• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Macan Asia Itu Kini Mengembik

fusilat by fusilat
November 6, 2025
in Feature, Pojok KSP, Tokoh/Figur
0
Naik karena Rakyat, Tumbang karena Cendekia
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Julukan “Macan Asia” kerap disematkan kepada Presiden Prabowo Subianto oleh para pendukungnya. Julukan ini merujuk pada ambisinya untuk menjadikan Indonesia kuat dan berwibawa, minimal di tingkat Asia, serta karakternya yang tegas dan berani.

Sayangnya, Macan Asia itu kini memgembik, bukan mengaum. Embik adalah suara kambing, sedangkan aum adalah suara macan atau harimau.

Kalau pun masih menjadi macan, macan itu kini telah ompong. Atau sekadar macan podium yang hanya berapi-api saat di podium saja.

Lihat saja. Saat proyek Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) didera utang lebih dari Rp16 triliun dan kerugian kereta cepat Whoosh mencapai Rp4,2 triliun di 2024 dan Rp1,6 triliun di semester pertama 2025, Prabowo langsung mengambil alih tanggung jawab tersebut yang mestinya menjadi tanggung jawab Badan Pengelola Investasi (BIP) Danantara yang merupakan pengganti Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Pengambilalihan tanggung jawab ini bukan berarti Prabowo kuat. Justru sebaliknya, lemah. Lemah menghadapi tekanan dan sebagainya.

Menurut Prabowo, utang Whoosh akan dibayar oleh negara, dari uang dan aset rampasan koruptor. Artinya, uang itu akan diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), karena uang dan aset rampasan koruptor itu pun akan masuk APBN sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Proyek KCIC dibangun pada 2023 atau di masa pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Selain meninggalkan utang dan kerugian jumbo, proyek ini juga diduga sarat korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun sedang menyelidikinya.

Banyak tudingan miring diarahkan ke Jokowi, dan wong Solo itu diminta bertanggung jawab.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pun pernah menyatakan tak sudi membayar utang KCIC dengan APBN.

Namun, pengganti Sri Mulyani yang diharapkan tampil sebagai macan itu kini seperti kerupuk tersiram air. Melempem. Ikut-ikutan mengembik seperti kambing, seperti si Macan Asia itu.

Memang, utang KCIC kepada China mau tak mau harus dibayar. Ini menyangkut integritas dan kredibilitas Indonesia sebagai sebuah negara. Jika tidak dibayar, maka kepercayaan internasional kepada Indonesia akan jatuh ke titik nadir.

Di sinilah Prabowo sebenarnya tersandera oleh Jokowi. Sebagai Presiden pengganti Jokowi, mau tak mau Prabowo harus membayar utang yang ditinggalkan bekas Gubernur DKI Jakarta itu.

Tidak itu saja. Prabowo juga membela Jokowi dengan meminta masyarakat menghentikan polemik untung-rugi Whoosh, karena sebagai “public service obligation”, yang dihitung bukan untung-rugi, melainkan manfaatnya bagi rakyat.

Anekdot pun muncul. Ada seorang gadis bernama Whoosh yang dihamili oleh Wiwi, tapi yang dipaksa menikahi justru Wowo, dan biaya pernikahan sekaligus resepsinya ditanggung oleh seluruh masyarakat. Aneh, bukan?

Ternyata, Macan Asia itu tersandera oleh Jokowi. Sang jenderal tak berdaya melawan bekas tukang kayu itu. Seperti macan rasa kambing. Ia tidak mengaum, tapi mengembik.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Purbaya: Dari Panglima Mataram ke Birokrasi Republik

Next Post

Jokowi: Intervensi Politik Kepada Lembaga Kerier Militer

fusilat

fusilat

Related Posts

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo
Feature

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)
Feature

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Next Post
Jokowi: Intervensi Politik Kepada Lembaga Kerier Militer

Jokowi: Intervensi Politik Kepada Lembaga Kerier Militer

Fajar Ahmad Wahyuddin, Jurnalis Muda yang Menyalakan Api Literasi Digital di Makassar

Fajar Ahmad Wahyuddin, Jurnalis Muda yang Menyalakan Api Literasi Digital di Makassar

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...