• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Menghidupkan Makna Kurban di Tengah Dunia yang Bising

Ali Syarief by Ali Syarief
June 4, 2025
in Feature, Spiritual
0
Idul Adha di Negeri Para Bedebah
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Idul Adha selalu datang dengan suasana yang khas: bau anyir darah hewan kurban, hiruk-pikuk panitia di pelataran masjid, dan antrean panjang warga menanti daging dibungkus plastik bening. Tapi lebih dari sekadar perayaan tahunan, Idul Adha sesungguhnya adalah panggilan untuk merefleksikan ulang satu kata yang makin langka dalam dunia modern: pengorbanan.

Dalam kisah klasik yang tak lekang oleh waktu, Ibrahim diperintahkan untuk menyembelih anaknya sendiri. Bukan karena Tuhan haus darah, tetapi karena iman diuji bukan lewat lisan, melainkan tindakan. Kisah itu kini terasa asing di tengah zaman ketika pengorbanan justru dianggap kemunduran, dan kepentingan pribadi lebih utama daripada kepentingan umat.

Hari-hari ini, umat Islam hidup dalam dunia yang dijejali slogan kemajuan, tetapi miskin rasa empati. Gawai pintar ada di genggaman, tetapi kebodohan sosial tetap merajalela. Di tengah krisis moral dan ekonomi, Idul Adha menyodorkan pertanyaan sederhana namun mengusik: apa yang bersedia kita korbankan demi orang lain?

Kurban yang Tak Lagi Membumi

Ritual kurban telah berubah menjadi rutinitas administratif: setor uang ke panitia, selfie dengan kambing, unggah di media sosial, selesai. Yang luput adalah makna. Tak banyak yang bertanya: ke mana daging itu disalurkan? Apakah yang menerima benar-benar membutuhkan? Apakah ini kurban, atau sekadar formalitas tahunan?

Di balik daging beku dan plastik kresek, ada peluang untuk membangun solidaritas sosial yang lebih bermakna. Tapi solidaritas semacam itu butuh keberanian untuk menyentuh akar persoalan. Ketimpangan ekonomi, kemiskinan struktural, dan ketidakadilan distribusi kekayaan adalah medan kurban yang sebenarnya—yang lebih berat daripada menyembelih hewan.

Pengorbanan yang Lebih Besar

Idul Adha mestinya mendorong umat melampaui simbol. Pengorbanan hari ini tidak selalu dalam bentuk materi. Ia bisa berupa kejujuran di tengah sistem yang korup, keberanian menyuarakan kebenaran di tengah kebungkaman, atau kesediaan melepas jabatan demi marwah institusi.

Dalam lanskap sosial-politik Indonesia yang makin absurd—di mana pejabat bisa mewariskan kekuasaan seperti harta pusaka—semangat Ibrahim terasa seperti dongeng yang kehilangan relevansi. Tapi justru di situlah letak tantangannya. Sebab hanya dengan menghidupkan kembali nilai-nilai kurban dalam ranah publik, umat bisa menjadi kekuatan yang menyeimbangkan moralitas dan kemajuan.

Jalan Sunyi Menjadi Solusi

Idul Adha adalah panggilan untuk menempuh jalan sunyi: menjadi umat yang tak sekadar religius, tapi juga rasional dan sosial. Umat yang tidak hanya sibuk dengan formalitas ibadah, tapi juga terlibat dalam kerja-kerja kemanusiaan yang konkret. Umat yang mengerti bahwa Tuhan tidak butuh darah kambing, tetapi menginginkan keadilan ditegakkan dan kesenjangan disempitkan.

Inilah solusi umat yang kerap dilupakan: kembali pada inti nilai agama, bukan pada gemerlap kulitnya. Jika umat Islam bersedia berkurban ego, harta, bahkan privilese kekuasaan demi kebaikan bersama, maka Idul Adha tak lagi hanya menjadi ritus tahunan, tapi menjadi titik balik peradaban.

Di zaman ketika semua ingin serba instan dan mudah, Idul Adha mengingatkan: tak ada perubahan tanpa pengorbanan. Dan tak ada pengorbanan yang benar, jika tak dilandasi keikhlasan.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Prabowo Undang Megawati & Jenderal Tri Sutrisno — Isyarat Politik ‘Kencingi Kepala Jokowi?’

Next Post

Ketika Tentara Sudah Turun Gunung – Sebaiknya Gibran Segera Mengundurkan Diri

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet
Feature

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026
Feature

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah
Feature

Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

June 8, 2026
Next Post
Kondisi Kesehatan Try Sutrisno Membaik, Tak Lagi Diinfus, Alhamdulillah

Ketika Tentara Sudah Turun Gunung – Sebaiknya Gibran Segera Mengundurkan Diri

JERAT MIDDLEMAN: SI TENGAH-TENGAH YANG MENEKAN PETANI, MENYANDERA PASAR

JERAT MIDDLEMAN: SI TENGAH-TENGAH YANG MENEKAN PETANI, MENYANDERA PASAR

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
News

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

by Karyudi Sutajah Putra
June 9, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-Banyak pihak, baik di eksekutif maupun legislatif, kini sedang ketar-ketir menunggu kelanjutan proses hukum dugaan tindak pidana korupsi...

Read more
Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

June 7, 2026

Pancasila: Lahir untuk Mati!

June 2, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

June 8, 2026
50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

June 8, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist