analisisnya dengan simpulan dramatis: jalur pendidikan yang selama ini diklaim Gibran tidak memenuhi standar penyetaraan formal Indonesia. Maka, jangan-jangan, seorang wakil presiden di negeri ini hanya berijazah SD?

Antara Logika dan Politik

Temuan Dr. Melani mengguncang nalar publik. Jika analisisnya benar, ini bukan sekadar urusan pribadi Gibran, melainkan skandal politik dan hukum. Bagaimana mungkin seorang pejabat setingkat wakil presiden bisa lolos dari syarat minimal pendidikan yang jelas tertera dalam konstitusi dan regulasi pemilu?

Namun, jika temuan ini diabaikan, publik akan melihatnya sebagai bukti betapa hukum bisa dipelintir demi melindungi kepentingan politik tertentu. Dalam keadaan semacam ini, analisis Dr. Melani hadir sebagai alarm: bahwa di balik gelar dan jabatan, mungkin saja tersimpan kenyataan getir soal pendidikan yang tak pernah benar-benar transparan.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ijazah Jokowi dan Gibran – Makin Telajang “Bermasalah Hukum”

Next Post

𝗚𝗜𝗕𝗥𝗔𝗡 𝗖𝗨𝗠𝗔 𝗧𝗔𝗠𝗔𝗧𝗔𝗡 𝗦𝗗❓

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai
Economy

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026
Economy

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Next Post

𝗚𝗜𝗕𝗥𝗔𝗡 𝗖𝗨𝗠𝗔 𝗧𝗔𝗠𝗔𝗧𝗔𝗡 𝗦𝗗❓

HURU-HARA GLOBAL: GEN Z ASIA MELAWAN KORUPSI, BARAT TERJEBAK NARASI SUPREMASI KULIT PUTIH

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist