• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kapolda Metro Jaya Berani Lawan Arus? 12 Aktivis Tak Akan Jadi Tersangka?

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
August 21, 2025
in Feature, Law
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Damai Hari Lubis – (Pengamat KUHP, Advokat, dan Jurnalis)

Kapolda Metro Jaya yang baru, Irjen Asep Edi Suheri, tampaknya tidak serta-merta akan menjadikan 12 aktivis dan YouTuber sebagai tersangka (TSK) dalam kasus dugaan ujaran kebencian terkait ijazah Presiden Joko Widodo.

Indikasi ini terlihat dari langkah hukum perlawanan para aktivis yang diperlihatkan oleh salah seorang anggota TPUA, Rizal Fadillah, pada Rabu (20/8/2025). Dalam kesempatan itu, penyidik memberikan ruang gerak yang luas bagi para pelapor untuk menyampaikan argumentasi hukum mereka. Hal ini mengisyaratkan adanya arahan Kapolda Metro Jaya yang baru agar proses penegakan hukum berjalan transparan, tidak berpihak, serta menjunjung tinggi objektivitas demi menjaga kepercayaan publik yang terus mengawasi perkembangan kasus ini.

Publik kini menanti hasil uji laboratorium forensik digital terhadap ijazah Jokowi. Jika benar hasil analisa teknologi membuktikan keaslian ijazah tersebut, maka tuduhan para aktivis otomatis gugur. Namun jika sebaliknya, temuan itu akan menjadi pintu masuk bagi pembuktian lebih lanjut di ranah hukum, khususnya terkait keabsahan laporan Jokowi kepada kepolisian—apakah didasarkan pada dokumen asli atau justru sebaliknya.

Tuduhan yang dialamatkan kepada Jokowi bukanlah tuduhan kosong. Para aktivis yang kini berstatus terlapor menempatkan diri sebagai representasi publik yang kritis, berbicara lantang bukan sekadar apriori, melainkan dengan dasar ilmiah. Mereka mengklaim memiliki legal standing, asas legalitas, serta bukti riset berbasis analisis teknologi yang sulit untuk dibantah. Meski sejauh ini baru berdasarkan uji fotokopi ijazah S1 Jokowi, dua pakar akademisi aktivis menyatakan dengan keyakinan penuh bahwa ijazah tersebut palsu. Pertanyaannya: bagaimana jika pengujian dilakukan terhadap dokumen asli yang dilaporkan sebagai bukti oleh Jokowi?

Harapan publik kini mengarah pada proses hukum yang lebih terbuka. Jika laporan Dumas (Pengaduan Masyarakat) di Bareskrim benar-benar dihidupkan kembali, maka tidak menutup kemungkinan Jokowi akan diperiksa ulang, baik di Polda Metro Jaya maupun di Mabes Polri. Di titik inilah akan diuji, apakah keterangan yang pernah disampaikan Jokowi kepada aparat penegak hukum didasari bukti sahih atau justru dipenuhi cacat hukum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263, 264 jo. 266 KUHP.

Dari aspek hukum pidana, penyidik memang wajib meneliti secara objektif sebelum menetapkan status tersangka kepada 12 aktivis tersebut atas tuduhan ujaran kebencian (Pasal 28 UU ITE). Konsekuensi logisnya, beban pembuktian kini berada pada pihak pelapor: Jokowi. Ia harus mampu menunjukkan bukti otentik dan meyakinkan bahwa ijazah S1 miliknya benar-benar asli, sesuai hasil uji laboratorium digital forensik.

Dengan demikian, bola panas kini berada di tangan Kapolda Metro Jaya yang baru. Publik menunggu: apakah ia berani melawan arus tekanan politik dengan menjaga independensi hukum, atau justru kembali menjadi bagian dari praktik kriminalisasi aktivis yang selama ini kerap mencederai keadilan?


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gibran dan Politik Absurditas: Ketika Tahu Bulat Dipaksa Menjadi Steak Wagyu

Next Post

Kapolda Metro Jaya Dinilai Tidak Akan Tersangkakan 12 Aktivis

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”
Birokrasi

RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

April 27, 2026
Pak Prabowo Subianto, Negara Ini Butuh Akademisi yang Berani, Bukan yang Dibungkam
Birokrasi

Pak Prabowo Subianto, Negara Ini Butuh Akademisi yang Berani, Bukan yang Dibungkam

April 27, 2026
Economy

Manajemen Risiko Kebijakan Program Terpadu Pencegahan Open Drug Scene di Kawasan Perkotaan Indonesia (Studi Banding Kensington Avenue, Philadelphia dan Kawasan Pasar Senen, Jakarta)

April 27, 2026
Next Post
Kapolda Metro Jaya Dinilai Tidak Akan Tersangkakan 12 Aktivis

Kapolda Metro Jaya Dinilai Tidak Akan Tersangkakan 12 Aktivis

Kini Dipanggil KPK, Lisa Mariana Mengaku Gelisah

Kini Dipanggil KPK, Lisa Mariana Mengaku Gelisah

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan
Crime

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

by fusilat
April 27, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Suharyono alias Dobrak (42), yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, kini menyandang status tersangka berdasarkan Surat Ketetapan Tersangka...

Read more
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

April 27, 2026
Pelantikan Senyap di Istana: Siapa Digeser, Siapa Diselamatkan?

Pelantikan Senyap di Istana: Siapa Digeser, Siapa Diselamatkan?

April 27, 2026
Pak Prabowo Subianto, Negara Ini Butuh Akademisi yang Berani, Bukan yang Dibungkam

Pak Prabowo Subianto, Negara Ini Butuh Akademisi yang Berani, Bukan yang Dibungkam

April 27, 2026

Manajemen Risiko Kebijakan Program Terpadu Pencegahan Open Drug Scene di Kawasan Perkotaan Indonesia (Studi Banding Kensington Avenue, Philadelphia dan Kawasan Pasar Senen, Jakarta)

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

April 27, 2026
Pelantikan Senyap di Istana: Siapa Digeser, Siapa Diselamatkan?

Pelantikan Senyap di Istana: Siapa Digeser, Siapa Diselamatkan?

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...