• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Science & Cultural

Ketika Butet Mengindari Tabrakan Maut

Pipiet Senja by Pipiet Senja
September 10, 2022
in Science & Cultural
0
Ketika Butet Mengindari Tabrakan Maut

Ilustrasi.Ist

Share on FacebookShare on Twitter

Kisah Inspiratif

Awal Februari 2008 yang cerah.

Dinihari sudah bangun, sholat dan mulailah mengebut, melanjutkan penyuntingan. Yup, sambil sakit pun, bahkan di rumah sakit, laptopku senantiasa setia menemani dan aku terus melakukan penyuntingan untuk dua buku; kumpulan kisah hikmah karya Titie Said dan kawan-kawan. Sementara judulnya;Ungu Pernikahan dan Persembahan Cinta. Catatan cinta pasangan suami-istri, sebuah kolaborasi para penulis dari berbagai pelosok dunia. Terutama kontak blogku saat itu,yaitu; http://www.pipietsenja.multiply.com

Hari ini, alhamdulillah, kedua naskah sudah finishing dan akan segera diserahkan ke penerbit Jendela. Semoga dimudahkan dan secepatnya bisa diterbitkan.

Nah kembali ke beberapa pekan yang silam. Waktu mau ke warnet, petang itu, dibonceng Butet. Begitu sudah berada di boncengan, aku sempat bilang kepada putriku yang suka ngebut dengan motor warisan abangnya itu.

“Nak, tolong jangan ngebut. Mama kan masih kepingin jalan-jalan ke Hongkong, Macau,Taiwan, Mesir,Turki….”

Butet menukas.“Walaaah… Mama tuh suka mimpi mulu.”

“Iiihh, gak apa-apa lagi, Nak. Kenyataan itu dibangun dari mimpi kok. Banyak mimpi Mama yang sudah menjadi kenyataan, ingat-ingat itu.”

Begitu sudah di jalan raya Raden Saleh… siiiiuuuut… terbanglah motor butut yang tak lengkap surat-suratnya itu. Wuaduuuh, terakhir kuingat, di depan kami ada mobil melesat. Agaknya Butet menghindari tabrakan maut dengan mobil itu. Eh, motornya mendadak dangduuut. Brak saja; tabrakan!

“Allahu Akbaaar!” Kalimat itu yang masih sempat terloncat dari bibirku.

Setelah itu terasa gelap total menyelimuti kepalaku, tubuhku dan keberadaanku. Entah berapa lama hal ini terjadi. Rasanya aku dibawa berjalan jauh sekali; menanjak, menurun, mendaki, menurun lagi, menanjak lagi, menurun…

“Eeee… ada Zein?” teriakku.

“Mmm, mmbaaaah!” serunya.

Tangannya yang mungil melambai-lambai. Wajahnya yang semakin hari terkesan membentuk persegi itu, tampak memerah dengan pipi-pipi yang chubby. Dia baru sembuh dari demam. “Dadadah, dadada… Mamama, mama-mama…”

“Zein…, Zeiiiin!” seruku megap-megap.

“Ikuuut, ikuuuut!” Aduh, cucuku jangan ikut ke tempat gelap begini, seruku mulai disergap rasa ngeri. Aku harus kembali ke arah dia. Duh, ke mana orang-orang? Haekal, Butet, di mana kalian?

Lamat-lamat kudengar ada seseorang yang membisikkan kalimat toyyibah. Suaranya tak asing lagi, ya, itu kan suara putriku; Buteeet!

“Mama, sudah sadar kan, alhamdulillah… Mama, iiih, nakutin Butet aja… kirain Mama pingsan selamanya, hiksss…” Dia menciumi pipi-pipiku, dalam sekejap wajahku basah oleh air matanya. Kulihat  ada wajah-wajah lain di sekitarku, mengelilingiku.

“Di mana kita… aaah… Butet ngebut, ya… kamu gak apa-apa, Nak?”

“Gak apa-apa, Ma… Butet kan kuat, nih lihaaat… kuat kayak Xena!”

Kepalaku berdenyut, sakit sekali. Tanganku merayapi kepala, bagian kanan terasa benjol sebesar kepalan tangan orang dewasa. Seorang dokter mendekat dan menanyai keluhanku. Aku bilang saja terus terang, kalau aku ini pasien Thallassemia; “Lemeees, pusiiing… Sakit kepala…”

“Bagaimana, sudah ada hasil laboratnya, Suster?” tanyanya kepada perawat yang baru bergabung.

“Iya, ini dok.”

Dokter mencermati hasil darah lengkap. Ternyata HB-ku hanya 6% gram. Yah, memang sudah telat ditransfusi. Tapi, ya Tuhan, berapa dana yang masih kumiliki, erangku gundah.

Butet pun bebisik di telingaku, “Mama, masih punya uang di ATM gak?”

“Palingan sekitar seratus ribuan…”

“Halaaah, gimana nih, ya?” Butet garuk-garuk jilbabnya, dia bergerak mengelilingi brankarku di ruang UGD itu.

“Coba minta tolong sama Abangi dulu, ya, Neng.”

“Iya, tadi sudah ditelepon, bentar lagi Abang ke sini.”

Kucari-cari sosok tinggi yang lazim kusebut suami. Hanya sekilas muncul, menitipkan sedikit uang melalui Butet. Kemudian langsung menghilang lagi.”Cuma buat ambil motor, Ma,” berkata Butet.

“Ibunya harus di-CT scan, ditansfusi. Di sini sudah gak ada teknisinya kalau sore begini,” kata dokter.

“Uang dari Papa tadi sudah habis buat nebus obat, Ma,” lapor Butet.

“Bagaimana keputusannya, Bu?” doker mengulangi, nadanya terdengar mendesak.

“Tolong dirujuk saja ke RS. Polri, dokter,” pintaku memutuskan.

“Kenapa pilih RS.Polri, Ma?” Butet menyelidik, ketika kami sudah berada di taksi.

“Waktu pulang haji kan Mama dirawat di sana, bagus sekali perawatannya. Dokternya ramah, perawatnya juga manis-manis.”

“Dih, sejak kapan Mama jadi tukang iklan rumah sakit?” tukas Butet.

Ke Kramat Jati itulah akhirnya taksi melesat. Kepalaku masih berdenyaran, sakit luar biasa, sekujur tubuhku nyaris tak bisa digerakkan. Adikku dan anaknya yang kebetulan sedang ada di rumah ikut serta. Aku ambruk di jok belakang, lungkrah total!

Antara sadar dengan tidak, aku masih sempat melayangkan pesan singkat. Terutama yang pertama kali teringat di otakku adalah Kosirotun. Dia memiliki sebuah blog kemanusiaan; www.peduli.multiply.com.

Selama dua tahun terakhir, melalui sosok Kosi inilah aku banyak dibantu, terutama saat-saat dalam kesulitan ekonomi. Ketika sakit, ketika sengsara, ketika tak punya kerja, bahkan ikut mendanai lima anak duafa yang sering kubiayai pendidikannya.

“Teteh, barusan Kosi sudah transfer.”

Ternyata sekali lagi Allah Swt itu membuktikan kebenaran ayat-Nya. Bahwa selalu ada kemudahan di antara kesulitan atau ujian-Nya. Itu sungguh benar!

Melalui Kosi dalam beberapa menit saja sudah mengalir dana ke rekeningku, banyak yang tak mau menyebut nama selain hamba Allah. Berkat kepedulian dan kasih sayang dari saudara-saudaraku seiman itulah, akhirnya aku bisa mendapat perawatan secepatnya. Bahkan mengongkosi emakku yang ingin sekali menengok dari Cimahi.

Malam-malam, hanya ditemani Butet, kami menempati kamar yang bagus dengan suasana yang cukup nyaman. Lucunya, aku disatukan dengan empat pasien lansia yang menderita jauh lebih parah dari kondisiku.

Sepanjang malam kudengar erangan para nenek yang saling sahut-menyahut, sehingga mirip koor orkesta ajaib di telingaku.

“Kalau sakit kayak gini kena virus apa namanya, ya Mom?” iseng Butet mencandaiku.

