• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Mahmilub Jilid II: Jalan Terjal Mengadili Presiden dengan Ijazah Diduga Palsu

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
July 10, 2025
in Crime, Feature
0
Pratikno: Dader Politik Jokowi dan Jalinan Konspirasinya
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Damai Hari Lubis – Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)

Sebuah artikel menarik ditulis oleh Memet Hakim, Pengamat Sosial sekaligus Dewan Penasihat Aliansi Profesional Bangkit & Aliansi Pejuang dan Purnawirawan TNI. Judulnya provokatif: “Mahmilub Jilid 2, Jawaban Terhadap Kasus Ijazah Palsu & Kejahatan Jokowi, TNI Masih Netral!!!”

Gagasan utamanya: kasus dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi sebaiknya ditangani oleh TNI, bukan kepolisian. Alasannya, TNI dinilai masih memiliki sisa-sisa netralitas dan integritas dalam menghadapi kasus besar dan politis semacam ini. Menurutnya, bila kejahatan terorisme, narkoba, keamanan laut, bahkan bea cukai sudah didelegasikan kepada TNI, mengapa perkara ijazah palsu tak bisa ditangani dengan pendekatan yang sama?

Bagi sebagian kalangan, ide ini terdengar ekstrem. Namun jika kita melihat sejarah, Mahkamah Militer Luar Biasa (Mahmilub) memang pernah digunakan untuk menangani kejahatan yang dinilai mengancam stabilitas negara. Mahmilub dibentuk di era Orde Baru untuk mengadili pelaku G30S/PKI secara cepat dan tegas—tanpa ruang banding, kasasi, atau grasi. Beberapa tokoh yang disidangkan antara lain Dr. Subandrio dan Letkol Untung.

Kini, usulan serupa mencuat kembali—bukan untuk membungkam pemberontakan fisik, melainkan untuk menuntut kebenaran dari dugaan kebohongan publik yang dilakukan oleh seorang Presiden.

Jokowi dan Bayang-Bayang Kejahatan Politik

Menurut Memet Hakim, persoalan dugaan ijazah palsu hanyalah puncak dari gunung es kebohongan Jokowi. Ia menyinggung pula soal praktik KKN, penyalahgunaan kekuasaan, dan manipulasi politik, yang menurutnya semakin mencolok selama masa pemerintahan Jokowi. Lebih tragis, lembaga penegak hukum seperti kepolisian dianggap telah kehilangan independensinya, sehingga membuat persoalan hukum menjadi bias, berlarut-larut, bahkan seolah dilupakan.

Dalam konteks inilah, usulan Mahmilub Jilid II muncul sebagai “rule breaking” yang dibutuhkan negara ini—sebuah terobosan hukum yang lahir dari logika akal sehat dan kehausan akan keadilan. Karena hukum tidak boleh mati. Hukum tidak bisa tunduk pada kekuasaan. Jika tidak ada lembaga yang cukup berani memproses pemimpin tertinggi negara, maka diperlukan instrumen hukum yang luar biasa: Mahmilub.

Tentu saja, untuk merealisasikan ide ini, diperlukan satu titik temu yang masuk akal secara konstitusional. Jokowi, sebagai Presiden, juga pernah menjabat sebagai Panglima Tertinggi TNI. Maka, jika kepemimpinannya dinilai telah menodai prinsip netralitas TNI, mengintervensi institusi negara demi kepentingan politik dinasti, maka TNI punya alasan kuat untuk menyeretnya ke hadapan Mahmilub.

Presiden Nekad, Negara Sekarat

Jokowi memang tidak dikenal sebagai sosok yang cerdas secara akademik, namun ia lihai memainkan persepsi publik. Ia ‘pandai membeli kepercayaan’, menjerat dan membarternya dengan kekuasaan. Keberhasilannya meloloskan diri dari jeratan hukum hingga hari ini bukan karena ia bersih, tapi karena ia licin. Ironisnya, para intelektual pun ikut mendukungnya, bahkan yang cerdas sekalipun.

Inilah sebabnya saya, sebagai pengamat hukum dan politik, mendukung 100% gagasan Memet Hakim. Karena negara ini membutuhkan keberanian, bukan sekadar prosedur hukum yang kaku. Jika Mahmilub Jilid I adalah respons terhadap kudeta fisik, maka Mahmilub Jilid II adalah respon terhadap kudeta kebenaran.

Dan bila ini tidak segera dilakukan, sejarah akan mencatat bahwa keadilan pernah kalah oleh kekuasaan, dan bangsa ini pernah rela dipimpin oleh seseorang yang bahkan tak bisa membuktikan siapa dirinya yang sebenarnya.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kok Lambat Menangkap Malingnya?

Next Post

Republik Tanpa Malu: Saatnya Kapok pada Pemimpin Pendusta

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu
Feature

Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

May 30, 2026
UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis
daerah

UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

May 30, 2026
Bolehkah Berkurban dengan Sayur-Mayur?
Feature

Sapi Kurban dari APBN: Sebuah Paradoks?

May 30, 2026
Next Post
Artifak Pasar Pramuka – Membumi Hanguskan Istana Integritas keilmuan UGM

Republik Tanpa Malu: Saatnya Kapok pada Pemimpin Pendusta

Riza Chalid Terseret Lagi! Kejagung Tetapkan Bos Minyak Itu sebagai Tersangka Korupsi Tata Kelola Minyak Pertamina

Riza Chalid Terseret Lagi! Kejagung Tetapkan Bos Minyak Itu sebagai Tersangka Korupsi Tata Kelola Minyak Pertamina

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

May 30, 2026
Distribusikan Hewan Kurban untuk Disabilitas, Gammara Inklusi Gandeng Kawan Netra dan Kuril Langit

Distribusikan Hewan Kurban untuk Disabilitas, Gammara Inklusi Gandeng Kawan Netra dan Kuril Langit

May 30, 2026
UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

May 30, 2026
Bolehkah Berkurban dengan Sayur-Mayur?

Sapi Kurban dari APBN: Sebuah Paradoks?

May 30, 2026
Mengapa Harus Belajar Bahasa Daerah?

Mengapa Harus Belajar Bahasa Daerah?

May 30, 2026

Masukkan Aku dalam Kebenaran, dan Keluarkan Aku dalam Kebenaran”

May 30, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

May 30, 2026
Distribusikan Hewan Kurban untuk Disabilitas, Gammara Inklusi Gandeng Kawan Netra dan Kuril Langit

Distribusikan Hewan Kurban untuk Disabilitas, Gammara Inklusi Gandeng Kawan Netra dan Kuril Langit

May 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...