• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ketika Pernikahan dan Kematian Datang Bersamaan – Ujian Paling Sunyi Seorang Anak

fusilat by fusilat
March 5, 2026
in Feature, Spiritual
0
Share on FacebookShare on Twitter

 

By Paman BED

Di Antara Dua Peristiwa Besar

Ia masih terpaku.

Diam.
Berpikir.
Bertafakur.

Di hadapannya, akad nikah akan segera dimulai. Wajah-wajah berseri memenuhi ruangan. Senyum dan doa bertebaran.

Namun di sudut hati seorang lelaki yang duduk di sana, badai tak terlihat sedang berputar kencang.

Hari itu ia bukan sekadar tamu.
Ia menjadi saksi.

Bahkan saksi satu-satunya dari pihak mempelai pria.

Sementara ratusan kilometer dari Malang, di sebuah rumah sakit di Jakarta, seorang ibu sedang menghadapi sakaratul maut.

Dan pengantin pria itu—sahabatnya—adalah anak yang paling dibanggakan ibunya.

Hari itu, dua peristiwa besar berjalan bersamaan:
sebuah pernikahan dan sebuah perpisahan.


Amanah yang Dititipkan Seorang Ibu

Beberapa bulan sebelumnya, ibunya pernah berpesan, lirih namun tegas:

“Kalau ibu sudah tidak ada, jangan sendiri lagi. Menikahlah.”

Kalimat sederhana.
Namun bagi anak yang berbakti, itu bukan sekadar pesan. Itu amanah.

Di usia 40 tahun, setelah lama menduda, ia akhirnya memutuskan untuk menikah. Ia ingin membahagiakan ibunya. Ia ingin ibunya melihat dirinya kembali menata rumah tangga.

Namun takdir memilih waktu yang tak bisa ditawar.

Ketika hari pernikahan tiba, ibunya justru terbaring lemah.

Ayah, kakak, adik, sepupu—semuanya memilih menjaga sang ibu di rumah sakit.

Itu pilihan yang tak bisa diperdebatkan.

Dan sahabat itu?

Ia terikat pada janji pernikahannya.

Inilah qadarullah yang mudah diucapkan, tetapi berat dijalani.

Allah mengingatkan:

“Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, ‘Kami telah beriman,’ dan mereka tidak diuji?”
(QS. Al-‘Ankabut: 2)

Iman bukan slogan.

Ia selalu datang bersama ujian.


Malam Tanpa Tidur

Malam sebelum akad.

Lampu kamar hotelnya menyala hingga dini hari.

Video call tak henti-henti.

Kadang terdengar suara.
Kadang hanya sunyi panjang.

Mungkin ia sedang mendengar kabar kondisi ibunya.
Mungkin ia sedang berdoa.
Mungkin ia sedang menangis dalam diam.

Ia calon pengantin.

Namun pada saat yang sama ia adalah seorang anak yang hampir kehilangan ibunya.

Dalam Islam, perintah menyembah Allah selalu disandingkan dengan perintah berbuat baik kepada orang tua:

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua…”
(QS. Al-Isra: 23)

Tetapi bagaimana rasanya ketika dua panggilan mulia itu datang bersamaan?

Tidak ada buku panduan untuk itu.


Ketika Dua Kebaikan Bertabrakan

Ujian berat tidak selalu tentang kehilangan.

Kadang ada dua kebaikan yang datang bersamaan.

Menikah adalah sunnah.

Berbakti kepada ibu adalah kewajiban.

Ketika keduanya hadir pada waktu yang sama dan tak mungkin dijalankan secara sempurna secara lahiriah, di situlah hati diuji.

Namun ada satu hal yang sering kita lupakan:
Semua berjalan dalam rencana Allah.

Allah berfirman:

“Katakanlah: sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah bagi kami. Dialah pelindung kami.”
(QS. At-Taubah: 51)

Bukan salah waktu.
Bukan salah keputusan.

Kita hanya melihat satu potongan adegan.
Allah melihat keseluruhan cerita.

Dan sering kali ujian hidup menyerupai kisah klasik tentang ayah, anak, dan seekor keledai.

Jika anak yang menunggangi, orang berkata: “Anak durhaka.”
Jika ayah yang menunggangi, orang berkata: “Ayah tak sayang anak.”
Jika keduanya menunggangi, orang berkata: “Kasihan keledainya.”
Jika tidak ada yang menunggangi, orang berkata: “Bodoh, punya keledai tak dimanfaatkan.”

Apa pun pilihan yang diambil, selalu ada suara yang menilai.

Begitulah hidup.

Tak semua keputusan akan tampak benar di mata manusia.

Yang terpenting bukan opini manusia—
melainkan apakah keputusan itu lahir dari ketaatan dan tawakal.


Nafas Terakhir di Kota Lain

Akad tetap berlangsung.

Ijab kabul terucap lancar.

Sah.

Air mata yang jatuh tidak sepenuhnya karena bahagia.

Beberapa saat kemudian kabar itu datang.

Ibunya telah menghembuskan napas terakhir.

Bukan di hadapannya.
Bukan di tangannya.
Bukan dengan bisikan langsung darinya.

Padahal Rasulullah ﷺ bersabda:

“Talqinkanlah orang yang akan meninggal di antara kalian dengan ‘La ilaha illallah.’”
(HR. Muslim)

Dan dalam riwayat lain:

“Barang siapa yang akhir ucapannya ‘La ilaha illallah’, maka ia masuk surga.”
(HR. Abu Dawud)

Ia tidak berada di sana untuk membisikkan.

Namun siapa yang bisa memastikan bahwa doa-doanya sepanjang malam tidak sampai?

