• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jokowipox: Virus Politik yang Menginfeksi Demokrasi

Ali Syarief by Ali Syarief
August 22, 2024
in Feature, Politik
0
Jokowipox: Virus Politik yang Menginfeksi Demokrasi
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam lanskap politik Indonesia, istilah “Jokowipox” mulai merebak sebagai simbol keganasan manuver politik Presiden Joko Widodo yang dianggap menginfeksi sistem demokrasi. Seperti virus yang menyebar dengan cepat dan tak terbendung, langkah-langkah politik Jokowi belakangan ini memunculkan kekhawatiran tentang dampak negatif yang menggerogoti fondasi demokrasi Indonesia.

Virus “Jokowipox” ini mulai menampakkan gejalanya melalui sejumlah langkah politik yang kontroversial dan meresahkan. Salah satu indikasinya adalah percepatan pembahasan dan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pilkada yang dilakukan hanya dalam hitungan jam setelah Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No. 60/PUU-XXII/2024 diumumkan. Proses legislasi yang terkesan tergesa-gesa ini menimbulkan pertanyaan besar: adakah kepentingan tertentu yang sedang dilanggengkan di balik layar?

Banyak pihak menilai bahwa langkah ini adalah bentuk pembangkangan terhadap supremasi hukum. MK, sebagai lembaga yang berwenang untuk menguji konstitusionalitas undang-undang, telah memutuskan bahwa ambang batas pencalonan kepala daerah tidak boleh lebih tinggi untuk partai politik dibandingkan calon perseorangan. Namun, DPR dan pemerintah justru memilih untuk mengabaikan putusan ini dan menyusun revisi UU Pilkada yang kembali menetapkan ambang batas tinggi bagi partai politik.

Fenomena ini menimbulkan kecurigaan bahwa ada upaya untuk meloloskan tokoh-tokoh tertentu dalam Pilkada mendatang, termasuk kemungkinan menguntungkan pihak-pihak yang dekat dengan kekuasaan, seperti Kaesang Pangarep. Meskipun tidak ada bukti langsung yang mengaitkan revisi UU Pilkada dengan kepentingan Kaesang, narasi ini berkembang di kalangan masyarakat dan menciptakan persepsi negatif terhadap pemerintahan Jokowi.

Dampak dari “Jokowipox” ini tidak hanya dirasakan dalam dinamika politik di tingkat nasional, tetapi juga mempengaruhi citra Indonesia di kancah internasional. Ketika sebuah negara menunjukkan lemahnya supremasi hukum, kredibilitasnya di mata dunia pun terancam. Negara-negara lain mungkin menjadi enggan untuk bekerja sama atau berinvestasi di Indonesia, karena khawatir terhadap stabilitas politik dan kepastian hukum.

Selain itu, “Jokowipox” berpotensi menyebabkan keresahan sosial di dalam negeri. Ketidakpercayaan terhadap proses politik yang dianggap tidak adil dapat memicu protes massal dan kerusuhan, yang pada akhirnya mengancam ketertiban umum dan stabilitas nasional. Ini adalah situasi yang sangat berbahaya, terutama menjelang Pilkada 2024, di mana masyarakat seharusnya bisa menggunakan hak pilihnya tanpa merasa diintervensi oleh kepentingan elit politik.

Dalam konteks ini, “Jokowipox” menjadi peringatan akan bahaya ketika kekuasaan digunakan tanpa batas dan mengabaikan prinsip-prinsip demokrasi. Jika tidak segera diatasi, virus ini dapat merusak tatanan demokrasi yang telah dibangun dengan susah payah di Indonesia. Bukan hanya sekadar fenomena politik sesaat, “Jokowipox” adalah tanda bahwa demokrasi Indonesia sedang menghadapi ujian serius. Tanpa tindakan yang tegas dan komitmen untuk menjaga supremasi hukum, masa depan demokrasi Indonesia berada di ujung tanduk.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Baleg DPR Dituding Membangkang Putusan MK, ILUNI FHUI Sebut Demokrasi Terancam

Next Post

Faisal Basri: Tahun Depan, Utang Indonesia Capai Rp10 Kuadriliun

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh
Feature

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026
Feature

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Next Post
Faisal Basri : IKN Ibarat Surga Dikelilingi Neraka

Faisal Basri: Tahun Depan, Utang Indonesia Capai Rp10 Kuadriliun

Demo Darurat Indonesia: Ribuan Buruh Kepung Kompleks MPR – DPR di Senayan

Demo Darurat Indonesia: Ribuan Buruh Kepung Kompleks MPR - DPR di Senayan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka Ā Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka Ā Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – ā€œ Pemimpin itu Tak Berbohongā€

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – ā€œ Pemimpin itu Tak Berbohongā€

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

Ā© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

Ā© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist