• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

“Menjaga Tanah Kehidupan: Politik Penyelamatan Ruang Pertanian”

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
October 23, 2025
in Feature, Politik
0
MENJUAL SAWAH DEMI ANAK SEKOLAH
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Politik penyelamatan ruang pertanian di Indonesia bukan sekadar wacana pembangunan, melainkan kebutuhan mendesak demi memastikan kedaulatan pangan dan kelangsungan hidup para petani lokal. Ini bukan hanya tentang mempertahankan sawah dan ladang, tetapi juga menjaga masa depan bangsa.

Ada sejumlah langkah strategis yang perlu segera dijalankan:

  1. Mengurangi ketergantungan pada impor. Pemerintah harus menekan ketergantungan terhadap impor benih, pupuk, dan pestisida agar kemandirian petani lokal dapat terwujud.
  2. Melindungi lahan pertanian. Lahan pertanian subur harus dijaga dari alih fungsi yang tidak terkendali. Lahan pertanian adalah ruang kehidupan yang tidak boleh digantikan dengan beton atau aspal.
  3. Mendukung petani lokal. Pemerintah wajib memberikan subsidi, pelatihan, dan akses pasar yang adil kepada petani agar mereka tidak ditinggalkan dalam pusaran ekonomi modern.
  4. Mengembangkan pangan lokal. Diversifikasi pangan lokal menjadi benteng kemandirian bangsa dalam menghadapi tekanan global.
  5. Menata kebijakan pertanian yang berpihak. Kebijakan pertanian harus menempatkan petani sebagai subjek utama, bukan sekadar pelengkap statistik produksi.

Warisan Bung Karno yang Terlupakan

Sekitar 73 tahun lalu, Bung Karno sudah mengingatkan bahwa urusan pangan menyangkut hidup matinya bangsa. Lahan pertanian subur adalah jantung kedaulatan pangan. Maka, pemerintahan yang abai terhadap perlindungan lahan sejatinya sedang menyiapkan bencana bagi generasi mendatang.

Namun, kenyataan hari ini memperlihatkan hal sebaliknya. Alih fungsi lahan pertanian ke nonpertanian berlangsung tanpa kendali. Sawah-sawah subur berubah menjadi kawasan industri, perumahan, dan infrastruktur. Pemerintahan Presiden Prabowo diharapkan mampu menghentikan tren destruktif ini dan membangun komitmen nasional untuk menjaga tanah kehidupan.


Antara Alih Fungsi dan Alih Kepemilikan

Selain maraknya alih fungsi lahan, kini muncul persoalan serius lain: alih kepemilikan lahan dari petani ke non-petani. Banyak petani yang terpaksa menjual sawahnya demi biaya pendidikan anak-anak mereka. Mereka tidak ingin anaknya mengulang nasib sebagai petani miskin. Profesi petani kini dianggap tidak menjanjikan kesejahteraan.

Fenomena ini berbahaya. Jika tidak diatasi, petani akan kehilangan kedaulatan atas lahannya sendiri. Di titik inilah, negara harus hadir. Pemerintah harus menjamin bahwa menjadi petani padi tidak identik dengan hidup miskin. Profesi petani harus dijadikan pekerjaan yang layak, terhormat, dan menjanjikan kesejahteraan.


Antara Regulasi dan Realitas

Sejak 16 tahun lalu, pemerintah telah melahirkan Undang-Undang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan serta menetapkan kebijakan Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Namun, fakta di lapangan menunjukkan ironi. Regulasi berjalan di atas kertas, sementara praktik alih fungsi tetap marak. Aturan kerap disiasati, dan kepentingan ekonomi jangka pendek lebih sering menang dibanding kepentingan nasional jangka panjang.


Dari Komitmen ke Tindakan Politik

Melestarikan ruang pertanian bukan hanya soal kemauan politik, tetapi juga soal tindakan nyata di lapangan. Pemerintah harus menjadi penggerak utama (prime mover) dalam membangun kesadaran nasional tentang pentingnya ruang pertanian. Dialog antar-pemangku kepentingan, riset kebijakan, dan strategi perlindungan lahan harus dilaksanakan secara serius dan transparan.

Ruang pertanian adalah investasi kehidupan. Jika dibiarkan dirampas oleh kepentingan sesaat, kita sedang menulis surat kematian bagi kedaulatan pangan bangsa sendiri.


Menjaga Ruang Hidup, Menyelamatkan Masa Depan

Kita harus jujur: komitmen menjaga ruang pertanian akan selalu berhadapan dengan kekuatan modal dan kepentingan ekonomi jangka pendek. Banyak pengembang mengincar lahan produktif untuk dijadikan perumahan atau kawasan bisnis. Namun, jika semua lahan subur dikorbankan demi beton, apa yang akan kita makan di masa depan?

Pelestarian ruang pertanian adalah komitmen moral, politik, dan kebangsaan. Jangan biarkan generasi mendatang kehilangan tanah untuk menanam padi, hanya karena kita gagal mempertahankannya hari ini. Pertanian adalah sumber kehidupan, sumber penghidupan, dan sumber kemanusiaan.


(Penulis adalah Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

“Kereta Cepat, Akal yang Lambat” – Di Saudi Rp75 miliar/km – Whoose Rp991 miliar/km — 13 kali lipat lebih mahal.

Next Post

Disentil Purbaya – Dedi Mulyadi Melawan Dengan Reaktif dan Teatrikal,

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik
Feature

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Next Post
Disentil Purbaya – Dedi Mulyadi Melawan Dengan Reaktif dan Teatrikal,

Disentil Purbaya - Dedi Mulyadi Melawan Dengan Reaktif dan Teatrikal,

Kiamat Awal Ketika Hakim Menerima Suap~40M

Kiamat Awal Ketika Hakim Menerima Suap~40M

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

April 16, 2026
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

April 16, 2026
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...