• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Mafia Beras Oplosan: Kejahatan Pangan yang Membunuh Diam-diam

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
July 4, 2025
in Crime, Feature
0
Pemerintah Berencana Impor Beras Sebanyak 500 ribu Ton
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sasyraatmadja – (Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)

Program Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kembali menyulut kontroversi. Bukan karena tujuannya yang salah, tetapi karena pelaksanaannya yang dikotori oleh tangan-tangan rakus. Banyak kalangan menyampaikan kekesalan, bahkan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, pun angkat bicara. Dalam praktiknya, beras SPHP yang seharusnya menjadi solusi stabilisasi harga, justru menjadi ladang penyimpangan oleh para oknum pedagang.

Salah satu modus yang mencuat adalah pengoplosan beras—tindakan keji yang didorong oleh nafsu keuntungan sesaat. Para pedagang mencampur beras SPHP dengan beras kualitas rendah, beras kadaluarsa, bahkan dengan pasir atau batu demi menambah berat dan menekan biaya. Akibatnya, konsumen tak hanya dirugikan secara ekonomi, tetapi juga terancam kesehatannya.

Apa itu beras oplosan?
Secara sederhana, beras oplosan adalah beras yang dicampur dengan bahan lain yang tidak sesuai standar. Bisa berupa beras kualitas rendah, beras busuk, atau material berbahaya seperti pasir atau batu. Tujuannya satu: mengecoh pembeli demi laba besar.

Modusnya pun beragam—mulai dari mencampur beras premium dengan beras kualitas rendah untuk memperbesar margin, hingga menyulap beras kadaluarsa agar tampak seperti beras baru. Bahkan, beras subsidi SPHP pun tak luput jadi sasaran oplosan, lalu dijual kembali dengan label beras premium di supermarket ternama.

Skandal 80% Oplosan: Kerugian Triliunan Rupiah

Menteri Pertanian mengungkapkan, 80% beras SPHP telah dicampur dan dijual sebagai beras premium. Praktik ini menimbulkan kerugian negara sebesar Rp2 triliun per tahun, dan membebani konsumen hingga Rp99,3 triliun per tahun—karena membeli beras mahal dengan kualitas oplosan.

Namun, laporan lain menyebut potensi kerugian bahkan bisa menembus Rp101,35 triliun setiap tahun. Rinciannya:

  • Kerugian konsumen: Rp99,3 triliun.
  • Kerugian negara lainnya: Rp2 triliun.
    Skema ini jelas menyimpang dari semangat subsidi dan menjadi bentuk pengkhianatan terhadap rakyat kecil.

Solusi Pemerintah: Apakah Cukup?

Pemerintah mengusulkan sejumlah terobosan untuk memberantas mafia beras oplosan, antara lain:

  1. Pengawasan terpadu melalui integrasi Satgas Pangan, Kementerian Perdagangan, dan Pemerintah Daerah.
  2. Transparansi distribusi menggunakan teknologi blockchain agar setiap alur beras bisa dilacak secara real-time.
  3. Penegakan hukum tegas dengan sanksi berat sebagai efek jera.
  4. Edukasi publik melalui kampanye dan penyuluhan agar masyarakat bisa mengenali dan melaporkan praktik kecurangan.
  5. Pengurangan ketergantungan impor dan penanganan food loss serta food waste yang mencapai 30% dari total produksi.

Langkah-langkah ini patut diapresiasi, tapi tidak akan efektif jika hukum masih tumpul ke atas dan tajam ke bawah.

Mafia Oplosan adalah Musuh Bangsa

Pengoplosan beras bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi kejahatan kemanusiaan. Ia mencederai petani jujur, memiskinkan konsumen, merusak pasar, dan membunuh secara perlahan melalui risiko kesehatan. Para pelaku bukan pedagang biasa, mereka adalah penjahat pangan yang tak pantas diberi toleransi.

Oleh karena itu, Pemerintah—terutama aparat penegak hukum—harus tegas dan tidak bermain mata. Mafia beras adalah musuh bangsa. Hukum tak boleh tunduk pada uang atau kekuasaan. Siapa pun yang mempermainkan kebutuhan pokok rakyat harus dihukum seberat-beratnya. Sebab, tak ada yang lebih kejam daripada mencari untung dari penderitaan sesama.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Direktur RS Indonesia dr Marwan al-Sultan Tewas Diserang Israel, Dunia Kecam Serangan Brutal ke Tenaga Medis

Next Post

Overlapping Regulation di Indonesia: Ancaman Serius bagi Kepastian Hukum

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT
Feature

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK
Feature

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026
Next Post

Overlapping Regulation di Indonesia: Ancaman Serius bagi Kepastian Hukum

Yang Mengganggu dari Sebuah Salib – Gereja di Tiap Simpang, Masjid di Tiap Tuduhan

Yang Mengganggu dari Sebuah Salib - Gereja di Tiap Simpang, Masjid di Tiap Tuduhan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

by Karyudi Sutajah Putra
April 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Gajah itu panjang. Itu bila hanya dilihat...

Read more
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Lengkapnya

DPR Ingatkan Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi, Kelompok Rentan Terancam Terjepit

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026

Pilihan yang Bukan Pilihan

April 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...