Ternyata jalannya masih terpincang-pincang akibat ketiban motor. Subhanallah, dengan kondisi sakit itu pun dialah yang mencarikan obat, mengantri darah malam-malam naik ojek ke PMI Pusat di Kramat Raya.  Sungguh anak yang berbakti nan tangguh, tak pernah mengeluh.

“Virus jalanan ‘kali, Butet, aarrrggggh!” erangku.

Tiba-tiba terdengar erangan dari pasien di seberang, disambung oleh pasien di sebelahnya dan menular ke dua pasien di sebelah kananku. Untuk beberapa jenak kami berdua terdiam, saling berpandangan. Ada kengerian di wajahnya.

Namun, aku malah ingin sekali menggodanya. Maka, pelan-pelan dan dengan pe-de sejati aku pun mengerang, lumayan panjang. “Uuuugh, huhu… huhu…huhuuuuu….”

Tampak wajah jelita di depanku terperangah hebat. Bibirnya sampai mengerucut.

“Hmm… kan biar gaul sama nenek-nenek itu… huhuhu…”

Begitu menyadari bahwa aku hanya menggodanya seketika dia terbahak, keraaas!

“Husss, pssst, huuus,  jangan berisik!”

Karuan saja aku susah payah mendiamkannya. Kami berdua jadi kompak terpingkal-pingkal. Agar tidak mengganggu, kami tertawa sambil menutup mulut kuat-kuat dan bergulingan, desak-desakan di tempat tidur. Fheeewww!

Ya Tuhan, terima kasih!

Bahkan di dalam rasa sakit dan demam yang masih merayapi sekujur tubuhku, dampak transfusi yang terpaksa harus diguyur, sebab darahnya hanya berlaku sekitar tiga jam saja. Ternyata aku dan putriku masih bisa tertawa bersama, nikmatnya!

Tujuan penulisan buku ini bermula dari keinginan untuk menemani kaum perempuan, para istri, ibu-ibu yang pernah atau telah melewati lakon yang mirip dengan diriku.

“Kalian tidak sendirian, tidak pernah sendirian. Mari, kita berbagi dan saling menguatkan, saling menyemangati. Niscaya ada solusi untuk kita!”

Seyogyanya biarkanlah lakon ini hanya menimpa diriku, jangan sampai menimpa orang lain, terutama yang melukai dan berlumur kepedihan. Bahkan keputusan demi keputusan yang kuambil, mungkin tak perlu diteladani, karena kondisi kita niscaya berbeda. Petiklah yang baik-baik dan ada hikmahnya. Sebaliknya buang jauh-jauh sisi gelap yang mungkin bisa menyesatkan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Memprediksi Kematian dengan Uji Kebugaran

Next Post

Infografis : Garis suksesi Raja Raja Inggris Raya

Pipiet Senja

Pipiet Senja

Related Posts

Rabat Jadi Ibu Kota Buku Dunia UNESCO 2026, Wilson Lalengke Ucapkan Selamat!
News

Rabat Jadi Ibu Kota Buku Dunia UNESCO 2026, Wilson Lalengke Ucapkan Selamat!

April 15, 2026
Petani, Sensor, dan Pasar: Ketika Pisang Tidak Lagi Sekadar Pisang (Catatan Kecil tentang Masa Depan yang Diam-Diam Sudah Datang)
Feature

Petani, Sensor, dan Pasar: Ketika Pisang Tidak Lagi Sekadar Pisang (Catatan Kecil tentang Masa Depan yang Diam-Diam Sudah Datang)

April 11, 2026
Hisab, Presisi Langit, dan Tafsir di Bumi
Feature

Hisab, Presisi Langit, dan Tafsir di Bumi

March 19, 2026
Next Post
Infografis : Garis suksesi Raja Raja Inggris Raya

Infografis : Garis suksesi Raja Raja Inggris Raya

Wajib Diketahui Pengguna, Inilah 6 Perubahan Baru WhatsApp

Wajib Diketahui Pengguna, Inilah 6 Perubahan Baru WhatsApp

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...