• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mata Terbuka, Pikiran Tertutup: Ketika Tunanetra Ingin Menulis dan yang Awas Malas Membaca

Ali Syarief by Ali Syarief
May 25, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
Dari Kaset Bekas ke Perpustakaan Digital: 35 Tahun Mitra Netra Membuka Jalan Literasi Tunanetra
Share on FacebookShare on Twitter

Saya teringat kepada Helen Keller. Dalam esainya Three Days to See, ia pernah membayangkan seandainya Tuhan memberinya kesempatan untuk melihat selama tiga hari saja. Hal pertama yang ingin ia lihat bukanlah kemewahan atau hal-hal besar. Ia ingin memandangi wajah orang-orang yang dicintainya, melihat pepohonan, menyaksikan matahari terbit, memperhatikan hiruk-pikuk kehidupan manusia, dan menikmati hal-hal yang selama ini dianggap biasa oleh banyak orang. Dari sanalah lahir kalimatnya yang terkenal: “Orang yang paling menyedihkan di dunia bukanlah mereka yang tidak dapat melihat, melainkan mereka yang memiliki penglihatan tetapi tidak memiliki visi.”

Ada satu ironi besar yang diam-diam hidup di tengah masyarakat kita. Di negeri yang dipenuhi jutaan orang dengan penglihatan sempurna, keluhan tentang malas membaca justru terdengar di mana-mana. Buku dianggap membosankan, artikel panjang dilewati begitu saja, bahkan beberapa paragraf sering dipandang terlalu melelahkan untuk dituntaskan.

Padahal, di sisi lain, ada orang-orang yang harus memperjuangkan sesuatu yang bagi banyak orang dianggap biasa: akses untuk membaca.

Saya teringat sebuah pesan WhatsApp yang pernah masuk dari Firdaus. Pesannya singkat dan sederhana, tetapi membuat saya terdiam beberapa saat.

Ia mengatakan ingin menjadi penulis di Fusilatnews.

Tidak ada kalimat panjang. Tidak ada uraian yang rumit. Hanya sebuah keinginan yang tampak sederhana: ingin menulis.

Dan saya tidak bisa menolaknya.

Bukan karena rasa iba. Bukan pula karena dorongan belas kasihan. Saya menerimanya karena melihat sesuatu yang jauh lebih penting: hasrat. Ada keinginan yang tulus untuk belajar, tumbuh, dan menyampaikan gagasan melalui kata-kata.

Sampai hari ini Firdaus rajin mengirim artikel dan berita yang ditulisnya sendiri. Naskah demi naskah datang secara konsisten. Ia menulis, memperbaiki, belajar, lalu menulis lagi.

Saya kemudian berpikir, betapa anehnya kenyataan ini.

Di satu sisi, ada seseorang yang harus berjuang lebih keras untuk mengakses tulisan, tetapi memiliki semangat besar untuk menulis. Di sisi lain, ada begitu banyak orang yang matanya sehat, penglihatannya sempurna, akses internet berada dalam genggaman, ribuan buku dapat diunduh hanya dengan satu sentuhan jari, tetapi membaca terasa seperti beban.

Barangkali masalahnya memang bukan pada mata.

Saya teringat kisah Helen Keller saat mengunjungi Hiroshima. Setelah berkeliling di kawasan Peace Park, ia bertanya kepada asistennya:

“Kamu melihat apa?”

Asistennya menjawab, “Saya tidak melihat apa-apa.”

Jawaban itu sederhana, tetapi Helen Keller memberikan pelajaran yang jauh lebih dalam. Seandainya ia dapat melihat seperti orang lain, katanya, ia akan memperhatikan banyak hal: wajah manusia, pepohonan, warna langit, jejak-jejak sejarah, dan berbagai keindahan yang sering terlewatkan.

Kalimat itu seperti tamparan.

Karena ternyata memiliki mata bukan berarti benar-benar melihat.

Ada orang yang kehilangan penglihatan, tetapi mampu melihat kehidupan dengan jauh lebih tajam. Ada orang yang tidak dapat membaca huruf dengan cara biasa, tetapi mampu membaca manusia, keadaan, dan makna hidup dengan begitu dalam.

Firdaus mungkin tidak melihat layar seperti banyak orang melihatnya. Namun ia memiliki sesuatu yang tampaknya mulai langka di zaman sekarang: rasa ingin tahu.

Dan rasa ingin tahu itulah yang mendorongnya untuk menulis.

Sesungguhnya menulis bukan sekadar menyusun kata-kata. Menulis adalah hasil dari membaca dunia. Menulis lahir dari kegelisahan, dari pertanyaan, dari keinginan memahami kehidupan.

Mungkin karena itu, persoalan terbesar manusia hari ini bukanlah buta mata.

Yang lebih mengkhawatirkan adalah buta rasa ingin tahu.

Sebab seseorang yang tidak dapat melihat masih dapat menemukan jalan menuju pengetahuan. Tetapi seseorang yang kehilangan keinginan untuk belajar, meski memiliki mata yang sempurna, sering kali justru tersesat dalam hidupnya sendiri.

Dan di titik itu, saya merasa Firdaus diam-diam sedang memberi pelajaran kepada kita semua:

Bahwa yang paling berbahaya bukanlah kehilangan penglihatan.

Yang paling berbahaya adalah ketika mata terbuka, tetapi pikiran memilih untuk menutup diri.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dari Kaset Bekas ke Perpustakaan Digital: 35 Tahun Mitra Netra Membuka Jalan Literasi Tunanetra

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Dari Kaset Bekas ke Perpustakaan Digital: 35 Tahun Mitra Netra Membuka Jalan Literasi Tunanetra
Feature

Dari Kaset Bekas ke Perpustakaan Digital: 35 Tahun Mitra Netra Membuka Jalan Literasi Tunanetra

May 25, 2026
Feature

Menghidupkan Ruh PAI di Madrasah: Strategi Taktis Menanamkan Soft Skills Pasca-Pembatasan Gawai

May 25, 2026
Menkomdigi Meutya Hafid Lantik  Pejabat di Lingkungan Kemenkom Digi
Feature

Taruhan Prabowo Lengser Bikin Geger: Mengapa Komdigi Bergerak Secepat Kilat?

May 25, 2026

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Dari Kaset Bekas ke Perpustakaan Digital: 35 Tahun Mitra Netra Membuka Jalan Literasi Tunanetra

Mata Terbuka, Pikiran Tertutup: Ketika Tunanetra Ingin Menulis dan yang Awas Malas Membaca

May 25, 2026
Dari Kaset Bekas ke Perpustakaan Digital: 35 Tahun Mitra Netra Membuka Jalan Literasi Tunanetra

Dari Kaset Bekas ke Perpustakaan Digital: 35 Tahun Mitra Netra Membuka Jalan Literasi Tunanetra

May 25, 2026

Menghidupkan Ruh PAI di Madrasah: Strategi Taktis Menanamkan Soft Skills Pasca-Pembatasan Gawai

May 25, 2026
Menkomdigi Meutya Hafid Lantik  Pejabat di Lingkungan Kemenkom Digi

Taruhan Prabowo Lengser Bikin Geger: Mengapa Komdigi Bergerak Secepat Kilat?

May 25, 2026
Ternyata Salah Ucap – Gaji Guru Naik 300 Kali

Ternyata Salah Ucap – Gaji Guru Naik 300 Kali

May 25, 2026
Mata yang Kehilangan Takjub Sesungguhnya Telah Tertutup

Mata yang Kehilangan Takjub Sesungguhnya Telah Tertutup

May 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dari Kaset Bekas ke Perpustakaan Digital: 35 Tahun Mitra Netra Membuka Jalan Literasi Tunanetra

Mata Terbuka, Pikiran Tertutup: Ketika Tunanetra Ingin Menulis dan yang Awas Malas Membaca

May 25, 2026
Dari Kaset Bekas ke Perpustakaan Digital: 35 Tahun Mitra Netra Membuka Jalan Literasi Tunanetra

Dari Kaset Bekas ke Perpustakaan Digital: 35 Tahun Mitra Netra Membuka Jalan Literasi Tunanetra

May 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...