• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Kapolres Ngada Cabuli Tiga Anak, Videonya Disebar ke Situs Porno Australia

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
March 12, 2025
in Crime, News
0
Kapolres Ngada Cabuli Tiga Anak, Videonya Disebar ke Situs Porno Australia
Share on FacebookShare on Twitter

Ngada, FusilatNews – Kasus pelecehan seksual yang melibatkan aparat kepolisian kembali mencoreng institusi Polri. Kapolres Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja, diduga melakukan pencabulan terhadap tiga anak di bawah umur. Lebih parahnya, video rekaman aksi bejat tersebut dikirimkan ke sebuah situs porno yang berbasis di Australia.

Terungkapnya kasus ini bermula dari laporan pihak berwenang Australia yang mendeteksi video tersebut dan menginformasikannya kepada pemerintah Indonesia. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) kemudian menerima laporan tersebut dan meneruskannya kepada pihak kepolisian.

Korban Masih Bertambah

Menurut laporan awal, terdapat tiga anak yang menjadi korban pelecehan dengan rentang usia antara 3 hingga 14 tahun. Namun, berdasarkan penyelidikan yang dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTT, hingga saat ini baru satu korban yang teridentifikasi secara pasti, yaitu seorang anak berusia enam tahun.

Kepala Bidang Humas Polda NTT, Kombes Pol Ariasandy, membenarkan bahwa AKBP Fajar telah dinonaktifkan dari jabatannya guna kepentingan pemeriksaan.

Terkait Narkoba dan Ancaman Sanksi Berat

Selain dugaan pencabulan, hasil tes urine menunjukkan bahwa AKBP Fajar positif menggunakan narkoba. Hal ini semakin memperburuk citra kepolisian, yang dalam beberapa waktu terakhir kerap diterpa kasus kriminal yang melibatkan anggotanya sendiri.

“Yang bersangkutan sudah dinonaktifkan dan tengah diperiksa oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri. Proses hukum akan tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Kombes Pol Ariasandy dalam keterangannya kepada media, Rabu (13/3).

Jika terbukti bersalah, AKBP Fajar terancam dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Selain itu, ia juga dapat dikenakan pasal terkait penyebaran konten pornografi yang melibatkan anak di bawah umur.

Kecaman dan Desakan Transparansi

Kasus ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), yang mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini serta memastikan perlindungan maksimal bagi korban.

“Kami mengecam keras perbuatan ini. Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap tugas aparat penegak hukum. Kami mendesak agar pelaku dihukum seberat-beratnya dan anak-anak korban segera mendapatkan pendampingan psikologis,” kata Ketua KPAI, Ai Maryati Solihah.

Masyarakat juga mempertanyakan sistem rekrutmen dan pengawasan internal Polri, mengingat kasus kekerasan seksual oleh aparat semakin marak terjadi.

Sementara itu, pihak kepolisian memastikan akan bertindak tegas dan memberikan hukuman berat jika AKBP Fajar terbukti bersalah. Proses hukum akan dilakukan secara transparan agar tidak menimbulkan kesan adanya perlindungan terhadap pelaku.

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut, dan publik menantikan ketegasan aparat dalam menindak anggotanya yang terlibat dalam kejahatan serius seperti ini. (Redaksi Fusilatnews)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Presiden Prabowo Murka: Minyakita Tak Sesuai Takaran, Rakyat Dirugikan

Next Post

Aliansi Aktivis Anak Bangsa Murka, Desak Pemerintah Usut Mafia Data Pribadi

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Feature

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026
Feature

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026
Feature

Ketika Organisasi Tua Masih Peduli pada Dapur Bangsa (Membaca Surat Terbuka KOSGORO tentang Makan Bergizi Gratis)

June 16, 2026
Next Post
Aliansi Aktivis Anak Bangsa Murka, Desak Pemerintah Usut Mafia Data Pribadi

Aliansi Aktivis Anak Bangsa Murka, Desak Pemerintah Usut Mafia Data Pribadi

TENGKULAK = SAHABAT PETANI ?

TENGKULAK: ANTARA PENGUASA PASAR DAN JEMBATAN PETANI

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tangkap Tiyo Ardianto!
Feature

Tangkap Tiyo Ardianto!

by Karyudi Sutajah Putra
June 16, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta -  Dalam hati mungkin Tiyo Ardianto memang ingin...

Read more
Mahasiswa Memasuki Kawasan Monas Teriak Jokowi Offside

Ketika Mahasiswa Sudah Muak Lihat Pejabat Negara

June 16, 2026
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

June 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026
DPR dan BGN Belum Berubah

DPR dan BGN Belum Berubah

June 16, 2026

Ketika Organisasi Tua Masih Peduli pada Dapur Bangsa (Membaca Surat Terbuka KOSGORO tentang Makan Bergizi Gratis)

June 16, 2026
Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

June 16, 2026

PRABOWO PERLU MENGUMUMKAN NATIONAL CONTINGENCY PLAN

June 16, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist