• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Menimbang Kemesraan Turki dengan Israel

fusilat by fusilat
June 13, 2022
in Feature
0
Menimbang Kemesraan Turki dengan Israel

Presiden Turki Tayyip Erdogan melakukan pertemuan dengan presiden Israel Isaac Herzog menghadiri upacara penyambutan di Ankara, Turki, 9 Maret 2022. REUTERS/Stringer

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Mulawarman Hannase | Dosen Kajian Wilayah Timur Tengah dan Islam

Jagat media khususnya di Timur Tengah dihebohkan dengan kematian jurnalis senior al-Jazeera Shireen Akleh yang ditembak oleh tentara Israel di wilayah al-Quds Jerusalem. Berikutnya, kita kembali disuguhkan dengan pemberitaan yang tidak kalah menghebohkan, yaitu kunjungan Menteri Luar Negeri Turki ke Israel. Bagi masyarakat Indonesia, peristiwa itu bisa menjadi sesuatu yang kontroversial di mata publik karena kita tahu bahwa Turki merupakan negara yang sangat konsen membela kepentingan Palestina khususnya Hamas di Jalur Gaza.

Di Tanah Air sendiri, banyak kalangan yang mengagung-agungkan dan mengidolakan Erdogan sebagai tokoh muslim dunia yang sangat pro terhadap kepentingan umat Islam khususnya rakyat Palestina. Bahkan, Erdogan kerap dijadikan simbol pemimpin Islam yang paling ideal saat ini sehingga. Nah, upaya Turki untuk membangun hubungan baik dengan Israel tentu sesuatu yang mengherankan. Kenapa rezim Erdogan yang dikenal islamis justru menjalin hubungan mesra dengan Israel? Apa motif Erdogan menerima kunjungan pemimpin Israel pada Maret lalu, dan mengutus Menteri luar negerinya ke Israel

Seperti yang diberitakan berbagai media internasional, secara resmi Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu melakukan kunjungan dua hari ke Israel dan bertemu dengan para pejabat di Tel Aviv. Ini merupakan kunjungan balasan pihak Turki yang telah menerima kunjungan Presiden Israel ke Ankara Maret lalu. Mengenai kunjungan tersebut, Kementerian Luar Negeri Israel mengumumkan sebelumnya bahwa Menteri Luar Negeri Turki akan mengunjungi Israel selama dua hari.

Dalam kunjungan tersebut, Davutoglu bertemu Menteri luar negeri Israel Yair Lapid dan melakukan konferensi pers bersama setelah pertemuan keduanya. Cavusoglu mengakhiri kunjungannya setelah melakukan pertemuan dengan para pemimpin bisnis di Tel Aviv dan pertemuan dengan organisasi-organisasi di bawah payung Yahudi-Turki di Israel. Menurut laporan media, Menteri luar negeri Turki seharusnya berkunjung pada April, tetapi jadwal itu ditunda karena Israel ingin menghindari situasi buruk yang bisa mempengaruhi ketegangan di Yerusalem selama bulan Ramadhan.

Kunjungan Cavusoglu merupakan yang pertama dilakukan oleh seorang pejabat tinggi Turki ke negara Yahudi itu selama bertahun-tahun karena hubungan kedua negara dua dekade terus memburuk. Hubungan tersebut baru beberapa bulan ini mulai membaik. Bahkan sejak dimulainya pemerintahan Erdogan hubungan antara Israel dan Turki terus menegang. Salah satu penyebabnya karena Israel tidak senang dengan dukungan Erdogan terhadap Hamas yang menguasai Jalur Gaza.

Akhirnya, kedua negara menarik duta besar mereka masing-masing pada 2010, setelah peristiwa kapal Mavi Marmara, yaitu kapal laut Turki menuju Gaza yang membawa bantuan ke Palestina khususnya jalur Gaza. Kapal yang membawa bantuan kemanusiaan itu diserang oleh tentara Israel yang mengakibatkan 10 orang penumpang kapal tewas. Karena ingin mengakhiri hubungan yang memburuk itu, Menteri luar negeri Turki Cavusoglu mengatakan bahwa tujuan dari kunjungan tersebut untuk membangun “hubungan yang berkelanjutan” dengan Israel setelah terjadinya ketegangan selama beberapa tahun sebelumnya.

