• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ketika Hutan Dirambah dan Raja Ampat Di Embat: Luka Ekologis yang Tak Bisa Disembuhkan

Ali Syarief by Ali Syarief
June 8, 2025
in Feature, Lingkungan Hidup
0
Sindrom Kaget Berjamaah: Tambang Nikel Tiba-Tiba Muncul di Raja Ampat
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Hutan itu bukan sekadar pohon-pohon yang menjulang. Ia adalah rumah. Ia adalah rahim kehidupan. Di sanalah biodiversitas Indonesia berpijak dan bersuara. Ketika hutan ditebang, yang hilang bukan hanya batang dan daun, tetapi juga nyawa dan nyanyian yang tak lagi sempat dikisahkan. Dan ketika hutan ditumbuhkan kembali, barangkali hijau kembali hadir. Tapi itu bukan hutan — itu ilusi.

Era Presiden Joko Widodo ditandai dengan pembangunan besar-besaran. Tol dibangun, Ibu Kota dipindahkan, tambang dibuka lebar-lebar. Tapi semua itu punya harga, dan hutan-lah yang membayar paling mahal. Ribuan hektare hutan alam dibabat habis. Diganti kebun monokultur, tambang nikel, sawit, atau proyek-proyek infrastruktur atas nama “kemajuan”. Pemerintah berdalih: reforestasi dilakukan, rehabilitasi dijalankan, kompensasi diberikan. Namun, publik lupa — atau sengaja dibuat lupa — bahwa pohon bisa ditanam ulang, tapi ekosistem tidak bisa dihidupkan kembali.

Di Papua Barat, Raja Ampat adalah salah satu korban paling menyedihkan. Kawasan yang dulunya dijuluki surga terakhir di bumi itu kini tak lagi utuh. Pulau-pulau kecil yang dulunya sunyi dan perawan, kini dicemari limbah, diganggu lalu lintas kapal, dan dijual diam-diam oleh negara kepada investor. Hutan-hutan mangrove ditebas. Biota laut terancam. Masyarakat adat tercerabut dari akar mereka. Pemerintah pusat menyebut itu pembangunan, rakyat menyebutnya perampasan.

Kerusakan lingkungan bukan seperti lukisan rusak yang bisa direstorasi. Ketika sebuah karang mati karena tumpahan minyak, ia butuh puluhan bahkan ratusan tahun untuk kembali menjadi rumah ikan. Ketika seekor cenderawasih kehilangan habitatnya, ia tidak akan kembali karena ia telah punah. Raja Ampat, seperti juga Kalimantan dan Sumatra, akan tetap cacat. Luka ekologis itu permanen. Dan tak ada pemutihan dosa ekologis, walaupun pohon-pohon ditanam kembali dalam jumlah miliaran.

Pemerintahan Jokowi, dalam semangat membangun, telah merobek jantung hutan Indonesia. Deforestasi dilegalisasi lewat omnibus law. Izin lingkungan dimudahkan demi kepentingan investasi. Ketika suara kritik datang, dibungkam. Ketika aktivis lingkungan berbicara, dipolisikan. Ketika masyarakat adat bertahan, diusir dan dikriminalisasi. Hutan dikorbankan, manusia di dalamnya disingkirkan.

Kini, kita bisa saja menyaksikan ‘penghijauan’ kembali di beberapa wilayah. Tapi, mari kita jujur: yang tumbuh lebat itu bukan hutan, melainkan kebun — seragam, sunyi, miskin jiwa. Hutan adalah rumah bagi interaksi yang kompleks, tempat bakteri, jamur, serangga, burung, dan manusia hidup bersama dalam keseimbangan purba. Apa yang ditanam pemerintah bukan hutan — itu hanya kosmetik ekologis.

Ketika hutan habis, yang hilang bukan hanya ruang hijau, melainkan juga sejarah, budaya, dan masa depan. Ia tak akan pernah kembali, seperti luka yang tak bisa disembuhkan. Dan dalam catatan sejarah, nama rezim ini akan selalu berdiri di samping tangisan terakhir pohon-pohon yang tumbang.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kasih yang Tak Putus: Persaudaraan Prabowo-Mega, Pengucilan Jokowi, dan Cermin Strategi Indonesia

Next Post

Merger Raksasa: Danantara Intip Peluang Masuk Saat GoTo-Grab Diambang Penyatuan

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Dari Mulyono Terbitlah Mulyadi

May 16, 2026
“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan
Birokrasi

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

May 15, 2026
Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan
Feature

Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

May 15, 2026
Next Post
Fokus Pada Prioritas Program Swasembada Energi Pemerintah, Danantara Belum Prioritaskan Proyek Infrastruktur EBT

Merger Raksasa: Danantara Intip Peluang Masuk Saat GoTo-Grab Diambang Penyatuan

Prabowo Temui Xin Jinping di China

Tidak Ada Negara yang Berpartner dengan China Menjadi Makmur

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Dari Mulyono Terbitlah Mulyadi

May 16, 2026
Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati

Kinerja KDM Dinilai Buruk, DPRD Jabar Sodorkan 83 Catatan Keras untuk Pemprov

May 15, 2026
Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

May 15, 2026
KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

May 15, 2026
“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

May 15, 2026
Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

May 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dari Mulyono Terbitlah Mulyadi

May 16, 2026
Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati

Kinerja KDM Dinilai Buruk, DPRD Jabar Sodorkan 83 Catatan Keras untuk Pemprov

May 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist