• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mantan Menkeu Fuad Bawazier: “Cabut Konsesi Tambang Bermasalah, Jangan Jadikan Kasus sebagai Sandera Politik”

Mahdi Djakakarta Putra by Mahdi Djakakarta Putra
July 10, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
Mantan Menkeu Fuad Bawazier: “Cabut Konsesi Tambang Bermasalah, Jangan Jadikan Kasus sebagai Sandera Politik”
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, FusilatNews – Mantan Menteri Keuangan, Fuad Bawazier, melontarkan kritik keras terhadap tata kelola sektor pertambangan nasional. Menurutnya, pemerintah harus berani mencabut dan mengambil kembali konsesi tambang yang dinilai bermasalah agar tidak menjadi “sandera kasus” yang berkepanjangan.

Pernyataan tersebut disampaikan Fuad saat menjadi keynote speaker dalam Seminar Nasional bertajuk “Konflik Geopolitik dan Ancaman Krisis Politik Pemerintahan Prabowo” yang diselenggarakan oleh Program Studi Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional di Menara Unas, Jalan Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2026).

“Untuk mencegah praktik penyanderaan kasus, pihak-pihak yang memperoleh tambang dari pemerintah sebaiknya dikembalikan kepada negara apabila terdapat persoalan serius dalam pengelolaannya,” ujar Fuad.

Dalam paparannya, Fuad mengaku meski kerap dianggap dekat dengan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dirinya tetap memilih bersikap kritis.

“Saya tetap mengkritisi pemerintah demi meringankan penderitaan rakyat yang menghadapi praktik KKN di sektor pertambangan. Banyak aktivitas eksploitasi sumber daya alam yang berlangsung tanpa izin, sementara negara tetap kehilangan potensi penerimaan,” katanya.

Fuad juga menyinggung gerakan mahasiswa yang menurutnya belum menyasar persoalan yang lebih fundamental. Ia menilai demonstrasi yang banyak diarahkan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum menyentuh dugaan praktik korupsi yang nilainya jauh lebih besar.

Selain itu, ia mengkritik struktur ekonomi nasional yang dinilainya masih dikuasai kepentingan asing. Menurutnya, ekspor sumber daya alam Indonesia ke Singapura telah menimbulkan kerusakan lingkungan di dalam negeri, sementara Singapura justru menjadi salah satu investor terbesar di Indonesia.

“Situasi ini membuat bangsa sendiri kehilangan posisi strategis dalam mengelola kekayaan alamnya,” ujarnya.

Fuad juga menyoroti perilaku spekulatif sebagian pelaku usaha yang dinilainya lebih mengutamakan impor sehingga memberi tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Ia berpendapat bahwa kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak selalu mencerminkan kesejahteraan masyarakat luas.

“Rakyat tidak boleh terus menjadi korban sistem ekonomi kapitalistik yang hanya mengabdi pada kurs dan kepentingan pasar,” tegasnya.

Mengenai dinamika global, Fuad mengatakan bahwa ancaman geopolitik tidak hanya berbentuk perang bersenjata, tetapi juga perang ekonomi. Karena itu, ia mendorong pemerintah kembali menjadikan Pasal 33 UUD 1945 sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi nasional.

“Solusi permanennya adalah mengamankan ekonomi Indonesia sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945 agar kedaulatan ekonomi benar-benar berada di tangan negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” katanya.

Seminar tersebut dikoordinasikan oleh Prof. TB Masa Djafar dan menghadirkan sejumlah panelis, yakni Prof. Makarim Wibisono, Prof. Rusman Chazali, Irma Indrayani, Sri Rajasa Chandra, Selamat Ginting, dengan moderator Hilmi Rahman.

Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Edi Guridno, Hataliwang, Andryanto, Fachrul Razi, Rohendi, Prof. Alfan Alfian, Syamsul Zakaria, Legisan, dan Ramdhansyah.

Berbagai pandangan yang disampaikan dalam seminar tersebut merupakan pendapat para narasumber dan menjadi bagian dari diskusi akademik mengenai tantangan geopolitik, tata kelola sumber daya alam, serta arah kebijakan ekonomi pemerintahan saat ini.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Presiden Membiarkan Api Menjilat Negara

Next Post

Paradoks Independensi Auditor Internal (Ketika Penjaga Tata Kelola Masih Berada dalam Bayang-Bayang Manajemen)

Mahdi Djakakarta Putra

Mahdi Djakakarta Putra

Related Posts

Mengapa FusilatNews Hadir?
Cyber

Mengapa FusilatNews Hadir?

July 11, 2026
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
Etik yang Tak Beretika
Crime

Etik yang Tak Beretika

July 11, 2026
Next Post

Paradoks Independensi Auditor Internal (Ketika Penjaga Tata Kelola Masih Berada dalam Bayang-Bayang Manajemen)

Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Hendardi: Fadli Zon Jangan Cari Sensasi

Hendardi Minta Kejagung Tak Defensif, Lecehkan Nalar Publik

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2026 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mengapa FusilatNews Hadir?

Mengapa FusilatNews Hadir?

July 11, 2026
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
Kabar Baik dari Dunia Medis: Angka Demensia pada Lansia Mulai Turun di Amerika, Eropa, dan Jepang

Kabar Baik dari Dunia Medis: Angka Demensia pada Lansia Mulai Turun di Amerika, Eropa, dan Jepang

July 11, 2026
Etik yang Tak Beretika

Etik yang Tak Beretika

July 11, 2026

Mafia di Balik Penegakan Hukum Ketika Hukum Berubah Menjadi Instrumen Kekuasaan

July 10, 2026

COKLAT VS COKLAT

July 10, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mengapa FusilatNews Hadir?

Mengapa FusilatNews Hadir?

July 11, 2026
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist