• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Aya Aya Wae

Lagi-Lagi Jokowi Mengelak: Ia Hanya Melaporkan Peristiwa – Tidak Tahu 12 Orang yang Terseret

Ali Syarief by Ali Syarief
July 26, 2025
in Aya Aya Wae, Feature
0
Lagi-Lagi Jokowi Mengelak: Ia Hanya Melaporkan Peristiwa – Tidak Tahu 12 Orang yang Terseret
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Dalam jagat demokrasi yang sehat, seorang presiden seharusnya menjadi teladan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai keterbukaan dan tanggung jawab publik. Namun, pernyataan Joko Widodo (Jokowi) soal laporan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah atas isu ijazah palsu, menimbulkan pertanyaan besar: benarkah ia hanya melaporkan “peristiwa”, bukan “orang-orang”? Ataukah ini sekadar cara halus untuk menghindar dari kritik atas konsekuensi hukum yang kini menyeret sejumlah tokoh, termasuk mantan Ketua KPK, Abraham Samad?

Presiden Jokowi, saat ditemui di Solo (25/7/2025), menegaskan bahwa ia tak pernah melaporkan nama-nama tertentu. Ia hanya melaporkan adanya dugaan fitnah dan pencemaran nama baik. Namun kemudian, dari hasil penyelidikan kepolisian, muncul 12 nama terlapor—yang secara mengejutkan termasuk tokoh-tokoh publik yang selama ini kritis terhadap pemerintah. Salah satunya adalah Abraham Samad.

Pernyataan Jokowi ini patut ditelaah lebih dalam. Apakah mungkin seseorang melaporkan suatu “peristiwa” tanpa menyasar pelakunya? Dalam praktik hukum, laporan pidana lazimnya disertai dengan indikasi pelaku atau pihak yang diduga bertanggung jawab, bahkan jika belum disebut secara terang. Jika pelaporan memang begitu abstrak dan umum, bagaimana mungkin aparat bisa serta-merta mengerucutkan penyelidikan hingga muncul 12 nama, termasuk mereka yang selama ini dianggap “berseberangan” dengan penguasa?

Pernyataan Presiden bahwa “yang saya laporkan itu adalah peristiwa, bukan nama” seolah ingin mencuci tangan dari perkembangan penyelidikan yang kian menyudutkan pihak-pihak tertentu. Padahal, dalam politik, siapa yang melaporkan dan siapa yang kemudian terkena dampak dari laporan itu adalah satu rangkaian yang tak bisa dipisahkan. Apalagi mengingat jabatan pelapor bukan warga biasa, melainkan kepala negara.

Abraham Samad, yang diduga terseret kasus ini karena membuat podcast membahas isu ijazah Jokowi, menyampaikan sikap yang gamblang: ia siap dipanggil, namun menolak jika upaya hukum itu ternyata hanya kedok untuk mengkriminalisasi dirinya. Ini bukan tuduhan kosong. Dalam sejarah demokrasi kita yang masih rapuh, tidak sedikit kasus hukum yang digunakan sebagai alat untuk menjerat musuh politik. Maka wajar jika publik mencurigai: apakah kasus ini murni soal hukum atau berbau kepentingan kekuasaan?

Lebih lanjut, yang juga mencurigakan adalah konteks waktu dan siapa saja yang disasar. Dari semua isu yang menimpa Jokowi, mengapa isu ijazah palsu ini yang akhirnya diproses? Dan mengapa sejumlah kritikus yang muncul dalam forum diskusi atau podcast—bukan yang menyebarkan ujaran secara liar—yang kemudian dijadikan terlapor? Di tengah kelesuan demokrasi, gejala-gejala ini justru menguatkan persepsi publik bahwa hukum telah menjadi alat selektif.

Jika benar Jokowi hanya melaporkan peristiwa, maka publik berhak tahu: apa bentuk laporannya? Apakah tertulis? Apakah ada nama atau keterangan yang memuat arah penyelidikan? Jika jawabannya mengambang, publik bisa menilai bahwa pernyataan “saya tidak melaporkan nama” hanyalah cara Jokowi untuk mencuci tangan dari tindakan aparat yang secara sistematis menyeret tokoh-tokoh kritis.

Di sinilah terlihat bahwa mengelak adalah cara klasik Jokowi dalam menghadapi kritik. Saat didesak, ia memilih untuk membiarkan aparat bekerja “sesuai prosedur”, tanpa mau mengakui bahwa ada jejak tangannya di balik proses yang berjalan. Padahal, sebagai presiden, ia tak bisa begitu saja lepas tanggung jawab dari dampak politis dan hukum dari laporannya.

Esai ini tidak hendak membela siapa pun, termasuk Abraham Samad. Tetapi demokrasi tidak bisa berjalan sehat jika kritik dibalas dengan pemolisian, dan kebenaran dibalas dengan kriminalisasi. Maka penting bagi publik untuk terus mengawasi—karena yang lebih berbahaya dari pemimpin yang berkuasa terlalu lama adalah pemimpin yang tidak pernah merasa perlu untuk menjelaskan kekuasaannya dengan jujur.

Laporan boleh peristiwa, tapi yang terzalimi tetap manusia.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Oplosan Beras: Kejahatan di Atas Meja Makan Rakyat!

Next Post

TEKS TIDAK AKAN MEMBIKIN PERUBAHAN

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post

TEKS TIDAK AKAN MEMBIKIN PERUBAHAN

Jokowi yang Melapor, Polisi yang Menetapkan 12 Tersangka: Ketika Kekuasaan Tak Lagi di Kursi, Tapi Masih di Balik Layar

Jokowi yang Melapor, Polisi yang Menetapkan 12 Tersangka: Ketika Kekuasaan Tak Lagi di Kursi, Tapi Masih di Balik Layar

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist