• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

KUDA TULI: PDIP KERAHKAN MASSA TUNTUT PERISTIWA 27 JULI 1996

fusilat by fusilat
July 27, 2024
in News, Politik
0
KUDA TULI: PDIP KERAHKAN MASSA TUNTUT PERISTIWA 27 JULI 1996
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Abd. Murhan, R. SE.

Peristiwa 27 Juli 1996 merupakan momen bersejarah yang dikenang oleh wong cilik sebagai perjuangan anggota PDI dalam mempertahankan supremasi hukum dan menegakkan keadilan di masa Orde Baru yang masih kuat menguasai segala bidang di Indonesia.

Massa PDIP dan “Kuda Tuli

Massa PDIP mengingatkan peristiwa bersejarah ini melalui aksi yang mereka sebut “Kuda Tuli”, sebuah simbol perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami para pejuang demokrasi di seluruh Indonesia pada saat itu. Aksi ini menggugah kembali kenangan bersejarah, menandakan bahwa pemerintah kala itu anti terhadap pejuang demokrasi.

Aksi Massa

Massa mulai berkumpul sejak usai Sholat Jum’at Agung, merapatkan barisan dan mengepung Komnas HAM di Jalan Latuharhari dari siang hingga petang pada 26 Juli 2024. Diperkirakan sekitar 2000 personel dari tingkat DPC dan Ranting PDIP se-Jakarta Barat, Timur, Utara, dan Selatan hadir dengan kostum hitam pekat dan spanduk yang memenuhi jalanan dari markas PDIP di Jalan Ponegoro menuju kantor Komnas HAM RI.

Tuntutan Keadilan

Saat tim fusilatnews.com mendekati demonstran, koordinator massa Kuda Tuli, Agung, mengutarakan bahwa peristiwa berdarah tersebut masih menyisakan luka mendalam dan ketidakadilan yang belum terselesaikan hingga saat ini. Agung menekankan bahwa perjuangan ini harus terus diperjuangkan oleh wong cilik yang peranannya sangat diperhitungkan oleh PDI pada masa itu.

Pernyataan Agung

“Perjuangan ini belum selesai,” kata Agung, mengenang peristiwa tersebut sebagai keluarga korban Kuda Tuli (Korban Dua Puluh Tujuh Juli 1996) di markas PDI. Ia berharap pemerintah Indonesia saat ini dapat menyelesaikan kasus ini dan memenuhi hak asasi keluarga korban.

Tuntutan di Depan Komnas HAM

Ditengah orasi di depan kantor Komnas HAM RI, koordinator asal wilayah Jakarta Timur, Ibu Dede, bersama rekan-rekannya, menuntut keadilan atas peristiwa itu. “Masih ada ketidakpastian yang tidak bisa diterima oleh kalangan massa PDIP hingga saat ini. Kita akan melanjutkan tuntutan ini ke berbagai instansi terkait,” ujarnya.

Penutup

Peristiwa 27 Juli 1996 masih menyisakan luka yang mendalam bagi banyak orang, terutama keluarga korban. Aksi “Kuda Tuli” oleh massa PDIP adalah upaya untuk menuntut keadilan dan mengingatkan pemerintah akan tanggung jawabnya untuk menyelesaikan kasus ini demi hak asasi manusia.

Catatan Fusilatnews.
1. Peringatan Tragedi Berdarah: Peristiwa 27 Juli 1996, juga dikenal sebagai Kudatuli, terjadi ketika massa PDI yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri berupaya mempertahankan kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro, Jakarta, dari serangan massa pro pemerintah. Tragedi ini berakhir dengan banyak korban jiwa dan luka-luka.
2. Signifikansi Politikal: Kudatuli dianggap sebagai salah satu momentum penting dalam sejarah reformasi Indonesia yang menyoroti kekerasan politik dan upaya pemerintah Orde Baru untuk mengendalikan partai politik dan oposisi.
3. Pentingnya Media dan Peran Pers: Aksi Kuda Tuli juga menekankan peran media dalam mengungkap dan menyampaikan ketidakadilan. Seperti yang dikatakan Abdul Gofur dalam seminar kemaritiman yang diadakan oleh PPWI, media memiliki peran penting dalam mengawal konstitusi dan mengungkap kasus-kasus penting untuk masyarakat.
4. Tuntutan Terhadap Pemerintah: Massa PDIP dan keluarga korban Kudatuli berharap pemerintah saat ini bisa memberikan keadilan bagi para korban dan menyelesaikan kasus ini secara transparan dan adil.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pernyataan Dahnil Anzar Simanjuntak Itu Decay (Pembusukan) Anies Baswedan

Next Post

Hubungan Jokowi dan PDIP: Mengurai Isyarat Kudatuli

fusilat

fusilat

Related Posts

Pertamax Bakal Naik Jadi Rp16.000 per Liter? Ini Penjelasan Pertamina
Layanan Publik

Daftar Lengkap Harga BBM se-Indonesia per 18 April 2026!

April 19, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru
Layanan Publik

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat
News

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Next Post
Hubungan Jokowi dan PDIP: Mengurai Isyarat Kudatuli

Hubungan Jokowi dan PDIP: Mengurai Isyarat Kudatuli

Relawan Gibran Center Nyatakan Dukungan Penuh untuk Kaesang Pangarep di Pilkada Jakarta 2024

Relawan Gibran Center Nyatakan Dukungan Penuh untuk Kaesang Pangarep di Pilkada Jakarta 2024

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Tak pernah kita menyaksikan Jusuf Kalla seemosional...

Read more
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026

​Pembuktian Mens Rea: Abu-Abu, Pelik, tapi Pangkal Keadilan

April 19, 2026
Negeri Para Jongos

Seberapa Pentingkah Teddy Wijaya Bagi Bangsa Ini?

April 19, 2026
JK dan Keris Mpu Gandring

JK dan Keris Mpu Gandring

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...