• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kasus Pembunuhan Vina: Pengacara Saka Tatal Bantah Tudingan Polisi dengan Ungkap Fakta Sebenarnya

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
June 21, 2024
in Feature
0
Polda Jabar Libatkan Propam dan Irwas Dalam Penyidikan Kasus Pembunuhan Vina dan Eky

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Jules Abraham Abast mengatakan tim asistensi itu turut melibatkan Divisi Propam serta Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda).[ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc]

Share on FacebookShare on Twitter

Mana bisa saya ngiming-ngimingi, duitnya dari mana? Saya mendampingi Saka Tatal dari 2016 sampai melakukan kasasi, tahu gak bayarannya berapa? Rp 4 juta, itupun dicicil. Sama dengan Sudirman, saya mendampingi Sudirman sampai selesai sidang, sama juga Rp 4 juta, dicicil,’’ kata Titin.

Bandung – Fusilatnews – kuasa hukum Saka Tatal dan Sudirman, dua terpidana kasus pembunuhan Vina dan Muhammad Rizky atau Eky, Titin Prialianti, membantah telah mengarahkan dan mengiming-imingi saksi dalam persidangan kasus itu pada 2016 silam. agar berbohong dalam kesaksian

Saya sangat membantah. Saat persidangan Saka Tatal, saya kan menghadirkan saksi alibi. Boro-boro mau mengarahkan, boro-boro mau ngasih iming-iming, wong mereka bicara yang sebenarnya saja selalu diarahkan sesuai BAP oleh hakim,’’ kata Titin, saat ditemui di kediamannya, Kamis (20/6/2024) malam.

Selain itu, lanjut Titin, pihaknya dan keluarga kliennya tidak memiliki kemampuan finansial untuk mengiming-imingi saksi dengan uang.

“Mana bisa saya ngiming-ngimingi, duitnya dari mana? Saya mendampingi Saka Tatal dari 2016 sampai melakukan kasasi, tahu gak bayarannya berapa? Rp 4 juta, itupun dicicil. Sama dengan Sudirman, saya mendampingi Sudirman sampai selesai sidang, sama juga Rp 4 juta, dicicil,’’ kata Titin.

Pernyataan bantahan dilontarkan Titin setelah Mabes Polri mengungkapkan adanya langkah pengacara dan orang tua pelaku yang meminta saksi agar tidak memberikan keterangan sesuai dengan fakta.

Titin mengungkapkan, saksi yang hadir dalam persidangan, susah untuk menyampaikan fakta sebenarnya. Pasalnya, mereka diarahkan oleh hakim untuk memberikan keterangan sesuai BAP.

‘’Boro-boro saya mengiming-imingi saksi, saksi bicara yang sebenarnya sesuai dengan apa yang dirasakan, apa yang dilihat, apa yang terjadi aja itu sudah susah. Karena hakim waktu sidang Saka Tatal, harus sesuai BAP,’’ tukas Titin.

Titin pun sempat menghadirkan saksi alibi dalam persidangan. Namun ketika saksi alibi mengatakan pada pukul 22.00 WIB mencari bengkel, hal itu tidak dipercaya.

“Saat saksi alibi mengatakan pukul sepuluh nyari bengkel, saya inget banget, dengan kerasnya, mana ada bengkel buka jam sepuluh malam? Itu saya denger banget kalimat itu. Padahal apa yang dinyatakan itu memang sebenarnya,’’ kata Titin.

Titin menyatakan, saat menghadirkan saksi, meminta kepada saksi untuk mengatakan apa yang terjadi, apa yang dirasakan dan dilihat bersama Saka Tatal saat itu.

‘’Jadi sedikitpun saya tidak pernah mengarahkan saksi untuk bicara apa. Ngomong aja sendiri apa yang terjadi, walaupun itu tidak dipercaya oleh hakim, dengan saksi-saksi alibi yang saya sampaikan tidak pernah dipercaya, harus sesuai BAP,’’ ucap Titin.

Titin menjelaskan, saat persidangan Saka Tatal, dirinya menghadirkan lima orang saksi. Sedangkan saat persidangan Sudirman, jaksa penuntut umum justru tanpa sengaja menghadirkan saksi yang meringankan kliennya itu.

“Jaksa yang menghadirkan saksi itu tanpa sengaja justru meringankan Sudirman, dengan mengatakan Sudirman tdiak pernah mabuk, dia tidak berkomunikasi secara baik dengan yang lainnya, tempat mainnya hanya mushola dan rumah. Jadi tanpa sengaja ada saksi yang mengatakan sperti itu dan itu tertuang dalam putusan pengadilan,’’ jelasnya.

Dalam konferensi pers, Rabu (19/6/2024).Mabes Polri menemukan ada pihak di kasus pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon, yang sempat menjanjikan uang kepada saksi untuk memberikan keterangan yang meringankan dalam persidangan.

Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengatakan saksi yang dihadirkan tersebut diminta untuk memberikan keterangan palsu agar dapat meringankan hukuman.

“Dalam fakta pengadilan ada saksi yang didatangi, meminta agar tidak memberikan keterangan sesuai dengan faktanya,” ujarnya

Namun Sandi tidak menjelaskan lebih jauh ihwal siapa sosok pelaku tersebut. Sandi hanya mengatakan saksi itu dijanjikan sejumlah uang oleh pelaku apabila mau memberikan keterangan palsu dalam persidangan.

“Bahkan, mohon maaf, itu diiming-imingi sejumlah uang untuk bisa tidak memberikan keterangan sesuai dengan apa yang dia tahu, apa yang dia lihat, dan apa yang diketahui,” tuturnya.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengakui penyelidikan awal kasus pembunuhan ini pada 2016 tidak berdasarkan scientific crime investigation. Sehingga membuat pembuktian kasus menjadi lemah.

Kasus pembunuhan Vina memasuki babak baru. Polisi telah menyerahkan berkas Pegi Setiawan ke Kejaksaan. Saka, eks terpidana pembunuhan Vina, sebelumnya mengaku tak kenal dengan sosok Pegi yang ditangkap polisi.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kompolnas Berharap kasus Vina akan Terungkap di Persidangan

Next Post

PDI-P Berniat Usung Kader Sendiri di Pilgub Jakarta, Bisa Cagub atau Cawagub

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh
Feature

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026
Feature

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Next Post
PDI-P Berniat Usung Kader Sendiri di Pilgub Jakarta, Bisa Cagub atau Cawagub

PDI-P Berniat Usung Kader Sendiri di Pilgub Jakarta, Bisa Cagub atau Cawagub

Politik Telikung Indonesia

Kaesang Menantang, Mentang-mentang, Tak Akan Menang!

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist