• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Prabowo Undang Megawati & Jenderal Tri Sutrisno — Isyarat Politik ‘Kencingi Kepala Jokowi?’

fusilat by fusilat
June 4, 2025
in Feature, Politik
0
Prabowo Undang Megawati & Jenderal Tri Sutrisno — Isyarat Politik ‘Kencingi Kepala Jokowi?’
Share on FacebookShare on Twitter

FUSILATNEWS INTERVIEW

Bersama: Damai Hari Lubis (Pengamat Kebijakan Umum Hukum dan Politik)
Topik: Prabowo Undang Megawati & Jenderal Tri Sutrisno — Isyarat Politik ‘Kencingi Kepala Jokowi?’
Rabu, 4 Juni 2025


Fusilatnews:
Pak Damai, publik ramai membahas kehadiran dua tokoh besar bangsa—Megawati Soekarnoputri dan Jenderal (Purn) Tri Sutrisno—dalam peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2025, di Gedung Kementerian Luar Negeri atas undangan Presiden terpilih Prabowo Subianto. Apakah ini sekadar simbol penghormatan pada tokoh bangsa, atau ada sinyal politik yang lebih dalam?

DHL:
Undangan kepada Megawati dan Jenderal Tri Sutrisno itu tentu bukan sekadar basa-basi politik. Ini peristiwa dengan makna sangat dalam. Saya memandangnya sebagai langkah simbolik dan strategis dari Prabowo. Mengapa? Karena kedua tokoh itu selama ini dikenal memiliki jarak—bahkan kerap berseberangan sikap—dengan Presiden Jokowi, terutama dalam konteks keterlibatan Gibran di Pilpres lalu.

Tindakan Prabowo ini bisa dimaknai sebagai bentuk penghormatan terhadap “suara nurani bangsa”. Artinya, Prabowo menunjukkan sinyal bahwa ia mulai mendengar suara mayoritas rakyat yang sejak awal menilai keterlibatan Gibran di kursi wapres sebagai cacat etik dan cacat hukum.


Fusilatnews:
Sebagian masyarakat bahkan melihat tindakan ini sebagai bentuk “pembelotan” politik halus terhadap Jokowi. Dalam bahasa rakyat terminal: “Sama aja lu kencingin kepala gua.” Apakah ini analogi yang tepat untuk menggambarkan relasi Jokowi-Prabowo saat ini?

DHL:
Secara majas sarkastik, bisa dibilang demikian. Istilah seperti “mengencingi kepala” atau bahkan “beraki kepala” dalam konteks relasi antar sahabat yang kecewa—memang sering digunakan masyarakat sebagai ungkapan sinisme dan pengkhianatan halus.

Dalam perspektif politik kekuasaan, tindakan Prabowo ini adalah bentuk pemisahan jarak yang kian nyata dari bayang-bayang Jokowi. Bisa dibaca bahwa Prabowo kini sedang membangun posisinya sendiri sebagai Presiden yang berdikari, bukan sekadar penerus titipan Jokowi. Bahkan, bisa jadi ini adalah cara elegan namun tegas Prabowo untuk menyatakan: “Saya tak akan jadi boneka siapa pun.”


Fusilatnews:
Apakah mungkin Jokowi sudah tahu sebelumnya soal rencana undangan ini? Atau tindakan Prabowo ini menjadi pukulan mendadak?

DHL:
Besar kemungkinan ini mengejutkan. Dalam permainan politik tingkat tinggi, informasi seperti ini sangat mungkin tidak bocor. Apalagi, jika momentum ini menjadi bagian dari narasi “pengambilalihan kendali penuh” oleh Prabowo dari sisa pengaruh Jokowi. Bisa jadi, inilah awal dari politik penyisihan halus, yang dilakukan secara terhormat namun menusuk.


Fusilatnews:
Beredar pula di media sosial gambar wajah Jokowi terlihat gatal-gatal, leher merah, mirip alergi atau kurap. Publik mengaitkan ini dengan tekanan psikis karena pelaporan ijazah palsu oleh TPUA atau karena arah politik nasional mulai tak berpihak padanya. Anda melihat ini sebagai sinyal psikologis?

DHL:
Pertama, tentu kita harus berhati-hati menilai gambar-gambar yang beredar. Bisa jadi itu hasil editan atau permainan deepfake. Tapi, jika benar Jokowi tengah mengalami gangguan fisik yang tidak biasa, bisa jadi itu respons tubuh terhadap tekanan batin dan stres politik yang tak tertanggungkan.

Pelaporan ijazah palsu ke Mahkamah Kehormatan dan tekanan dari berbagai elemen sipil juga pasti menimbulkan ketegangan psikologis. Ditambah lagi, mulai muncul narasi-narasi bahwa Prabowo tidak lagi menuruti arahan atau ‘titipan’ Jokowi, tentu ini memicu tekanan luar biasa pada dirinya.


Fusilatnews:
Apakah menurut Anda ini semua—dari undangan tokoh seteru hingga tekanan hukum—adalah buah dari keputusan Jokowi sendiri selama ini?

DHL:
Saya akan jawab tegas: ya. Ini semua adalah konsekuensi dari apa yang ditanam oleh Jokowi sendiri. Ia terlalu percaya pada skenario kekuasaan absolut. Tapi dalam dunia politik, tak ada loyalitas abadi—yang abadi adalah kepentingan. Prabowo tampaknya kini memilih berdiri bersama rakyat, bukan terus-menerus menjadi pelayan dinasti.


Fusilatnews:
Terima kasih atas waktunya Pak Damai, seperti biasa tajam dan mencerahkan.

DHL:
Sama-sama. Semoga rakyat semakin tercerahkan, dan Indonesia kembali ke arah yang benar—adil, waras, dan beradab.


 

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ijazah Jokowi Hilang, Bareskrim Jadi Tameng? Drama Hukum yang Dipertontonkan Kekuasaan

Next Post

Menghidupkan Makna Kurban di Tengah Dunia yang Bising

fusilat

fusilat

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Next Post
Idul Adha di Negeri Para Bedebah

Menghidupkan Makna Kurban di Tengah Dunia yang Bising

Kondisi Kesehatan Try Sutrisno Membaik, Tak Lagi Diinfus, Alhamdulillah

Ketika Tentara Sudah Turun Gunung – Sebaiknya Gibran Segera Mengundurkan Diri

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...