Beberapa pengamat melihat bahwa upaya normalisasi Turki dengan Israel motifnya tidak jauh berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Uni Emirat Arab tahun lalu, yaitu motif ekonomi dan posisi politik di kawasan. Diplomasi Turki ini merupakan bagian dari upaya menyelamatkan kondisi ekonomi yang melemah yang bisa mempengaruhi stabilitas politik Ankara.

Para pengamat di Timur Tengah melihat bahwa kerja sama Turki-Israel ini salah satunya akan bergerak di bidang energi Gas dalam rangka memperkuat posisi Turki sebagai pusat energi alternatif di Eropa. Hal ini kemudian ditanggapi oleh kelompok-kelompok internal di Turki bahwa Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berkuasa akhirnya meninggalkan platform ideologisnya dalam menjalankan politik luar negeri negerinya.

Turki dengan kebijakan barunya ini diduga sedang mengambil pilihan politik rasional. Mau tidak mau –walaupun sadar akan mendapatkan kecaman dan penolakan dari dunia Islam– langkah seperti ini harus ia ambil. Apalagi, semua pemain dan aktor-aktor politik internasional saat ini kembali meninjau ulang pilihan dan kebijakan mereka karena terjadinya perubahan tatanan regional dan global.

Turki, yang kondisi ekonomi sedang tidak baik-baik saja, tentu tidak mau menjauhi pemain utama dalam tatanan politik global. Apalagi, pandemi virus corona sedikitnya telah mengubah peta persaingan antara kekuatan-kekuatan besar yang ada, mengubah alur mata rantai bisnis, dan mendorong semua negara untuk menyesuaikan kembali aliansi dan kepentingannya.

Sebagaimana kita saksikan bersama, saat ini persaingan antara Amerika Serikat dan China semakin intensif. Kebijakan Presiden AS Joe Biden terhadap Timur Tengah masih terus berpihak pada kepentingan Israel. Perang Rusia dan Ukrania menimbulkan ketidakpastian dan risiko ekonomi. Faktor-faktor inilah yang memaksa Turki untuk berpikir rasional, bukan bertindak atas landasan ideologis semata. Oleh karena itu, sebagai awam, kita tidak boleh menilai perilaku politik seorang tokoh atau rezim berdasarkan pandangan ideologis kita, karena tokoh dan rezim itu sendiri tidak selalu berperilaku sesuai dengan norma dan pandangan ideologisnya.

Mulawarman Hannase | Dosen Kajian Wilayah Timur Tengah dan Islam Universitas Indonesia

Dikutip dari detik.com, Minggu 12 Juni 2022.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Resmi, Jokowi Melarang Direksi BUMN Dilarang Jadi Pengurus Partai Hingga Jadi Caleg

Next Post

Pendaftaran On Line Haji Mulai diterapkan Pemeritah Saudi

fusilat

fusilat

Related Posts

Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi
Feature

Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi

May 31, 2026
Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu
Feature

Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

May 30, 2026
UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis
daerah

UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

May 30, 2026
Next Post
Pendaftaran On Line Haji Mulai diterapkan Pemeritah Saudi

Pendaftaran On Line Haji Mulai diterapkan Pemeritah Saudi

Haji yang Dirindukan

Haji yang Dirindukan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi

Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi

May 31, 2026
Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

May 30, 2026
Distribusikan Hewan Kurban untuk Disabilitas, Gammara Inklusi Gandeng Kawan Netra dan Kuril Langit

Distribusikan Hewan Kurban untuk Disabilitas, Gammara Inklusi Gandeng Kawan Netra dan Kuril Langit

May 30, 2026
UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

May 30, 2026
Bolehkah Berkurban dengan Sayur-Mayur?

Sapi Kurban dari APBN: Sebuah Paradoks?

May 30, 2026
Mengapa Harus Belajar Bahasa Daerah?

Mengapa Harus Belajar Bahasa Daerah?

May 30, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi

Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi

May 31, 2026
Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

May 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist