• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Purbaya: Dari Panglima Mataram ke Birokrasi Republik

fusilat by fusilat
November 6, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Purbaya: Dari Panglima Mataram ke Birokrasi Republik
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Nazaruddin

Nama Purbaya tiba-tiba menggema di ruang publik.
Ia menjelma simbol pejabat langka — berani, jujur, dan tak gentar mengguncang sistem yang telah lama membatu. Namun di balik nama itu, bergema pula sejarah yang jauh lebih tua. Empat abad silam, ada Purbaya lain — bukan birokrat, melainkan panglima Mataram — yang juga memilih jalan sulit: mempertahankan kehormatan ketika kerajaannya nyaris runtuh.

Pada masa Amangkurat I (1646–1677), Mataram Islam terjerat krisis mendalam. Raja yang mewarisi kejayaan Sultan Agung justru menebar ketakutan, menyingkirkan ulama dan bangsawan pesisir, hingga meletuslah pemberontakan besar Trunajaya dari Madura. Itu bukan sekadar perang senjata, melainkan letupan amarah terhadap kekuasaan yang kehilangan legitimasi moral.

Di tengah badai itu, Raden Purbaya, putra Panembahan Senopati dari garis selir, dipanggil dari masa tuanya untuk menyelamatkan kerajaan. Ia bukan pewaris tahta, tapi dikenal sakti, setia, dan teguh menjaga martabat Mataram. Saat banyak bangsawan memilih diam, Purbaya mengangkat senjata. Ia memimpin pasukan menuju Gegodog, Besuki, pada tahun 1676 — menghadang gelombang besar prajurit Trunajaya.

Pertempuran itu menjadi titik balik sejarah Mataram.
Pasukan Purbaya hancur, dan sang panglima tua gugur di medan laga. Sejarah dan babad mencatatnya sebagai kekalahan besar yang membuka jalan bagi jatuhnya istana Plered. Namun dari tragedi itu lahirlah simbol yang abadi: seorang bangsawan yang tetap setia ketika istananya sendiri telah kehilangan kesetiaan.

Kini, empat abad berlalu, nama itu hidup kembali.
Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Republik, tentu bukan panglima perang, tapi ia menghadapi pertempuran yang tak kalah berat — perang melawan korupsi, kemalasan, dan kebekuan moral birokrasi.
Ketika ia berbicara jujur, membuka ruang publik untuk melapor langsung, dan menolak tunduk pada pola lama, publik menyambutnya dengan hangat — seolah sejarah berbisik, “Masih ada Purbaya di zaman ini.”

Sejarah memang tak pernah berulang persis, tetapi ia berputar dalam pola yang serupa.
Dulu, Mataram membutuhkan seorang Purbaya untuk melawan kehancuran moral istana. Kini, republik ini pun menunggu sosok serupa: bukan prajurit di medan perang, melainkan pejabat yang berani menanggung risiko demi kebenaran.

Nama yang sama, makna yang sama — hanya zamannya yang berbeda.
Jika empat abad lalu Purbaya gugur di Gegodog, maka hari ini seorang Purbaya lain tengah bertempur di meja kerja — melawan musuh yang tak kasatmata, tapi sama mematikannya: ketakutan untuk berubah.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketika Prabowo Berteriak: Nanti Utang Whoosh Saya Bayar Lewat APBN — Ini Bahasa Betawi yang Songong!

Next Post

Macan Asia Itu Kini Mengembik

fusilat

fusilat

Related Posts

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Bisnis

Membangun Mitra dengan Offtaker Industri, Membangun Kualitas Unggul untuk Business Sustainability (Standarisasi Usia Panen, Distilasi, dan Logistik Kualitas Daun)

April 15, 2026
Next Post
Naik karena Rakyat, Tumbang karena Cendekia

Macan Asia Itu Kini Mengembik

Jokowi: Intervensi Politik Kepada Lembaga Kerier Militer

Jokowi: Intervensi Politik Kepada Lembaga Kerier Militer

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka

KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka

April 15, 2026
Catatan Pinggir: Haji dan Citra Kementerian yang Tercemar – Quota Bisa Tinggal 50%

Haji 2026 Dimulai Lebih Awal, Jemaah RI Terbang 22 April–1 Juli: Siapkah Semua Pihak?

April 15, 2026

Membangun Mitra dengan Offtaker Industri, Membangun Kualitas Unggul untuk Business Sustainability (Standarisasi Usia Panen, Distilasi, dan Logistik Kualitas Daun)

April 15, 2026
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...