Allah Maha Mendengar.


Iman, Sabar, Ikhlas, Syukur

Allah berfirman:

“Dan sungguh Kami akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.”
(QS. Al-Baqarah: 155)

Ada empat kata yang sering terdengar sederhana, namun justru paling berat dijalani ketika hidup terasa rumit:

Iman.
Sabar.
Ikhlas.
Syukur.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sungguh menakjubkan perkara seorang mukmin. Semua urusannya baik baginya. Jika mendapat kesenangan ia bersyukur, itu baik baginya. Jika tertimpa kesusahan ia bersabar, itu pun baik baginya.”
(HR. Muslim)

Sahabat itu tidak memilih waktunya.

Namun ia memilih untuk tetap taat.

Dan mungkin, di situlah Allah sedang mengangkat derajatnya.


Kesimpulan

Hidup tidak pernah berjalan sesuai naskah yang kita tulis.

Kadang Allah mempertemukan senyum dan air mata dalam satu hari yang sama.

Ujian tidak selalu datang dalam bentuk kehilangan mutlak.

Kadang ia hadir dalam bentuk dua kebaikan yang harus dipilih.

Dan pada saat seperti itulah yang diuji bukan sekadar keadaan.

Yang diuji adalah hati.


Renungan

  • Jangan menunda kebaikan—waktu tidak pernah bisa kita kendalikan.
  • Maksimalkan bakti kepada orang tua selagi mereka masih ada.
  • Jangan cepat menilai pilihan hidup orang lain—kita tak pernah tahu pergulatan batinnya.
  • Perkuat iman sebelum ujian datang, bukan ketika sudah terhimpit.
  • Biasakan melihat hidup dalam bingkai takdir, bukan sekadar sudut pandang manusia.

Karena pada akhirnya, yang akan kita pertanggungjawabkan bukan opini manusia.

Tetapi niat, amal, keikhlasan, dan keridhaan Allah.

Semoga Allah menganugerahkan kepada kita akhir yang baik, hati yang teguh, dan iman yang tidak goyah ketika dua kebaikan sekaligus datang menguji.


Referensi

Al-Qur’an
QS. Al-‘Ankabut: 2
QS. Al-Isra: 23
QS. At-Taubah: 51
QS. Al-Baqarah: 155

Hadits:
Sahih Muslim
Sunan Abu Dawud

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

DPP PSII Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei

Next Post

Sabotase Perjuangan Melawan Zionis Melalui Jualan Kebencian Mazhab

fusilat

fusilat

Related Posts

Dunia di Ujung Tombak Nuklir: Siapa Memulai, Semua Binasa
Crime

Dunia di Ujung Tombak Nuklir: Siapa Memulai, Semua Binasa

April 15, 2026
Economy

Bisnis Hulu Citronella Oil, Margin Tergantung Variabel Volatilitas Harga Pasar dan Kualitas Produk

April 14, 2026
Feature

Cinta Dunia dan Dampaknya ​(Manajemen Risiko Akhirat)

April 14, 2026
Next Post
Sabotase Perjuangan Melawan Zionis Melalui Jualan Kebencian Mazhab

Sabotase Perjuangan Melawan Zionis Melalui Jualan Kebencian Mazhab

Emansipasi Korupsi: Kesetaraan dalam Menggerogoti Uang Negara

Emansipasi Korupsi: Kesetaraan dalam Menggerogoti Uang Negara

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!
Law

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

by Karyudi Sutajah Putra
April 13, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Pemberitaan sejumlah media beberapa waktu lalu ihwal pembongkaran rumah tua di kawasan cagar budaya, tepatnya di Jalan Teuku...

Read more
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Antara Retorika dan Realita: Bisakah Prabowo Tumbangkan Outsourcing?

Padamnya Api Demokrasi di Tangan Prabowo

April 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Langit Kedaulatan Dipertaruhkan: Jet Tempur AS Mengintip Udara Indonesia

Langit Kedaulatan Dipertaruhkan: Jet Tempur AS Mengintip Udara Indonesia

April 15, 2026
Dunia di Ujung Tombak Nuklir: Siapa Memulai, Semua Binasa

Dunia di Ujung Tombak Nuklir: Siapa Memulai, Semua Binasa

April 15, 2026
Hari Buruh 1 Mei: Massa KSPI Jabar Gelar Demo di Jakarta Besok

May Day Disuruh Tertib, Tapi Nasib Buruh Masih di Ujung Ketidakpastian

April 15, 2026
Menteri atau Mandataris? Menguji Logika Bahlil di Balik Dalih “Menjalankan Visi Presiden”

Menteri atau Mandataris? Menguji Logika Bahlil di Balik Dalih “Menjalankan Visi Presiden”

April 15, 2026
Rabat Jadi Ibu Kota Buku Dunia UNESCO 2026, Wilson Lalengke Ucapkan Selamat!

Rabat Jadi Ibu Kota Buku Dunia UNESCO 2026, Wilson Lalengke Ucapkan Selamat!

April 15, 2026

Bisnis Hulu Citronella Oil, Margin Tergantung Variabel Volatilitas Harga Pasar dan Kualitas Produk

April 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Langit Kedaulatan Dipertaruhkan: Jet Tempur AS Mengintip Udara Indonesia

Langit Kedaulatan Dipertaruhkan: Jet Tempur AS Mengintip Udara Indonesia

April 15, 2026
Dunia di Ujung Tombak Nuklir: Siapa Memulai, Semua Binasa

Dunia di Ujung Tombak Nuklir: Siapa Memulai, Semua Binasa

April 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...