• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Aya Aya Wae

Jokowi: Intervensi Politik Kepada Lembaga Kerier Militer

Letjen Prabowo Diberhentikan Panglima ABRI Wiranto – Diangkat Jenderal oleh Presiden Jokowi

Ali Syarief by Ali Syarief
November 6, 2025
in Aya Aya Wae, Feature
0
Jokowi: Intervensi Politik Kepada Lembaga Kerier Militer
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Prabowo pernah diberhentikan dari dinas militer oleh Panglima ABRI Wiranto pada 1998, namun lebih dari dua dekade kemudian, ia justru menerima pangkat Jenderal Kehormatan dari Presiden Jokowi — sebuah ironi sejarah yang menggambarkan betapa politik Indonesia mampu mengubah stigma menjadi kehormatan.


Tahun 1998, Indonesia berada di ambang perubahan besar. Reformasi mengguncang fondasi Orde Baru, dan di tengah kekacauan itu, nama Prabowo Subianto muncul sebagai figur kontroversial. Ia bukan sekadar perwira tinggi, melainkan menantu Presiden Soeharto — simbol kekuasaan lama yang sedang runtuh. Setelah Dewan Kehormatan Perwira (DKP) menyelidiki penculikan aktivis pro-demokrasi, Panglima ABRI saat itu, Jenderal Wiranto, menandatangani keputusan memberhentikan Letnan Jenderal Prabowo dari dinas militer.

Keputusan itu menandai batas moral dan disiplin militer: ada tanggung jawab yang tak bisa dihapus dengan jasa, dan ada garis etika yang tak boleh dilangkahi bahkan oleh orang yang pernah berkuasa. Dalam kerangka etika TNI kala itu, kehormatan bukan sekadar pangkat — melainkan kesetiaan pada nilai-nilai kemanusiaan dan profesionalisme.

Namun dua puluh enam tahun kemudian, sejarah berbalik arah. Presiden Joko Widodo — pemimpin sipil yang lahir dari era reformasi — justru mengangkat Prabowo menjadi Jenderal Kehormatan. Upacara penganugerahan pangkat itu berlangsung khidmat, penuh simbol rekonsiliasi, tapi sekaligus menampar ingatan kolektif bangsa. Seakan luka lama tak lagi relevan, dan catatan pelanggaran dapat dilupakan begitu saja demi “persatuan” dan “stabilitas”.

Inilah wajah politik Indonesia di era Jokowi: realisme menggantikan idealisme, dan etika menjadi bahan dekoratif di panggung kekuasaan. Jokowi tampak ingin dikenang sebagai presiden pemersatu, tapi di balik gestur “rekonsiliasi” itu, ia justru menormalisasi kompromi moral. Dalam politik yang mengabaikan etika, pelanggaran masa lalu bukan lagi aib — melainkan aset yang bisa dinegosiasikan.

Prabowo mungkin kini berdiri gagah dengan bintang di pundak dan senyum penghormatan di bibir, tapi publik tahu sejarah tak sesederhana upacara. Di balik seremoni kehormatan itu, terselip pesan getir: di negeri ini, penghapusan dosa politik bisa dilakukan lewat seremoni kenegaraan. Tidak perlu pengadilan, cukup pengesahan dari penguasa.

Ketika Wiranto menandatangani surat pemberhentian Prabowo pada 1998, ia menjalankan etika institusi militer. Ketika Jokowi menandatangani surat kenaikan pangkat kehormatan itu pada 2024, ia sedang menguburkan etika politik di bawah altar kekuasaan.

Kini, publik menyaksikan dua tangan kekuasaan di dua zaman yang sama-sama menulis sejarah tentang Prabowo — yang satu menandai batas moral, yang lain meniadakannya.
Dan di antara keduanya, kita belajar satu hal pahit: di Indonesia, pangkat bisa dikembalikan, tetapi etika yang hilang tak pernah bisa diangkat lagi.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Macan Asia Itu Kini Mengembik

Next Post

Fajar Ahmad Wahyuddin, Jurnalis Muda yang Menyalakan Api Literasi Digital di Makassar

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama
Feature

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah
Feature

Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

December 9, 2025
Pidato Prabowo yang Membuat Perut Kembung
Feature

Prabowo Mulai Kehilangan Nalar Sehatnya

December 9, 2025
Next Post
Fajar Ahmad Wahyuddin, Jurnalis Muda yang Menyalakan Api Literasi Digital di Makassar

Fajar Ahmad Wahyuddin, Jurnalis Muda yang Menyalakan Api Literasi Digital di Makassar

PETANI DI NEGERI SENDIRI: NELANGSA DI LADANG KEMAKMURAN

Petani Terbelenggu di Negeri Subur: Ironi di Tanah yang Kaya

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Hilangnya Asketisme Elite NU
Feature

Hilangnya Asketisme Elite NU

by fusilat
December 9, 2025
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Asketisme, gaya hidup yang pantang terhadap kenikmatan duniawi demi mencapai...

Read more
Antara Retorika dan Realita: Bisakah Prabowo Tumbangkan Outsourcing?

Prabowo Hapus Utang KUR Petani Korban Banjir Sumatera, Ini Kata LBH Keadilan

December 8, 2025
KIP “Lapor” Kapolri Soal Putusan Sengketa Ijazah Jokowi: Lukai Rasa Keadilan Publik

KIP “Lapor” Kapolri Soal Putusan Sengketa Ijazah Jokowi: Lukai Rasa Keadilan Publik

December 8, 2025
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

18
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Kalimantan: The Lost World

Wo, Hutan Bukan Kebun Kayu

December 9, 2025
Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

December 9, 2025
Pidato Prabowo yang Membuat Perut Kembung

Prabowo Mulai Kehilangan Nalar Sehatnya

December 9, 2025
Diledek PDIP,  PSI Partai Lebih Banyak Baliho Daripada Pengurusnya,  PSI Mencak-mencak Tak Terima

“Budaya Mundur yang Mati: Ketika Jabatan Lebih Berharga dari Kehormatan”

December 9, 2025
LEGALISASI KEJAHATAN PERUSAKAN HUTAN DENGAN PEMUTIHAN: SEBUAH IRONI

LEGALISASI KEJAHATAN PERUSAKAN HUTAN DENGAN PEMUTIHAN: SEBUAH IRONI

December 9, 2025

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Kalimantan: The Lost World

Wo, Hutan Bukan Kebun Kayu

December 9, 2025

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist