• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ketika Singa Dipaksa Mengembik: Dilema Purbaya di Kabinet Prabowo

fusilat by fusilat
November 5, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Purbaya Yudhi Sadewa: Dari Bayang-Bayang Luhut ke Kursi Menteri Keuangan
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Kini tibalah Purbaya Yudhi Sadewa di persimpangan jalan. Menteri Keuangan itu mau terus melawan arus, ataukah akan mengikuti arus yang merupakan mainstream (arus utama) dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Gegara melawan arus, Purbaya banyak terlibat “konflik” dengan rekan sejawatnya di Kabinet Merah Putih, seperti Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, hingga Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan.

Purbaya juga terlibat “konflik” dengan sejumlah kepala daerah seperti Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Bahkan kantor Purbaya pernah digeruduk 18 gubernur dan 15 perwakilan pemerintah provinsi dari seluruh Indonesia.

Puncak atau klimaks lawan arus Purbaya adalah pernyataannya yang tak mau menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk membayar utang proyek kereta cepat Whoosh ke Tiongkok lebih dari Rp16 triliun, di mana PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya harus mencicilnya Rp1,2 triliun per tahun. Purbaya pun menantang Danantara untuk membayar utang tersebut.

Prabowo kemudian bereaksi. Presiden ke-8 RI ini menginstruksikan Purbaya, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Chief Executive Officer (CEO) Roslan Perkasa Roeslani untuk mencari skema terbaik terkait utang Whoosh ini.

Di sinilah Purbaya antiklimaks. Ia mengalami dilema. Bak menghadapi buah Simalakama. Dimakan ibu mati, tidak dimakan bapak mati. Patuh kepada Prabowo berarti ia harus mengorbankan prinsipnya, sementara jika tidak patuh kepada Prabowo ia bisa kehilangan jabatan, sehingga tidak akan bisa berbuat apa-apa lagi. Apalagi Purbaya pernah mengatakan hanya akan patuh kepada Prabowo. Selain itu, tidak.

Prabowo kemudian memanggil Ignasius Jonan, bekas Direktur Utama PT KAI dan Menteri Perhubungan ke Istana Negara, Jakarta, Senin (3/11/2025).

Keesokan harinya, mungkin setelah mendapat masukan dari Jonan, Prabowo minta semua pihak tidak meributkan utang Whoosh. Kereta cepat pertama di Asia Tenggara itu jangan dipandang dengan kacamata untung-rugi, tapi dari manfaatnya buat rakyat. Ada public service obligation atau obligasi layanan publik di sana yang merupakan tanggung jawab negara.

Sebagai Presiden RI, Prabowo mengaku akan bertanggung jawab sekaligus memberikan jaminan akan membayar utang Whoosh itu kepada Tiongkok.

Menurut Prabowo, anggaran untuk membayar utang Whoosh akan diambil dari uang dan aset sitaan para koruptor.

Pertanyaannya, bukankah uang dan aset sitaan para koruptor itu akan masuk APBN juga sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP)?

Jika mau buat bayar utang Whoosh, ambilnya dari APBN juga kan? Jika ini terjadi, maka pernyataan Purbaya yang tidak akan menggunakan APBN untuk membayar utang Whoosh harus dicabut kembali.

Kini, sekali lagi, Purbaya tiba di persimpangan jalan. Mau ikut arus atau terus melawan arus. Mau ikut prinsip dan idealismenya sendiri ataukah hanyut terseret mainstream?

Padahal publik sudah sempat gembira karena di Kabinet Merah Putih ada suara lain yang lebih jernih, to the point, dan mewakili kepentingan publik. Dan suara lain itu milik Purbaya.

Purbaya berbeda dengan menteri-menteri lain yang lebih patuh kepada oligarki.

Akan tetapi, kini bekas Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu tak berdaya. Ia menghadapi buah Simalakama. Dan keputusan selanjutnya ada di tangan Purbaya.

Benar kata orang. Kalau Singa tidak bisa menjadi raja hutan, maka ia pun harus ikut mengembik ketika yang menjadi raja rimba adalah Kambing.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kucing-kucingannya DPR

Next Post

Pertarungan di Atas Laut: Perbedaan Antarnegara dalam Penetapan Lebar Laut Teritorial 1958–1960

fusilat

fusilat

Related Posts

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Bisnis

Membangun Mitra dengan Offtaker Industri, Membangun Kualitas Unggul untuk Business Sustainability (Standarisasi Usia Panen, Distilasi, dan Logistik Kualitas Daun)

April 15, 2026
Next Post
Pertarungan di Atas Laut: Perbedaan Antarnegara dalam Penetapan Lebar Laut Teritorial 1958–1960

Pertarungan di Atas Laut: Perbedaan Antarnegara dalam Penetapan Lebar Laut Teritorial 1958–1960

MENGEMBALIKAN RASIONALITAS WHOOSH TANPA IMPUNITAS

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka

KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka

April 15, 2026
Catatan Pinggir: Haji dan Citra Kementerian yang Tercemar – Quota Bisa Tinggal 50%

Haji 2026 Dimulai Lebih Awal, Jemaah RI Terbang 22 April–1 Juli: Siapkah Semua Pihak?

April 15, 2026

Membangun Mitra dengan Offtaker Industri, Membangun Kualitas Unggul untuk Business Sustainability (Standarisasi Usia Panen, Distilasi, dan Logistik Kualitas Daun)

April 15, 2026
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...