• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Jejak Buram Transisi Jokowi ke Prabowo

Ali Syarief by Ali Syarief
June 11, 2025
in Birokrasi, Feature, Politik
0
Presiden Prabowo dan Peringatan Keras bagi Loyalis Jokowi: Tegas atau Hanya Retorika?
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Transisi kekuasaan di republik ini, dari presiden ke presiden, sejak Orde Baru tumbang, selalu mengandung nuansa belajar. Dari Habibie ke Gus Dur, lalu Megawati, SBY hingga Jokowi—semuanya berjalan dalam ritme demokratis yang, meskipun tidak steril dari intrik, tetap menampilkan wajah peradaban yang dewasa. Kita merasakan denyut transisi yang wajar, bukan ancaman. Tapi kali ini, dari Jokowi ke Prabowo, suasananya lain. Awan kelabu menggantung. Demokrasi seperti diarak ke makam.

Di masa Jokowi, kita menyaksikan transisi bukan sebagai estafet, tapi sebagai operasi. Bukan sebagai regenerasi kepemimpinan, tapi pelestarian kekuasaan. Transisi kekuasaan yang seharusnya menjadi momentum perbaikan justru menjadi kelanjutan kejumudan. Prabowo bukan tampil sebagai pemimpin baru, melainkan seperti kelindan tangan lama yang diperpanjang.

Maka tak heran, jejak-jejak yang ditinggalkan Jokowi kini muncul satu per satu dalam rupa buruk rupa. Pertumbuhan ekonomi yang stagnan ditambal dengan narasi optimisme semu. Angka kemiskinan memang tampak menurun dalam statistik, tetapi di lapangan, kesenjangan makin menganga. Infrastruktur dibangun megah, namun kering dari roh keadilan. Semakin tinggi gedungnya, semakin panjang pula bayangan masalah yang disembunyikan.

Di ranah pemberantasan korupsi, kita menyaksikan penurunan paling tragis sepanjang dua dekade reformasi. KPK dilumpuhkan dengan tangan kekuasaan sendiri. Lembaga independen itu, yang dahulu menjadi simbol harapan publik, kini seperti hantu yang kehilangan nyali. Undang-Undang KPK direvisi, pengawasannya dikendalikan, dan kasus-kasus besar menguap tanpa suara. Semua dalam nama “penguatan kelembagaan”, yang nyatanya adalah pembonsaian terencana.

Demokrasi sendiri kini hanya menjadi kata manis di podium. Kebebasan sipil dikebiri perlahan-lahan. Aktivis ditangkap, kampus dibungkam, jurnalis dibayangi. Pemilu yang seharusnya menjadi puncak kedaulatan rakyat berubah menjadi panggung rekayasa. Mahkamah dirancang menjadi panggung keluarga, hukum ditafsirkan sekehendak kuasa. Bahkan konstitusi pun diobrak-abrik demi melanggengkan dinasti yang dulu mereka kutuk. Segalanya jadi absurd, dan rakyat hanya bisa menonton dengan getir.

Transisi menuju Prabowo seharusnya menjadi babak koreksi, namun yang terlihat justru kelanjutan dari proyek politik Jokowi. Koalisi makin gemuk, oposisi direduksi, dan partai-partai politik bergiliran tunduk pada magnet kekuasaan. Semua serba kabur: siapa oposisi, siapa penguasa, siapa negarawan, siapa pedagang jabatan. Politik tak lagi jadi ruang pertarungan gagasan, tapi pasar gelap bagi transaksi kepentingan.

Kerusakan lingkungan yang ditinggalkan pun bukan hal sepele. Hutan-hutan digerus atas nama investasi, tambang dibuka tanpa kendali, dan proyek ibu kota baru berdiri di atas reruntuhan ekosistem. Kearifan lokal, hak masyarakat adat, dan prinsip keberlanjutan dibabat seperti ilalang. Jokowi mewariskan negeri yang rontok dari dalam—tubuh yang tampak kokoh, tapi jiwa dan jantungnya keropos.

Inilah transisi yang bukan membawa harapan, tapi menumbuhkan kecemasan. Bila dulu kita menyambut pemimpin baru dengan harapan baru, kini kita bertanya: ini pemimpin baru, atau aktor lama yang hanya ganti kostum?

Transisi dari Jokowi ke Prabowo adalah drama politik yang getir. Ia menyisakan luka yang dalam dalam tubuh republik. Dan sejarah akan mencatat, bahwa yang diwariskan Jokowi bukanlah tongkat estafet, melainkan beban—minus demokrasi, minus keadilan, minus harapan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Warga Aceh Tidak Akan Ada yang Menangis Bila Lepas dari NKRI: Justru Kita Semua yang Akan Kehilangan

Next Post

De Facto, Aceh Adalah Negara Sendiri

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Ketika Pernikahan dan Kematian Datang Bersamaan – Ujian Paling Sunyi Seorang Anak

March 5, 2026
Eric Trump: Pewaris Senyap di Bayang Imperium Ayahnya
Feature

Segitiga Geopolitik: Amerika–Israel, Iran, dan Indonesia yang Kehilangan Daya Tawar

March 5, 2026
Memulai Agama dari Akal Waras
Feature

Menanti Pencerahan Nuzulul Qur’an: Saatnya Al-Qur’an Ditafsirkan oleh Para Ilmuwan

March 5, 2026
Next Post
De Facto, Aceh Adalah Negara Sendiri

De Facto, Aceh Adalah Negara Sendiri

Aceh dalam Status Operasi Militer: Luka yang Tak Pernah Sembuh

Aceh dalam Status Operasi Militer: Luka yang Tak Pernah Sembuh

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Jokowi-Aguan Punya Hidden Agenda dalam PSN PIK 2 untuk Kuasai Aset Negara Secara Ilegal
News

Bohong Soal Usul Inisiatif, Jokowi Punya Agenda Terselubung Bunuh KPK, Petrus Beber Fakta-faktanya

by Karyudi Sutajah Putra
March 1, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews - Pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo bahwa dirinya setuju dengan pernyataan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham...

Read more
Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

February 25, 2026
Hitam-Putih Wajah Prabowo

Hitam-Putih Wajah Prabowo

February 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Ketika Pernikahan dan Kematian Datang Bersamaan – Ujian Paling Sunyi Seorang Anak

March 5, 2026
DPP PSII Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei

DPP PSII Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei

March 5, 2026
Eric Trump: Pewaris Senyap di Bayang Imperium Ayahnya

Segitiga Geopolitik: Amerika–Israel, Iran, dan Indonesia yang Kehilangan Daya Tawar

March 5, 2026
Memulai Agama dari Akal Waras

Menanti Pencerahan Nuzulul Qur’an: Saatnya Al-Qur’an Ditafsirkan oleh Para Ilmuwan

March 5, 2026
Istana Mendadak Penuh Nasihat: Prabowo Dengar Kritik Jokowi, SBY hingga JK di Tengah Gejolak Timur Tengah

Istana Mendadak Penuh Nasihat: Prabowo Dengar Kritik Jokowi, SBY hingga JK di Tengah Gejolak Timur Tengah

March 5, 2026
Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Bandung, Belasan Pohon Tumbang di Sejumlah Titik

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Bandung, Belasan Pohon Tumbang di Sejumlah Titik

March 5, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Pernikahan dan Kematian Datang Bersamaan – Ujian Paling Sunyi Seorang Anak

March 5, 2026
DPP PSII Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei

DPP PSII Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei

March 5, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist