• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Aya Aya Wae

Jika Presiden Tak Profesional: Neraka di Balik Kursi Kekuasaan

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
July 24, 2025
in Aya Aya Wae, Feature
0
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Damai Hari Lubis — Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Pemerintahan)

“Kepemimpinan tanpa akal sehat dan adab adalah awal dari kehancuran suatu bangsa.”


1. Filsafat Kepemimpinan: Antara Plato dan Al-Ghazali

Plato menekankan pentingnya kesempurnaan moral dan intelektual dalam diri seorang pemimpin. Ia tak sekadar mengandalkan kekuasaan, tetapi menjunjung keadilan sebagai prinsip utama. Bagi Aristoteles, selain faktor genetik atau bakat alamiah, pendidikan dan pembentukan karakter adalah elemen kunci dalam membentuk pemimpin yang ideal.

Senada dengan para filsuf Yunani, Imam Al-Ghazali menyebut bahwa pemimpin harus kuat mental, luas ilmu, taat beragama, dan memiliki akhlak mulia. Ia wajib adil, menghindari kezaliman, dan senantiasa mengupayakan keridhaan rakyat melalui jalan yang syar’i.

Pemikiran para filsuf tersebut, baik dari Barat maupun Islam, telah menjadi adagium dalam filsafat hukum modern karena kesesuaiannya dengan realitas politik kekuasaan di berbagai belahan dunia. Dan kini, data empiris membuktikan: kombinasi antara bakat alami, pendidikan, serta pengalaman hidup yang matang merupakan fondasi penting dalam menempuh jalan kepemimpinan.


2. Jika Profesionalisme Diremehkan

Dalam situasi tertentu, pemimpin justru meremehkan pentingnya pendidikan formal dan lebih mengagungkan keterampilan praktis (skill) tanpa dasar keilmuan. Pernyataan-pernyataan seperti “lebih baik skill ketimbang ijazah” tampak populis, namun sesungguhnya picik dan anti-intelektual. Bukankah keterampilan yang utuh dan produktif juga bersumber dari proses akademik yang sistematis?

Pemimpin dengan cara berpikir sempit seperti ini patut diragukan nilai profesionalismenya. Ia cenderung:

  1. Mengkerdilkan peran akademisi dan mengagungkan keterampilan tanpa landasan;
  2. Mengedepankan proteksi terhadap keluarga dan kroni, bukan kepentingan rakyat;
  3. Anti-kritik dan penuh delusi seolah dirinya paling benar dan paling hebat;
  4. Menghindari logika, menggantinya dengan naluri dan kenyamanan lingkungan penuh penjilat;
  5. Mengabaikan prinsip hukum dan dengan enteng mengumbar janji yang tak rasional.

3. Dampak Kepemimpinan yang Tidak Profesional

Ketika seorang presiden tak lagi profesional, negara akan dikuasai oleh kelompok-kelompok eksklusif, kritik dianggap sebagai musuh, dan segala penghargaan hanya diberikan kepada kalangan tertentu. Kepemimpinan irasional seperti ini akan melahirkan kerusakan kompleks, merusak moral, mental, hingga struktur sosial bangsa. Terjadi polarisasi abadi antara idealisme dan pragmatisme oportunistik.

Dalam skenario seperti itu, kaum pragmatis selalu menang, sebab mereka berada di balik kekuasaan dan mendapat perlindungan penuh. Maka jadilah sistem penuh rekayasa, kekacauan yang diciptakan sendiri, dan akhirnya kerusakan multidimensi menjadi tak terhindarkan.


4. Peringatan dari Nabi dan Para Filosof

Rasulullah SAW, melalui hadis riwayat Imam Ahmad dan Thabrani dari Auf bin Malik, sudah memberikan sinyal: tanda-tanda pemimpin tidak profesional adalah munculnya pemimpin yang:

  • Dikelilingi penjilat dan pembela kezaliman,
  • Melakukan jual-beli hukum,
  • Meremehkan nyawa manusia,
  • Menjadikan Al-Qur’an hanya sebagai suara, bukan pemahaman.

Ibarat pemimpin penuh lip service: kata-kata indah, janji mengalun, namun realita nihil. Baginya, janji bukanlah utang, melainkan alat manipulasi.


5. Realitas Kini: Fenomena yang Benar-Benar Terjadi

Lihatlah realita kekinian. Banyak orang yang tak kompeten, bahkan cacat moral, justru diposisikan sebagai pejabat publik. Track record penuh kecurangan pun tak menghalangi mereka untuk dipercaya duduk di kursi kekuasaan. Sistem seolah dibajak, dan yang berlaku bukan meritokrasi, tapi loyalitas semu.

Kepemimpinan tanpa kecerdasan dan adab telah melahirkan kezaliman sistemik. Rakyat menjadi korban, hukum menjadi alat kekuasaan, dan kerusakan sosial terjadi berjamaah.


Penutup: Siapa yang Bertanggung Jawab?

Jika presiden tidak profesional, bukan hanya kepemimpinannya yang gagal, tetapi seluruh struktur negara akan ikut ambruk. Birokrasi lumpuh, hukum jadi boneka, dan rakyat menjadi bayang-bayang penderitaan yang tak berujung.

Maka, memilih pemimpin bukan perkara citra dan pencitraan. Ini soal nasib sebuah bangsa.


Serang-Tangerang, 24 Juli 2025
Di tengah laju Tol yang padat, masih sempat merenung: apa jadinya jika negeri ini dipimpin oleh yang tak layak? Jawabannya sudah ada di depan mata.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

KNPI Jadi Kebun Binatang Politik: Bonus Demografi Terancam oleh Perpecahan Pemuda”

Next Post

80 Tahun Proklamasi: Masih Adakah Negara Proklamasi?

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Feature

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Next Post
80 Tahun Proklamasi: Masih Adakah Negara Proklamasi?

80 Tahun Proklamasi: Masih Adakah Negara Proklamasi?

Pengacara HRS Tuding Bentrok Pemalang Direncanakan Kelompok Neo PKI

Pengacara HRS Tuding Bentrok Pemalang Direncanakan Kelompok Neo PKI

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...