• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

MENCERMATI HILANG NYA PPKN DIDALAM PENDIDIKAN NASIONAL

fusilat by fusilat
April 27, 2022
in Feature
0
NEGARA INI NEGARA KEBANGSAAN BUKAN NEGARA DEMOKRASI .
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Ir Prihandoyo Kuswanto
Ketua Pusat Studi Rumah Pancasila

PPKN merupakan salah satu mata pelajaran pada jenjang sekolah dasar sampai perguruan tinggi.

Arti PPKN ialah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. PPKN menjadi salah satu pelajaran penting dan utama yang harus dipelajari oleh seluruh siswa di Indonesia.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) memutuskan mengganti mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) menjadi Pendidikan Pancasila.

Penggantian tersebut tertuang dalam Keputusan Mendikbud Ristek Nomor 56 Tahun 2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam rangka Pemulihan Pembelajaran.

Secara resmi, mata pelajaran Pancasila akan diluncurkan PPKn mulai Juli 2022.

“Berdasarkan Kepmendikbud Ristek Nomor 56 Tahun 2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam rangka Pemulihan Pembelajaran (Kurikulum Merdeka), mata pelajaran Pendidikan Pancasila sudah tertuang dalam keputusan tersebut,” ujar Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikbud Ristek Anang Ristanto, dikutip dari Antara (9/4/2022) .

Dilansir dari Kepmendikbud Ristek, mata pelajaran Pendidikan Pancasila nantinya diajarkan oleh pendidik dengan sertifikat.

Yang perlu dicermati adalah mengapa Pancasila Pendidikan Kewarga
Negaraan hanya tinggal Pancasila nya ? Sementara Pendidikan Kewarga Negaraan dihilangkan ?

Banyak yang tidak sadar bawah Amandemen UUD 1945 itu yang diamandemen adalah Ideologi Negara Berdasarkan Pancasila .
Oleh sebab itu negara sudah tidak berideologi Pancasila .
Jika masih ada pelajaran PPKN tentu akan sulit bagi guru menjelaskan pada murid nya sementara negara sudah tidak berdasarkan Pancasila .

Bagaimana Negara Berdasarkan Pancasila itu ?
Negara berdasarkan Pancasila itu sistem nya Kolektivisme ,kekeluargaan ,kebersamaan ,gotong royong ,Permusyawaratan perwakilan dengan sistem MPR .negara semua untuk semua maka anggota MPR adalah utusaan utusan golongan ,utusan daerah ,dan anggota DPR ,Di MPR itulah Bhinekatunggal Ika di praktekan oleh sebab itu anggota MPR karena utusan bukan keterpilihan tetapi keterwakilan. Tidak ada besar dan kecil tetapi semua terwakili di MPR sebagai pengejawantahan kedaulatan rakyat seluruh Indonesia .
Tugas MPR itu merumuskan politik rakyat yang disebut GBHN .

GBHN inilah politik negara maka untuk menjalankan GBHN dipilihlah Presiden untuk menjalankan GBHN oleh sebab itu maka presiden adalah mandataris MPR.
Presiden tidak boleh menjalankan politik nya sendiri apalagi Presiden petugas Partai jelas bertentangan dengan Pancasila .

Sejak UUD 1945 diamandemen Negara Indonesia sudah tidak berideologi Pancasila ,MPR digradasi menjadi lembaga negara setara presiden dan DPR .GBHN dihilangkan sistem nya Presidenseil yang basis nya Individualisme ,oleh sebab itu kekuasaan bukan di musyawarahkan tetapi di perebutkan dengan banyak banyakan suara kalah menang kuat-kuatan pertarungan .

Jadi Dengan diamandemen nya UUD 1945 maka hilang lah politik negara itu ,tidak jelas antara negara dan pemerintahan ,jadi jangan heran kalau negara punya visi dan Misi yang tertuang di pembukaan UUD1945 ,Tetapi Presiden dan Wakil Presiden juga punya visi dan misi sendiri ,padahal Presiden dan wakil Presiden itu yang menjalankan negara.

Bagaimana kita menjelaskan pada anak didik kita bawah negara Indonesia sudah tidak berdasarkan Pancasila
Sejak UUD1945 diamandemen yang diamandemen itu Ideologi Negara berdasarkan Pancasila .

Maka bisa kita lihat negara Indonesia ini sekarang dijalankan dengan Demokrasi Liberal .tidak ada lagi Demokrasi dengan dasar “Kerakyatan Yang Dipimpin oleh Hikma kebijaksanaan dalam Permusyawaratan / perwakilan”

Demokrasi yang dijalankan banyak banyakan suara ,kalah menang ,pertarungan ,kuat kuatan .Sistem nya Presidenseil basis nya Individualisme .
Oleh sebab itu dari pada Mendikbud bingung dan ruwet ya dihilangkan saja Pendidikan Kewarga Negaraan nya sebab sudah tidak sesuai dengan Pancasila .Jadi anak bangsa ini agar tidak mengerti lagi tentang negara berdasarkan Pancasila .
Menteri nya ngomong nya enak saja Pancasila bukan hanya teori saja harus di praktekan .
Beginilah kalau menteri tidak baca sejarah Pancasila itu apa ?
Yang harus mempraktekan Pancasila itu ya negara sebab Pancasila itu dasar. Negara.

Cuplikan pidato bung Karno 1 Juni 1945 .

Paduka tuan Ketua yang mulia!
Sesudah tiga hari berturut-turut anggota-anggota Dokuritu Zyunbi Tyoosakai mengeluarkan pendapat-pendapatnya, maka sekarang saya mendapat kehormatan dari Paduka tuan Ketua yang mulia untuk mengemukakan pula pendapat saya.

Saya akan menetapi permintaan Paduka tuan Ketua yang mulia. Apakah permintaan Paduka tuan ketua yang mulia?
Paduka tuan Ketua yang mulia minta kepada sidang Dokuritu Zyunbi Tyoosakai untuk mengemukakan dasar Indonesia Merdeka. Dasar inilah nanti akan saya kemukakan di dalam pidato saya ini.

Ma’af, beribu ma’af! Banyak anggota telah berpidato, dan dalam pidato mereka itu diutarakan hal-hal yang sebenarnya bukan permintaan Paduka tuan Ketua yang mulia, yaitu bukan dasarnya Indonesia Merdeka.

Menurut anggapan saya, yang diminta oleh Paduka tuan ketua yang mulia ialah, dalam bahasa Belanda: “Philosofische grondslag” dari pada Indonesia merdeka.

Philosofische grondslag itulah pundamen, filsafat, pikiran yang sedalam-dalamnya, jiwa, hasrat yang sedalam-dalamnya untuk di atasnya didirikan gedung Indonesia Merdeka yang kekal dan abadi.

Jadi jelas Pancasila itu pondamen filsafat fikiran jiwa hasrat yang sedalam dalam nya untuk diatas nya didirikan Negara Indonesia .Jadi PPKN itu bicara tentang Pancasila yang berhubungan dengan Tata Negara dan Bangsa Indonesia .Kalau Pancasila tidak dikaitkan dengan negara ya seperti sekarang ini Paradox apa yang diajarkan realitas nya negara sudah tidak berdasarkan Pancasila .

Sangat sistemik menghilangkan Ideologi Pancasila dari negara ,dan ketatanegaraan yang sudah menyimpang dari Pancasila bagaimana mungkin Pancasila di setubuhkan dengan Individualisme ,Liberalisme ,Kapitalisme .padahal Pancasila itu adalah anti tesis dari Individualisme ,Liberalisme ,Kapitalisme .

Tidak mungkin tujuan negara masyarakat yang adil dan makmur diletakkan pada sistem individualisme, liberalisme, dan kapitalisme yang serba serakah.

Akibatnya bangsa ini dihipnotis dengan berbagai cara sehingga tidak sadar, bahwa negara ini sudah tidak lagi negara yang diproklamasikan 17 Agustus 1945, negara yang didasarkan Pancasila telah dibuat oleh pendiri negeri ini sesuai dengan alinea ke-4 pembukaan UUD 1945 coba resapi :

…….” Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada :

Ketuhanan Yang Maha Esa,
kemanusiaan yang adil dan beradab,
persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan,

serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia…..”

Bapak pendiri negeri ini bukan hanya memberikan Pancasila sebagai dasar negara, tetapi negara berdasarkan Pancasila sesuai dengan alinea ke 4 pembukaan UUD 1945 juga telah dibentuk yang terurai di dalam batang tubuh UUD 1945.

Pancasila sebagai dasar negara telah diberikan tafsirnya oleh pendiri negeri ini, yaitu batang tubuh UUD 1945.

Dengan kata lain ideologi negara berdasarkan Pancasila itulah yang diurai di batang tubuh .

Negara berdasarkan Pancasila oleh pendiri negeri ini bukan Presidensil seperti saat ini dan juga bukan parlementer.

Para pendiri negeri ini menciptakan sistem sendiri yang disebut sistem MPR .

Amandemen UUD1945 diamandemen
bukan saja menghabisi Ideologi Pancasila yang terdapat di dalam UUD 1945 yang berakibat hilangnya pedoman-pedoman pokok yang ada di Pembukaan UUD 1945.
Sebagaimana diketahui, mengenai negara dan hukum terdapat soal-soal pokok yang telah berabad-abad selalu menjadi pikiran dan selama-lamanya tetap aktual, sepertinya soal hakekat, sifat, tujuan, dan lapangan tugas bekerjanya negara dalam teori dan dalam praktik.

Untuk memperdalam kajian ideologi Pancasila tentu kita harus mengerti apa itu hakekat, sifat, tujuan, dan tugas negara di dalam ketatanegaraan dengan mengerti hal tersebut, maka setiap warga bangsa akan mengerti tentang negara nya .

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kemenkum: Partai Mahasiswa Indonesia Perubahan dari Partai Kristen Indonesia 1945

Next Post

Memaafkan Berdasarkan Sudut Pandang Psikologi

fusilat

fusilat

Related Posts

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Economy

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
Next Post
Memaafkan Berdasarkan Sudut Pandang Psikologi

Memaafkan Berdasarkan Sudut Pandang Psikologi

Spiritual Childish

Lorong Sunyi Menuju Tuhan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

by Karyudi Sutajah Putra
April 29, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Mungkin merasa terdesak oleh lawan-lawan politiknya. Setelah...

Read more
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist