• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jangan Mengklaim Agamamu Paling Benar

Ali Syarief by Ali Syarief
June 30, 2025
in Feature, Sejarah
0
Jangan Mengklaim Agamamu Paling Benar
Share on FacebookShare on Twitter

Orang kita ini kadang lucu. Sudah hidup di dunia yang fana, masih juga sibuk merasa dirinya paling benar. Soal makan pakai tangan kanan, soal menyilang kaki waktu duduk, bahkan soal celana di atas mata kaki bisa jadi perkara besar—bisa jadi tiket masuk surga atau masuk neraka, tergantung siapa yang bicara. Tapi mari kita bertanya: benarkah agama itu sesempit penafsiran kita sendiri?

Cobalah tengok sejarah Islam. Di sana ada Imam Hanafi yang bilang ini, Imam Malik bilang itu, Imam Syafi’i angkat tangan, dan Imam Hambali mengerutkan dahi. Empat mazhab—semuanya alim, semuanya warak, semuanya tulus mengabdi kepada Ilahi, tapi kok bisa beda-beda? Lalu kita, yang baru khatam satu dua kitab kuning, berani bilang: “Inilah satu-satunya jalan yang lurus, lainnya sesat!”

Kalau begitu caranya, agama bukan lagi menjadi jalan cahaya, tapi berubah jadi tongkat pemukul. Padahal jelas-jelas Tuhan berkata dalam firman-Nya yang mulia: “Wa ja’alnākum syu‘ūban wa qabā’ila lita‘ārafū…”—Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Bukan saling menyalahkan. Bukan saling menuding. Apalagi saling meledakkan.

Lalu ada pula NU dan Muhammadiyah, dua organisasi besar di negeri ini. Yang satu suka tahlilan, yang satu bilang itu bid’ah. Yang satu gemar membaca manaqib, yang satu lebih suka pengajian pakai LCD proyektor. Tapi coba tengok, ketika ada bencana alam, keduanya turun ke lapangan. Ketika umat ditindas, keduanya pasang badan. Maka jangan remehkan beda, karena bisa jadi dari beda itu lahir cinta.

Dan jangan pula lupakan Syi’ah dan Sunni. Dua arus besar dalam samudera Islam. Kadang arusnya bersilang, kadang berlawanan. Tapi keduanya berenang menuju Tuhan yang sama. Lalu kenapa kita harus menciptakan tembok yang lebih tinggi dari langit-langit masjid?

Tuhan tidak menciptakan manusia dalam salinan satu wajah, satu jenis kelamin, atau satu logat. Ada yang dari Madura, ada dari Padang. Ada yang pakai sorban, ada yang pakai peci. Ada yang duduk tahiyat seperti duduk di kursi goyang, ada yang tegap seperti prajurit. Tapi semuanya menghadap kiblat yang sama.

Mengklaim bahwa agama kita adalah satu-satunya yang benar, tanpa ruang bagi tafsir dan perbedaan, ibarat mengaku memiliki matahari hanya karena cahaya pagi menyinari beranda rumah kita lebih dulu. Padahal, matahari itu milik semua umat manusia—ia bersinar tanpa pilih kasih.

Maka berhentilah menganggap berbeda itu sesat. Karena bisa jadi yang berbeda itulah yang menyelamatkanmu dari kesombongan iman. Dan percayalah, surga tidak dibangun dari kebencian. Surga dibangun dari cinta, dari saling pengertian, dari “lita’ārafū” itu tadi.

Jadi, sebelum engkau sibuk menunjuk bid’ah pada orang lain, coba periksa dulu hatimu: jangan-jangan justru engkau sedang mem-bid’ah-kan kasih sayang. Dan Tuhan, sesungguhnya lebih mencintai orang yang rendah hati daripada yang merasa paling suci.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Negeri Para Sinting: Ketika Kebon, Sapi, dan Susu Disulap Jadi Kursi Kekuasaan

Next Post

Bagaimana Rencana Korupsi Dimulai

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Feature

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
Next Post
Diduga Rp 300 Juta Uang Hasil Korupsi Mengalir Ke Lembaga Survei Untuk Propaganda Dongkrak Elektablitas Tersangka Ben Brahim S Bahat Bupati Kapuas Nonaktif

Bagaimana Rencana Korupsi Dimulai

Mulai Tahun Ajaran Baru 2025, Siswa SD dan SMP di Bekasi Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Mulai Tahun Ajaran Baru 2025, Siswa SD dan SMP di Bekasi Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

by Karyudi Sutajah Putra
April 22, 2026
0

Jakarta - Jika sebelumnya ada Fadli Zon dan Fahri Hamzah, atau duo F, kini ada Ade Armando dan Abu Janda,...

Read more
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist