• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

LBP Mengakui, Prabowo Menanggung: Luka Lama Proyek Kereta Cepat Jokowi

fusilat by fusilat
October 16, 2025
in Birokrasi, Feature
0
LBP Mengakui, Prabowo Menanggung: Luka Lama Proyek Kereta Cepat Jokowi
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Langkah Presiden Prabowo Subianto untuk menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) demi menyelesaikan persoalan utang PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menunjukkan satu hal mendasar: proyek ambisius Jokowi, Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), memang bermasalah sejak awal. Proyek yang dulu dielu-elukan sebagai simbol kemajuan dan kemandirian bangsa kini justru berubah menjadi beban fiskal yang harus ditanggung oleh pemerintahan baru.

Sejak peletakan batu pertama, proyek ini sudah mengundang tanda tanya besar. Mulai dari perencanaan yang terburu-buru, pembengkakan biaya, tumpang tindih kebijakan, hingga beban utang yang menjerat keuangan negara. Janji Jokowi bahwa proyek ini tidak akan menggunakan dana APBN ternyata hanya sebatas retorika politik. Kini, kenyataannya berbicara lain: negara harus turun tangan, bahkan sampai tingkat presiden baru harus mengeluarkan Keppres untuk menyelamatkannya.

Luhut Binsar Pandjaitan, yang sejak awal menjadi motor proyek ini, kini kembali tampil menjelaskan perlunya restrukturisasi keuangan KCIC. Dalam acara “1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran”, ia mengakui bahwa proyek tersebut membutuhkan tim khusus untuk menangani utang, dan bahkan menyamakan mekanisme pelunasannya dengan proyek Light Rail Transit (LRT) — proyek lain yang juga mengalami persoalan finansial serupa. Di sini terlihat pola yang berulang: proyek-proyek warisan Jokowi, dari LRT hingga Kereta Cepat, selalu meninggalkan jejak defisit dan kerumitan struktural yang harus ditambal oleh penerusnya.

Ironisnya, Luhut menyatakan bahwa tidak ada transportasi publik di dunia yang menguntungkan secara finansial. Pernyataan ini benar, tetapi menjadi kontradiktif jika diingat bahwa proyek KCJB dulu dijual ke publik dengan narasi “profit besar tanpa membebani negara.” Sekarang, publik justru dihadapkan pada kenyataan bahwa proyek tersebut membutuhkan subsidi dan restrukturisasi agar tidak kolaps.

Rosan Roeslani, CEO Danantara yang kini turut terlibat dalam penanganan utang KCIC, mengatakan pihaknya sedang melakukan evaluasi mendalam dan akan menyampaikan hasilnya kepada kementerian terkait. Namun, di balik pernyataan diplomatis itu, jelas bahwa proyek ini telah berubah menjadi bom waktu fiskal. Ketidakpastian tentang siapa yang akan menanggung beban utang — apakah KCIC, BUMN, atau bahkan APBN — menunjukkan lemahnya akuntabilitas dari awal proyek ini dirancang.

Kereta Cepat Jakarta-Bandung, yang dulu digadang-gadang akan menjadi simbol kemajuan transportasi Indonesia, kini justru menjadi simbol dari kegagalan manajemen pembangunan era Jokowi. Proyek ini lahir dari ambisi politik yang lebih besar daripada kapasitas fiskal dan rasionalitas ekonomi. Dalam semangat ingin “melaju lebih cepat,” Jokowi justru menabrak batas perencanaan matang dan tata kelola yang sehat.

Kini, Presiden Prabowo dihadapkan pada kenyataan pahit: ia harus memperbaiki warisan proyek yang cacat sejak dalam kandungan. Keppres yang akan diterbitkannya bukan hanya soal restrukturisasi utang, tetapi juga simbol pengakuan bahwa negara harus menanggung konsekuensi dari kesalahan masa lalu.

Pada akhirnya, pelajaran dari proyek KCJB ini jelas: pembangunan tidak bisa hanya dikejar dengan nafsu pencitraan dan kecepatan, tetapi harus disertai dengan perhitungan ekonomi, transparansi, dan akuntabilitas publik. Karena tanpa itu semua, proyek yang disebut “maju” hanya akan menjadi beban yang tertinggal — dan pemerintah berikutnya yang harus memikulnya.

Jokowi mungkin telah menyelesaikan masa jabatannya, tetapi jejak proyek-proyeknya, seperti Kereta Cepat, masih akan terus menghantui pemerintahan setelahnya. Inilah ironi pembangunan di era Jokowi: ambisi besar yang melaju tanpa arah, meninggalkan beban panjang yang kini harus dipikul oleh bangsa sendiri.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Demokrasi dan Keadilan yang Tak Bisa Divoting

Next Post

Sudah Sampai Titik Didih: Parpol Bukan Lagi Alat Perjuangan, Melainkan Alat Transaksi Politik

fusilat

fusilat

Related Posts

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?
Birokrasi

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026
Feature

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026
Next Post
Sudah Sampai Titik Didih: Parpol Bukan Lagi Alat Perjuangan, Melainkan Alat Transaksi Politik

Sudah Sampai Titik Didih: Parpol Bukan Lagi Alat Perjuangan, Melainkan Alat Transaksi Politik

Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Mungkinkah Sahroni Mengikuti Jejak Ahmad Ali Loncat ke PSI?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist