• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Megawati: Prabowo “Yes”, SBY “No”

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
January 12, 2025
in Feature, Pojok KSP, Politik
0
Demokrat Mengklaim Rakyat akan Senang Jika SBY dan Megawati Bertemu
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensial. Pemerintahan presidensial tidak mengenal oposisi. Oposisi hanya dikenal di dalam sistem pemerintahan parlementer.

Sebab itu, PDI Perjuangan mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, tak mengambil sikap oposisi.

Demikianlah Puan Maharani dan Ahmad Basarah. Dua Ketua DPP PDIP itu menyampaikan sikap partainya terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Namun, meskipun mendukung, PDIP tak mengirimkan kadernya ke Kabinet Merah Putih.

Sikap berbeda diambil PDIP terhadap pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) periode 2004-2009 dan 2009-2014. Saat itu PDIP mengambil sikap oposisi terhadap Kabinet Indonesia Bersatu. Ibaratnya, Prabowo “yes”, SBY “no”.

Mengapa sikap PDIP terhadap Prabowo berbeda dengan terhadap SBY?

Puan berdalih, karena ibundanya telah bersahabat dengan Prabowo begitu lama, dan hingga kini persahabatan itu tetap baik-baik saja.

Lalu bagaimana hubungan Megawati dengan SBY? Baik Puan maupun Basarah tak menjelaskan.

Namun, Megawati pernah merasa dikhianati SBY dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2004. Sebab itulah, selama SBY berkuasa, PDIP mengambil sikap oposisi, meskipun tak secara eksplisit, karena dalam sistem pemerintahan presidensial tak dikenal istilah oposisi.

Setengah Hati

Langkah PDIP mendukung Prabowo di satu sisi, dan langkah PDIP tak menempatkan kadernya di Kabinet Merah Putih di sisi lain menunjukkan partai politik berlambang kepala banteng dalam lingkaran itu bersikap setengah hati terhadap Prabowo.

Mengapa setengah hati? Ada sejumlah faktor. Pertama, faktor SBY dan Jokowi.

Partai Demokrat, yang Ketua Majelis Tinggi-nya adalah SBY, ada di Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo Subianto. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono yang tak lain putra sulung SBY adalah Menteri Koordinator Infrastuktur dan Pembangunan Kewilayahan.

Begitu pun Joko Widodo. Presiden ke-7 RI itu punya kepanjangan tangan di Kabinet Merah Putih, yakni Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang tak lain adalah putra sulungnya.

Diketahui, Jokowi kini menjadi seteru PDIP dan Megawati setelah wong Solo itu dinilai berkhianat di Pilpres 2024 dengan tidak mendukung calon presiden-wakil presiden yang diusung PDIP, yakni Ganjar Pranowo-Mahfud Md. Jokowi mendukung Prabowo yang berpasangan dengan anaknya.

Jokowi dan Gibran pun sudah dipecat dari PDIP bersama Bobby Nasution, menantu Jokowi.

Karena faktor SBY dan Jokowi itulah maka Megawati disinyalir enggan menempatkan kadernya di Kabinet Merah Putih.

Kedua, faktor sandera. Penetapan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap dan perintangan penyidikan kasus Harun Masiku oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat PDIP merasa tersandera oleh pemerintahan Prabowo. Apalagi Ketua DPP PDIP Yasonna Laoly yang juga bekas Menteri Hukum dan HAM sudah dicegah keluar negeri oleh KPK terkait kasus Harun dan Hasto.

Faktor sandera itulah yang disinyalir menjadi penyebab PDIP tak mau mengambil sikap oposisi terhadap pemerintahan Prabowo.

Dengan kata lain, PDIP mengambil sikap jalan tengah: mendukung Prabowo tapi tidak masuk kabinet, mengkritisi tapi tak menjadi oposisi.

Mungkin karena dua faktor itulah maka rencana pertemuan Megawati dengan Prabowo selalu terkendala. Sebelum Prabowo dilantik menjadi Presiden pada 20 Oktober lalu, Megawati dijadwalkan bertemu bekas Komandan Jenderal Kopassus itu. Namun hingga pemerintahan Prabowo hendak berjalan 100 hari, pertemuan kedua tokoh itu tak kunjung terwujud.

Dalam perayaan ulang tahun ke-52 PDIP di Lenteng Agung, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (10/1/2025) lalu, bisikan kader senior PDIP Sidarto Danusubroto kepada Megawati yang ditegaskan oleh Puan Maharani tertangkap kamera video.

Menurut Sidarto, seperti dilansir sejumlah media, Presiden Prabowo mau bertemu dengan Megawati yang juga Presiden ke-5 RI itu.

Akankah pertemuan Megawati-Prabowo terwujud? Apa yang akan mereka bicarakan, apakah termasuk posisi PDIP terhadap pemerintahan Prabowo?

Kita tidak tahu pasti. Yang jelas, sikap resmi PDIP terhadap Kabinet Merah Putih akan diputuskan dalam Kongres VI PDIP April mendatang.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kejahatan Nyata Dibiarkan Negara: “Nelayan Diancam Pemagar Laut”

Next Post

Anti Rebahan! Eratkan Ukhuwah melalui Jalan Sehat Wahdah Islamiyah Bulukumba di Semarak Mukerda XVI

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Feature

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026
Feature

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?
Feature

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026
Next Post
Anti Rebahan! Eratkan Ukhuwah melalui Jalan Sehat Wahdah Islamiyah Bulukumba di Semarak Mukerda XVI

Anti Rebahan! Eratkan Ukhuwah melalui Jalan Sehat Wahdah Islamiyah Bulukumba di Semarak Mukerda XVI

Apa Kata KKP Tentang Pagar Misterius di Perairan Tangerang?

Polemik Pagar Laut 30 Kilometer di Tangerang: Inisiatif Warga atau Proyek Tanpa Izin?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...