• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kebangkitan Mataram: Dari Alas Mentaok ke Tahta Jawa

fusilat by fusilat
August 26, 2025
in Feature, Sejarah
0
Kebangkitan Mataram: Dari Alas Mentaok ke Tahta Jawa
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Nazaruddin

Sejarah Jawa abad ke-16 menyimpan sebuah ironi besar: dari sebuah hutan terpencil yang dianggap angker, lahir sebuah kerajaan yang kelak menguasai hampir seluruh tanah Jawa. Itulah Mataram, kerajaan Islam pedalaman yang muncul pasca keruntuhan Pajang. Kebangkitannya bukan sekadar catatan politik, melainkan juga drama tentang legitimasi, spiritualitas, dan tafsir budaya. Dari penumpasan Arya Penangsang, pembagian tanah oleh Sultan Pajang, hingga kemunculan Danang Sutawijaya sebagai Panembahan Senapati, tersingkap kisah bagaimana kekuasaan direkonstruksi dari kekecewaan, kecerdikan, dan visi besar.

Hadiah atau Pembuangan?

Setelah kemenangan atas Arya Penangsang, Sultan Hadiwijaya membagi tanah kepada para pengikut setianya. Ki Panjawi memperoleh wilayah subur di Pati, pusat perdagangan pesisir utara Jawa. Sebaliknya, Ki Ageng Pemanahan hanya diberi Alas Mentaok, sebuah hutan lebat di pedalaman. Perbedaan mencolok ini menimbulkan pertanyaan: apakah Mentaok hadiah penghargaan, atau justru hukuman terselubung?

Babad Tanah Jawi menggambarkan Mentaok sebagai alas angker yang menuntut penaklukan fisik sekaligus spiritual. Sementara H.J. de Graaf menafsirkan letaknya yang jauh dari pusat Pajang sebagai strategi untuk menyingkirkan keluarga Pemanahan dari lingkaran politik. Dengan demikian, pemberian itu lebih menyerupai pembuangan halus ketimbang penghargaan sejati.

Kekecewaan Ki Ageng Pemanahan inilah yang kemudian mewaris pada putranya, Danang Sutawijaya. Sebagai anak angkat Sultan Hadiwijaya sekaligus panglima Pajang, Sutawijaya awalnya terikat loyalitas. Namun perlakuan tidak adil terhadap ayah kandungnya membuat kesetiaan itu goyah. Dari sinilah benih “pembelotan” tumbuh: memilih darah daging sendiri ketimbang istana Pajang.

Tiga Pilar Kebangkitan Mataram

Pesatnya kebangkitan Mataram, selain disebabkan melemahnya Pajang setelah wafatnya Sultan Hadiwijaya, bertumpu pada tiga faktor utama: visi politik, konsolidasi figuratif, dan legitimasi spiritual.

Pertama, visi politik Ki Ageng Pemanahan. Ia tidak menjerit meratapi nasib ketika mendapat Mentaok. Sebaliknya, ia melihat peluang. Ia mengundang penduduk, membuka lahan, dan menata komunitas baru yang loyal. Fondasi sosial dan ekonomi yang ia bangun di atas tanah belantara inilah yang kelak menjadi dasar bagi Mataram.

Kedua, kekuatan figur Danang Sutawijaya. Ia bukan sekadar panglima perang yang lihai, melainkan juga pemimpin karismatik. Ia mampu memadukan ketangkasan militer dengan kemampuan menginspirasi rakyat. Di bawah kepemimpinannya, Mataram menjadi magnet bagi prajurit dan rakyat yang mencari perlindungan. Keunggulannya bukan hanya dalam taktik perang, tetapi juga dalam membaca peta politik dan memanfaatkan momentum.

Ketiga, legitimasi spiritual. Kekuasaan Mataram tidak hanya ditegakkan dengan pedang, tetapi juga dengan narasi mistis. Kisah hubungan Panembahan Senapati dengan Ratu Kidul, penguasa Laut Selatan, menjadi sumber legitimasi simbolik yang amat kuat. Kekuasaan Sutawijaya dipandang tidak sekadar duniawi, tetapi juga mendapat restu jagat. Di sisi lain, ia juga merangkul para ulama, tidak menimbulkan konflik terbuka, dan dengan itu memperoleh “legitimasi pasif” dari kalangan agama—faktor penting dalam menjaga stabilitas kerajaan.

Dari Alas Angker ke Dinasti Agung

Kebangkitan Mataram adalah sebuah kisah epik tentang bagaimana sebuah hadiah yang tidak adil justru memantik revolusi politik. Ia mencerminkan kecerdasan Ki Ageng Pemanahan dalam membangun fondasi, sekaligus ambisi Danang Sutawijaya dalam menaklukkan takdir.

Mataram lahir bukan dari penghargaan, melainkan dari hukuman yang diubah menjadi peluang. Alas Mentaok, yang semula menjadi simbol penyingkiran, akhirnya menjelma menjadi jantung sebuah dinasti yang mengukir sejarah besar di Nusantara. Dari sebuah hutan angker, Mataram tumbuh menjadi kerajaan agung—membuktikan bahwa legitimasi kekuasaan sejati tidak datang dari kemurahan seorang raja, melainkan dari visi, keberanian, dan pengorbanan yang membangun segalanya dari awal.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Di Balik Amuk Massa Senayan: DPR, Introspeksilah!

Next Post

Damai Hari Lubis Sampaikan Nota Pembelaan dalam Pemeriksaan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

fusilat

fusilat

Related Posts

Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi
Feature

Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi

May 31, 2026
Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu
Feature

Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

May 30, 2026
UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis
daerah

UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

May 30, 2026
Next Post
Koalisi AMIN Jika Netral Identik Konspirasi Kecurangan yang TSM

Damai Hari Lubis Sampaikan Nota Pembelaan dalam Pemeriksaan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Terkait Kisruh Tugboat di Sorong, Tetiba Muncul Perusahaan Siluman Mengaku Pemilik Kapal

Terkait Kisruh Tugboat di Sorong, Tetiba Muncul Perusahaan Siluman Mengaku Pemilik Kapal

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi

Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi

May 31, 2026
Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

May 30, 2026
Distribusikan Hewan Kurban untuk Disabilitas, Gammara Inklusi Gandeng Kawan Netra dan Kuril Langit

Distribusikan Hewan Kurban untuk Disabilitas, Gammara Inklusi Gandeng Kawan Netra dan Kuril Langit

May 30, 2026
UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

May 30, 2026
Bolehkah Berkurban dengan Sayur-Mayur?

Sapi Kurban dari APBN: Sebuah Paradoks?

May 30, 2026
Mengapa Harus Belajar Bahasa Daerah?

Mengapa Harus Belajar Bahasa Daerah?

May 30, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi

Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi

May 31, 2026
Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

May 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...