• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jawaban Ganjar Saat Dicecar Pertanyaan Para Dosen UI Tentang Konflik Agraria, Utamanya Rempang

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
September 19, 2023
in Feature
0
Jawaban Ganjar Saat Dicecar Pertanyaan Para Dosen UI Tentang Konflik Agraria, Utamanya Rempang

Ganjar Pranowo saat mengisi Kuliah Kebangsaan di Fisip Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Senin (18/9/2023). Kuliah Kebangsaan Fisip UI tersebut mengambil tema Hendak ke Mana Indonesia Kita? Gagasan, Pengalaman dan Rancangan Para Pemimpin Masa Depan. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp

Share on FacebookShare on Twitter

“Jadi dapatkah paradigma negara itu mengakui kepemilikannya dan bisa dimanfaatkan? Sangat dapat. Ini kan soal political will kan, willingness yang mesti dimiliki. Aktor sekali lagi, bu. Orang boleh bicara apa pun, tapi aktornya melakukan apa enggak,” ujar Ganjar.

Jakarta – Fusilatnews – Sebuah tradisi baru di Kampus UI, Tradisi menggelar Kuliah Kebangsaan di Gedung Balai Serbaguna Purnomo Prawiro, di Kampus UI Depok, Jawa Barat yang digagas Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) diharapkan bisa menjadi tolok ukur tingkat intelektual, kecakapan, kecerdasan dan wawasan bakal calon presiden yang akan bersaing dalam kontestasi presiden 2024 mendatang dan menjadi referensi untuk menentukan pilihan pada pilpres 2024.

Bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo dalam memberikan kuliah kebangsaan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Indonesia (FISIP UI), Senin (18/9) dengan tajuk Hendak ke Mana Indonesia Kita? Gagasan, Pengalaman, dan Rencana Para Pemimpin Masa Depan’.

Dalam kesempatan itu, bacapres dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendapat sejumlah pertanyaan dari panelis dan mahasiswa yang hadir. Salah satu pertanyaan diberikan oleh panelis sekaligus dosen Antropologi Sosial FISIP UI Suraya Afiff yang menyoal tentang konflik agraria hingga kasus terbaru di Pulau Rempang.

Suraya bertanya soal kemungkinan paradigma negara diubah dengan mengakui kepemilikan lahan yang sudah dimanfaatkan oleh rakyat, seperti halnya pada kasus di Pulau Rempang.

“Pertanyaannya, dapatkah paradigma negara itu diubah yaitu mengakui kepemilikan lahan yang saat itu sudah dimanfaatkan rakyat, kasus Rempang itu gimana? Harusnya kan diakui dulu, mana yang milik rakyat, kalau mau dijadikan kawasan untuk usaha yang mana?” tanya Suraya dalam kuliah kebangsaan di FISIP UI, Senin,

Tak sampai di situ, Suraya juga mencecar Ganjar tentang paradigma negara dalam pengadaan lahan untuk kepentingan umum yang terpaksa mengambil tanah rakyat. “Dapatkah paradigma negara dalam pengadaan lahan untuk kepentingan umum yang terpaksa mengambil tanah rakyat tidak melanjutkan praktik Orde Baru, untuk kepentingan swasta, untuk dikuasai swasta, dan untuk kepentingan profit pengusaha swasta?” ucap Suraya.

Menjawab hal itu, Ganjar mengatakan bahkan di wilayah kepemimpinannya saat menjadi Gubernur Jawa Tengah, dia kerap berdebat dengan Kementerian Lingkungan Hidup terkait kepemilikan lahan. Dalam perdebatan itu, kata Ganjar, tiap pihak saling menunjukkan bukti buku tanah untuk menunjukkan siapa yang paling berhak

“Tapi yang di dalam kawasan bagaimana? Loh, tidak sulit, di-enclave saja, maka kita mengakui hak itu, bu. Yang kedua, ketika kemudian dalam pencatatan agraria yang paling modern, ya sertifikat, bu. Maka proses pensertifikatannya yang Ibu tadi katakan, ya. Tapi semua lamban, makanya ibu setuju kan kalau cepat?” jawab Ganjar dalam kuliah kebangsaan tersebut.

Pentingnya Peran Pemimpin yang Berkomitmen

Pada kesempatan tersebut, Ganjar kemudian bercerita kala dia pertama kali menjabat sebagai orang nomor satu di Jawa Tengah. Saat itu, dia meminta agar tidak ada korupsi di pemerintahannya dan akan memecat siapapun orang yang terlibat melakukan tindak pidana tersebut.

“Tadi mungkin ibu sampaikan, ya, niat baik aja enggak cukup pak. Tergantung leader, bu. Maka teori aktor tadi saya sampaikan. Aktornya commit enggak, commit atau komat kamit? Meyakinkan ini tidak mudah, bu. Tapi merunut dengan data, dengan bukti, mungkin itu akan membantu agar kita tidak pesimis menjadi bangsa ini ke depan. Pemimpin harus memberikan optimisme pada rakyatnya,” ucap Ganjar.

Ganjar menjelaskan, setelah teori aktor dan praktiknya berjalan baik, maka paradigma negara tentang mengakui kepemilikan lahan oleh warga dapat terjadi. Dia mengambil contoh pada kejadian di Blora, Jawa Tengah tentang praktik baik dari redistribusi tanah dari melalui sertifikat. Setelah sertifikat secara cepat diberikan, kata Ganjar, maka kemudian pengakuan itu bisa diberikan kepada masyarakat.

“Jadi dapatkah paradigma negara itu mengakui kepemilikannya dan bisa dimanfaatkan? Sangat dapat. Ini kan soal political will kan, willingness yang mesti dimiliki. Aktor sekali lagi, bu. Orang boleh bicara apa pun, tapi aktornya melakukan apa enggak,” ujar Ganjar.

Suraya kemudian menambahkan bagaimana tentang penggusuran yang terjadi kepada masyarakat. “Tapi yang menggusur rakyatnya bagaimana, Pak? Tambang, semua yang diberikan semua konsensinya menggusur,” tanya Suraya.

Menanggapi hal itu, Ganjar menjawab ada dua hal yang bisa dilakukan. Pertama adalah tidak melakukan apapun pada hal yang ada di daerah tersebut, dan yang kedua adalah melakukan sesuatu dengan dua cara lainnya.

“Satu ya karena kita mengakui kepemilikannya. Maka modelnya harus transaksi kan, betul enggak? Saya mau pakai, maka saya beli. Atau yang kedua, kamu terlibat di sini sebagai apa? Sebagai pemegang saham. Ada dua, atau kalau tidak, sudah kita pada pilihan pertama, tidak usah dieksploitasi. Itu saja pilihannya,” ucap Ganjar.

Mendengar jawaban tersebut, Suraya pun berdoa agar semoga Ganjar bisa melakukan hal-hal yang diucapkannya tersebut.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Selebgram Siskae Mangkir Lagi Dari Panggilan Polisi Terkait Film Porno Lokal

Next Post

Gegara Diskon Antam Diharuskan Bayar Ganti Rugi 1,1 Ton Emas 

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

daerah

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Next Post
Gegara Diskon Antam Diharuskan Bayar Ganti Rugi 1,1 Ton Emas 

Gegara Diskon Antam Diharuskan Bayar Ganti Rugi 1,1 Ton Emas 

Lagi-lagi “Mr One Man Show” LBP Ditunjuk Presiden Tangani Permasalahan Polusi Udara Jabodetabek

Akhirnya Luhut Akui Salah Pendekatan Dalam Kasus Bentrok di Rempang

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist