• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Langkah Prabowo ke Luar Negeri, Langkah Jokowi di Jakarta: Kendali atau Kerinduan?

Mengapa Tidak Ke Medan, ya?

Ali Syarief by Ali Syarief
November 9, 2024
in Feature, Politik
0
Langkah Prabowo ke Luar Negeri, Langkah Jokowi di Jakarta: Kendali atau Kerinduan?
Share on FacebookShare on Twitter

Ketika Prabowo Subianto, Presiden RI ke-8, tengah melaksanakan kunjungan kenegaraan ke luar negeri, kehadiran Jokowi di Jakarta dengan alasan “menengok cucu” menuai berbagai opini dari publik. Beberapa kalangan menilai bahwa kehadiran Jokowi di ibu kota pada momen ini seolah mempertegas anggapan bahwa Prabowo masih berada dalam bayang-bayang Jokowi. Tindakan Jokowi ini, meskipun secara langsung tidak berhubungan dengan pemerintahan, dapat memberikan kesan bahwa Jokowi masih memiliki kendali kuat atau pengaruh di ruang politik Indonesia, bahkan setelah ia tak lagi menjabat sebagai presiden. Banyak yang berpikir bahwa jika Jokowi memahami opini publik, ia bisa memilih untuk tidak datang ke Jakarta ketika Prabowo berada di luar negeri, guna menghindari kesan adanya tumpang tindih peran atau bayangan yang tak terlepas dari kepemimpinan Prabowo.

Langkah Jokowi ini juga dianggap oleh sebagian kalangan sebagai bagian dari strategi citra politiknya. Sepanjang kepemimpinannya, Jokowi memang dikenal cerdik dalam memainkan citra publik, seringkali dengan gaya yang tampak sederhana namun penuh makna. Kehadirannya di Jakarta di saat Prabowo pergi ke luar negeri bisa dipersepsikan sebagai upaya untuk menunjukkan bahwa dirinya masih menjadi sosok penting di balik layar pemerintahan, baik sebagai mantan presiden maupun sebagai tokoh politik dengan pengaruh besar.

Namun, di sisi lain, tindakan Jokowi ini juga dapat dipandang sebagai suatu bentuk dominasi yang tidak hanya mempengaruhi citra Prabowo, tetapi juga berdampak pada karier politik putranya, Gibran Rakabuming Raka. Sebagai figur yang kini mulai menapaki panggung politik nasional, Gibran tak lepas dari sorotan publik mengenai seberapa jauh perannya sebagai tokoh mandiri atau sejauh mana ia masih berada dalam kendali sang ayah. Kehadiran Jokowi yang terkesan intens dalam kegiatan politik di sekitar Gibran membuat sebagian publik berpikir bahwa Gibran seolah-olah “dikomandoi” oleh Jokowi, tidak berdiri atas pijakan pribadinya.

Sikap Jokowi ini, bagi sebagian orang, bisa dianggap kurang arif. Jika Jokowi lebih memberi ruang bagi Gibran untuk berkiprah dan membentuk citra politiknya sendiri, publik mungkin akan melihat Gibran sebagai sosok yang lebih independen dan kredibel. Ketika Gibran dihadapkan pada sorotan publik yang mempertanyakan otonomi dan pengaruh pribadi dalam karier politiknya, tindakan Jokowi yang tampak terlalu sering “mengarahkan” anaknya justru berpotensi melecehkan Gibran secara tidak langsung. Hal ini memberi kesan seolah-olah Gibran tidak cukup dipercaya untuk menentukan jalan politiknya sendiri, sehingga publik pun mempertanyakan sejauh mana langkah Gibran merupakan pilihan pribadinya, bukan sekadar mengikuti arahan dari sang ayah.

Kesimpulannya, kehadiran Jokowi di Jakarta di tengah lawatan Prabowo ke luar negeri menunjukkan dinamika politik yang kompleks dan penuh simbolisasi. Bagi Jokowi, ini mungkin merupakan cara untuk mempertahankan pengaruhnya, baik sebagai mantan presiden maupun sebagai figur penting dalam perjalanan politik putranya. Namun, apabila Jokowi tidak berhati-hati, langkah ini justru dapat berdampak pada persepsi publik terhadap Gibran yang tampak belum mampu keluar dari bayang-bayang ayahnya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Poltracking Pertimbangkan Bikin  Asosiasi Baru

Next Post

Prabowo: Diplomasi di Tengah Bayang-bayang Trump dan Cina Dengan Strategi Offensive Charm

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Economy

Manajemen Risiko Kebijakan Program Terpadu Pencegahan Open Drug Scene di Kawasan Perkotaan Indonesia (Studi Banding Kensington Avenue, Philadelphia dan Kawasan Pasar Senen, Jakarta)

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika
Economy

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus
Feature

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
Next Post
Prabowo: Diplomasi di Tengah Bayang-bayang Trump dan Cina Dengan Strategi Offensive Charm

Prabowo: Diplomasi di Tengah Bayang-bayang Trump dan Cina Dengan Strategi Offensive Charm

Penjelasan Bahlil Terkait Nasib Investasi Xinyi di Rempang Usai Terjadinya Konflik

Polemik Baru Dari Desertasi Bahlil Lahadalia  

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan
Crime

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

by fusilat
April 27, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Suharyono alias Dobrak (42), yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, kini menyandang status tersangka berdasarkan Surat Ketetapan Tersangka...

Read more
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Manajemen Risiko Kebijakan Program Terpadu Pencegahan Open Drug Scene di Kawasan Perkotaan Indonesia (Studi Banding Kensington Avenue, Philadelphia dan Kawasan Pasar Senen, Jakarta)

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
PBNU: SKANDAL POLITIK – DARI INFILTRASI ZIONIS HINGGA ALIRAN DANA HARAM, MARWAH NU TERGERUS

Jaga NU dari Para Penghamba Kekuasaan

April 27, 2026
Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Manajemen Risiko Kebijakan Program Terpadu Pencegahan Open Drug Scene di Kawasan Perkotaan Indonesia (Studi Banding Kensington Avenue, Philadelphia dan Kawasan Pasar Senen, Jakarta)

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist