• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Kemana Orientasi Dunia Usaha Indonesia?

Antara Mengejar Pasar Eksternal dan Melupakan Kekuatan Konsumen Domestik

Ali Syarief by Ali Syarief
July 14, 2025
in Economy, Feature
0
Kemana Orientasi Dunia Usaha Indonesia?
Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah euforia pengumuman kesepakatan politik antara Indonesia dan Uni Eropa terkait Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) yang telah dinegosiasikan selama hampir satu dekade, muncul pertanyaan mendasar: kemana sebetulnya orientasi dunia usaha Indonesia? Apakah kita hendak terus mengejar konsumen luar negeri yang sarat dengan persyaratan ekologis, etis, dan birokratis, sementara kita justru mengabaikan kekuatan pasar domestik yang merupakan konsumen terbesar keempat di dunia?

Kesepakatan CEPA, sebagaimana diumumkan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen bersama Presiden Prabowo Subianto di Brussels pada 13 Juli 2025, memang merupakan terobosan strategis. Ini adalah langkah penting dalam geopolitik ekonomi yang semakin tak menentu—di mana negara-negara mencari mitra dagang yang lebih dapat diandalkan dan saling menguntungkan. Uni Eropa, dengan segala regulasi ketatnya, membuka peluang untuk pasar baru bagi ekspor Indonesia di sektor pertanian, otomotif, jasa, dan industri utama lainnya.

Namun, di balik semangat globalisasi tersebut, Indonesia harus bercermin pada kenyataan bahwa konsumen domestik bukan hanya penting, tetapi krusial. Populasi 280 juta jiwa dengan kelas menengah yang terus tumbuh adalah pasar yang belum digarap optimal. Ironisnya, kita terlalu sering melihat luar sebagai ukuran kesuksesan—mendapat sertifikasi Uni Eropa, menembus pasar Amerika, memenuhi standar hijau global—sementara petani lokal, UMKM, hingga sektor informal justru masih bergulat dengan akses pasar, pembiayaan, dan ekosistem bisnis yang belum ramah.

Lebih jauh, kebijakan ekspor yang condong ke luar negeri kerap berujung pada tekanan bagi produsen dalam negeri. Misalnya, ketergantungan terhadap ekspor sawit menghadapkan Indonesia pada regulasi anti-deforestasi dari Uni Eropa. Bahkan ketika aturan ini ditunda hingga akhir 2025, kita tetap bermain di lapangan yang bukan milik kita—diatur oleh standar yang dibuat tanpa melibatkan kepentingan petani dan produsen kecil di Indonesia.

Sebaliknya, mengembangkan pasar domestik bisa menjadi strategi berdaulat. Dunia usaha Indonesia seharusnya mengalihkan sebagian energinya untuk menciptakan produk berkualitas yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen lokal. Mulai dari pangan, energi terbarukan, hingga industri kreatif—potensinya luar biasa besar. Tetapi selama negara terlalu berorientasi pada “prestise internasional,” dunia usaha pun cenderung ikut arus global yang belum tentu sejalan dengan keadilan sosial dan kemandirian ekonomi bangsa.

Kita juga perlu mengakui bahwa struktur industri nasional belum cukup kokoh untuk menghadapi tekanan liberalisasi yang masif. Ketika pasar dibuka lebar tanpa proteksi strategis, siapa yang paling siap masuk? Bukan pelaku UMKM kita, tetapi korporasi asing dengan modal dan teknologi unggul. Maka kesepakatan seperti CEPA, seharusnya bukan sekadar dibanggakan secara politis, tetapi dikaji secara kritis: apakah ia memperkuat struktur ekonomi nasional atau malah mempercepat ketergantungan kita pada pasar dan teknologi asing?

Pemerintah dan dunia usaha harus menyadari bahwa kekuatan Indonesia terletak pada rakyatnya sendiri—bukan semata pada “kemitraan strategis” dengan pihak luar. Tentu kita tak bisa menutup diri dari globalisasi, tetapi kita bisa memilih untuk menjadi pelaku yang tangguh dan cerdas, bukan sekadar pasar atau sumber bahan mentah.

Kini saatnya mengubah paradigma. Indonesia tak boleh terus mengejar validasi dari luar, sembari mengabaikan konsumen sendiri. Dengan pasar domestik terbesar keempat di dunia, seharusnya dunia usaha memprioritaskan inovasi, distribusi, dan kualitas untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Inilah jalan kemandirian ekonomi yang sebenarnya—bukan sekadar menjadi supplier bagi dunia, tetapi menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

(Penulis – mantan Ketua Hubungan Luar Negeri Kadin Jawa Barat)

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketika Wartawan Tak Lagi Memerlukan Surat Kabar

Next Post

Angelina Jolie Kecam Serangan di Gaza: “Dunia Menyaksikan Pembantaian Anak-Anak Tak Berdosa”

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo
Feature

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026
Feature

Membangun Kembali Kepercayaan Publik (Ketika Strategi Komunikasi Berhadapan dengan Due Process of Law)

July 21, 2026
Anies Janjikan Bikin Hotline Paris. Kata Hotman Mau Bersaing Dengan Hotman 911?
Feature

Sandyakalaning Hotman Paris

July 21, 2026
Next Post
Angelina Jolie Kecam Serangan di Gaza: “Dunia Menyaksikan Pembantaian Anak-Anak Tak Berdosa”

Angelina Jolie Kecam Serangan di Gaza: “Dunia Menyaksikan Pembantaian Anak-Anak Tak Berdosa”

WNI Kunjungan Kedua ke Eropa Kini Bisa Dapat Visa Schengen Multi-Entry

WNI Kunjungan Kedua ke Eropa Kini Bisa Dapat Visa Schengen Multi-Entry

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026

Membangun Kembali Kepercayaan Publik (Ketika Strategi Komunikasi Berhadapan dengan Due Process of Law)

July 21, 2026
Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

July 21, 2026
Kasus Febrie dan Hotman: Integritas Penegakan Hukum, Martabat Wartawan, dan Kualitas Komunikasi Publik

Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI terhadap Hotman Paris, Ketua Umum PWI: Ini Soal Martabat Profesi Wartawan

July 21, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

Febrie Adriansyah Tak Ditahan, IPW Geram

July 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...