• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Cross Cultural

Ketika Gus Miftah dan Dewi Lanjar Berpadu di Pesta Sedekah Laut Ketapang

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
July 1, 2025
in Cross Cultural, News
0
Ketika Gus Miftah dan Dewi Lanjar Berpadu di Pesta Sedekah Laut Ketapang
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Fusilatnews – Entah sejak kapan bermula. Pun entah oleh siapa. Sebelum aku lahir, bahkan mungkin sebelum orang tuaku lahir, pun tradisi itu sudah ada: sedekah laut!

Itulah yang terjadi di Ketapang, desa di mana aku dilahirkan, yang masuk Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Ya, setiap tahun para nelayan Desa Ketapang menggelar pesta Sedekah Laut yang merupakan “local wisdom” atau kearifan lokal.

Ritual inti dari Sedekah Laut adalah melarung sesaji ke tengah Laut Jawa. Sesaji itu berupa tumpeng atau bujeng, disebut juga gunungan nasi yang dilengkapi urapan (sayur-mayur yang dicampur parutan kelapa), lauk-pauk, minuman dari air putih hingga teh dan kopi, kelapa hijau muda, dan ini yang tak boleh ketinggalan: kepala kerbau, dan emas walau mungkin cuma satu atau bahkan setengah gram bobotnya.

Di tengah laut, sesaji yang diwadahi tampah itu dilarung atau dihanyutkan setelah dibacakan mantra atau doa dari tetua atau sesepuh nelayan, dan kemudian diperebutkan oleh para nelayan yang mengikuti ritual Sedekah Laut.

“Ngalap berkah (mencari berkah),” kata tokoh nelayan setempat, Kasmuri (69) saat dihubungi dari Jakarta, Selasa (1/7/2025), tentang mereka yang berebut sesaji.

Adapun tujuan sesaji itu dilarung, menurut Kasmuri, adalah sebagai manifestasi atau wujud dari rasa syukur nelayan kepada Allah SWT atau Tuhan YME atas hasil tangkapan ikan selama setahun terakhir, sambil berharap setahun ke depan hasil tangkapan ikan nelayan akan meningkat.

Sedekah Laut di Ketapang diadakan setiap bulan Muharam atau Suro dalam kalender Jawa. Bagi sebagian etnis Jawa, Suro adalah “bulan suci”.

Tahun ini pun sedekah laut di Ketapang digelar pada bulan Suro, tepatnya 15-16 Suro atau Muharam 1447 Hijriyah, bertepatan dengan tanggal 10-11 Juli 2025 atau hari Kamis dan Jumat.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, acara pengiring sebagai hiburan dari Sedekah Laut adalah pagelaran Wayang Kulit atau Wayang Golek. Untuk tahun ini akan digelar Wayang Kulit dengan dalang lokal dari desa tetangga, yakni Wonokromo, Kamis (10/7/2025).

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini selain pagelaran Wayang Kulit, acara hiburan Sedekah Laut menampilkan dai kondang nan kontroversial, yakni KH Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah, Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, DI Yogyakarta, yang akan manggung pada Jumat (11/7/2025) malam. Biasanya adalah pertunjukan musik dangdut.

Wayang Kulit, yang kisahnya berupa Mahabharata dan Ramayana disebut berasal dari India. Ada pengaruh agama Hindu di sana.

Namun di Indonesia kini pagelaran Wayang Kulit sering dibawakan oleh dalang yang beragama Islam bahkan bergelar haji, seperti almarhum Haji Ki Manteb Sudarsono, almarhum Haji Ki Anom Suroto dan Almarhum Haji Ki Enthus Susmono. Otomatis ada nuansa Islam di sana.

Perpaduan yang Harmonis

Tradisi Sedekah Laut di Ketapang pada mulanya patut diduga terkait dengan animisme-dinamisme yang diyakini masyarakat setempat.

Dikutip dari sebuah sumber, animisme adalah sebuah kepercayaan atau sistem keyakinan yang meyakini bahwa setiap benda, baik yang hidup maupun yang mati, memiliki roh atau jiwa. Kepercayaan ini menganggap bahwa roh-roh ini dapat memengaruhi kehidupan manusia, baik secara positif maupun negatif.

Animisme sering dikaitkan dengan kepercayaan masyarakat adat di seluruh dunia dan dianggap sebagai bentuk awal dari pemikiran agama.

Adapun dinamisme adalah sebuah kepercayaan atau paham yang meyakini bahwa segala sesuatu, termasuk benda-benda mati, memiliki kekuatan atau energi gaib yang dapat memengaruhi kehidupan manusia. Kepercayaan ini menganggap bahwa kekuatan gaib tersebut dapat memberikan manfaat atau malah mendatangkan bahaya.

Untuk menolak bala atau marabahaya di satu sisi, dan berharap berkah di sisi lain, maka masyarakat Ketapang yang didominasi nelayan menggelar Sedekah Laut setiap tahunnya. Ada perasaan bersalah dan rasa khawatir jika tidak melaksanakannya.

Apalagi kemudian muncul mitos adanya penguasa Pantai Utara Jawa, yakni Dewi Lanjar yang diyakini merupakan anak buah dari Nyi Roro Kidul, ratu penguasa Pantai Selatan Jawa.

Dikutip dari sebuah sumber, Dewi Lanjar adalah sosok legendaris yang dikenal sebagai penguasa gaib Pantai Utara Jawa, khususnya di wilayah Pekalongan yang berbatasan dengan Pemalang. Dewi Lanjar juga sering disebut sebagai Ratu Laut Utara.

Dalam kepercayaan masyarakat setempat, Dewi Lanjar dipercaya memiliki keraton gaib di Pantai Slamaran, Kota Pekalongan.

Disebutkan, nama asli Dewi Lanjar adalah Rara Kuning atau Dewi Rara Kuning. Julukan “Lanjar” diberikan karena ia adalah seorang wanita muda yang bercerai tanpa memiliki anak.

Menurut cerita, Dewi Lanjar mengalami masa-masa sulit dan kemudian pergi bertapa di Pantai Selatan Jawa. Di sana, ia bertemu dengan Ratu Kidul (Nyi Roro Kidul) dan meminta menjadi bawahannya. Ratu Kidul mengabulkan permintaannya dan memberinya tugas untuk menggoda Raden Baureksa, pendiri Kota Pekalongan, namun ia gagal.

Usai kegagalannya, Dewi Lanjar tetap tinggal di Pekalongan dan diizinkan oleh Ratu Kidul untuk mendirikan kerajaan gaib di Pantai Slamaran. Ia kemudian menjadi penguasa gaib Pantai Utara Jawa.

Dewi Lanjar kemudian sangat lekat dengan budaya dan mitologi Pekalongan.

Meskipun terkait erat dengan Pekalongan, beberapa cerita lain menyebutkan bahwa wilayah kekuasaan Dewi Lanjar meliputi seluruh Pantai Utara Jawa, mulai dari Cirebon, Jawa Barat, hingga Rembang, Jateng.

Dengan tampilnya Gus Miftah di satu pihak, dan pagelaran Wayang Kulit di pihak lain dalam acara Sedekah Laut di Ketapang, maka di sinilah terjadi perpaduan antara animisme-dinamisme, Hindu, dan mitos dengan Islam.

Ceramah agama atau dakwah seperti yang akan disampaikan Gus Miftah nanti di Ketapang boleh dikonotosaikan sebagai tradisi Islam, yakni dakwah untuk syiar (menyebarkan) ajaran agama Islam.

Di Ketapang, animisme-dinamisme, pengaruh Hindu, mitos, dan Islam akan berpadu menjadi satu. Tak akan ada benturan. Bahkan ada harmoni di sana. Insya Allah!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Prabowo: Indonesia Butuh Polisi Bersih, Tangguh, dan Membela Kaum Lemah

Next Post

Di Jepang Koban Membantu Yang Kesusu – Disini Kepolisian Meningkatkan Produksi Jagung

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir
Feature

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026
News

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026
Feature

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Next Post
Revisi UU Polri: Meluasnya Wewenang di Tengah Masalah Institusional

Di Jepang Koban Membantu Yang Kesusu - Disini Kepolisian Meningkatkan Produksi Jagung

Kapolri Siap Tindak Para Pihak Terlibat skandal Judol di Kemkomdigi Termasuk Nama Tertentu

Renungan untuk Kepolisian Republik Indonesia - "Karena di Sanalah Hukum Sejati Seharusnya Hidup".

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...