Hashim memastikan dana program makan siang gratis tidak akan mengambil dana dari anggaran program bantuan sosial (bansos). dana program makan siang gratis akan menggunakan anggaran baru.
Jakarta – Fusilatnews – Program makan siang gratis untuk anak-anak akan mencapai Rp 450 triliun per tahun. Program ini untuk memberikan makan siang gratis untuk 82,9 juta anak-anak, termasuk yang masih belum sekolah.
Menurut Anggota Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Hashim Djojohadikusumo, biaya program makan siang gratis untuk anak-anak akan mencapai Rp 450 triliun per tahun.
“Tiap hari nih kita akan berikan makanan gratis untuk 82,9 juta jiwa minimal, minimal, dan saya bisa katakan bahwa dana untuk ini, program ini akan memakan dana 450 triliun rupiah setiap tahun,” kata Hashim dikutip pada Jumat (22/12/). siang ini
Hashim memastikan dana program makan siang gratis tidak akan mengambil dana dari anggaran program bantuan sosial (bansos). dana program makan siang gratis akan menggunakan anggaran baru.
“Saya bisa katakan karena saya ikut tim pakar, dana ada dan bakal ada, dan ini bukan dari anggaran bansos, aliran bansos. Yang 500 triliun tahun depan itu tetap bansos, kita tidak akan ambil uang bansos untuk ini,” tegas dia.
Sumber pendanaan program makan siang ini nilainya sangat besar nyaris setara pembangunan IKN.
“Tentu saja itu perlu biaya, kami sudah menghitung jadi memang angkanya bisa mencapai ratusan triliun, tetapi kami juga sudah menghitung bahwasanya di dalam kami punya koleksi dari tax masih banyak kebocoran,” kata dia beberapa waktu lalu.
Menurut Hasyim, untuk memaksimalkan penerimaan pajak, Prabowo-Gibran juga akan memiliki program prioritas untuk membentuk badan penerimaan negara. Harapannya, lembaga tesebut dapat menghimpun sumber-sumber pajak baru.
“Ini masih banyak yang bisa diotak-atik dari sisi revenue, tidak hanya tax, tetapi juga penerimaan nonpajak jadi kami akan otak-atik di situ,” imbuh dia.
Untuk itu, pihaknya akan membangun badan penerimaan negara untuk mendapatkan pajak yang belum optimal masuk ke negara.
“Di lain sisi tentu saja perlu intensifikasi dan tentu saja kami perlu menaikkan tax ratio,” timpal dia.
Lebih lanjut, Panji menilai banyak pelaku ekonomi sektor informal yang perlu dukungan untuk dapat menjadi sektor formal. Dengan begitu, pelaku ekonomi tersebut dapat menjadi obyek pajak.
“Jadi yang tadinya sektor informal bisa digeser ke sektor formal, ini potensi buat pajak syaratnya mereka bisa dapat untung,” tandas dia
Nyaris setara bangun IKN Anggaran makan siang gratis Rp 450 triliun dalam setahun tentunya merupakan biaya yang sangat besar. Bahkan nilainya nyaris setara dengan total investasi untuk membangun Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur.
Presiden Joko Widodo pernah menyebut, pembangunan IKN di Penajam Paser Utara, Rp 460 triliun. Dana itu nantinya berasal dari berbagai sumber, salah satunya anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
“Hitungan sementara 466 triliun rupiah, itu kurang lebih 19-20 persen itu nanti berasal dari APBN,” kata Jokowi dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden.
Jokowi mengatakan, pembangunan IKN Nusantara adalah sebuah pekerjaan yang besar dan rumit. Selain butuh dana yang banyak, diperlukan pula waktu yang tidak sebentar. Menurut dia, butuh waktu 15-20 tahun untuk dapat menyelesaikan megaproyek ini.
Oleh karenanya, infrastruktur harus segera dibangun. Presiden pun berharap pembangunan IKN Nusantara ke depan berjalan dengan baik. Hitungan TKN Sebelumnya, Tim pemenangan sekaligus Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran Panji Irawan mengatakan, biaya untuk program tersebut dapat mencapai ratusan triliun


























