• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Menunggu Gajah Diseruduk Banteng

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
July 19, 2025
in Feature, Pojok KSP, Politik
0
Menunggu Gajah Diseruduk Banteng
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Sambil mengenakan jaket bergambar logo baru Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Joko Widodo, Jumat (18/7/2025) di kediamannya, Solo, Jawa Tengah, dengan bangga menyatakan, “Ini keren!”

Ini pertanda bahwa Presiden ke-7 RI itu sudah merasa “at home” (di rumah sendiri) terhadap PSI yang Sabtu-Minggu (19-20/7/2025) ini menggelar kongres di Solo.

Kaesang Pangarep, putra bungsu Jokowi nyaris dipastikan terpilih kembali menjadi ketua umum melalui pemungutan suara “one man one vote” (satu anggota satu suara) secara daring atau online.

Logo baru PSI itu sendiri berupa gambar gajah dengan kepala berwarna merah dan tubuh berwarna hitam, dengan posisi kepala agak mendongak, menggantikan logo lama berupa bunga mawar putih berlatar merah.

Gajah adalah salah satu binatang terbesar di dunia, yang lebih besar daripada banteng, misalnya. Banteng adalah binatang yang selama ini menjadi logo Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Ditilik dari jejak politik Jokowi yang pernah berkonflik dengan PDIP, karena dirinya dan anak sulungnya, Gibran Rakabuming Raka dipecat dari partai politik yang dinahkodai Megawati Soekarnoputri ini gegara pecah kongsi di Pemilihan Presiden 2024, maka pemilihan gajah sebagai logo baru PSI kiranya tak berlebihan jika dikatakan untuk menandingi PDIP.

Lantas, kapan banteng menyeruduk gajah?

Kapan saja boleh. Tapi puncaknya adalah pada Pemilu 2029. Keduanya akan bertarung memperebutkan suara dari ceruk yang sama: nasionalis!

Sebenarnya bukan banteng yang akan menyeruduk gajah dengan tanduknya, melainkan gajah yang akan menyerang dengan belalai dan gadingnya, bahkan dengan kakinya untuk menginjak.

Sebab, PDIP adalah juara bertahan Pemilu 2024. Bahkan hat-trick atau juara tiga kali berturut-turut, yakni 2014, 2019 dan 2024. Bahkan pada Pemilu 1999 atau pemilu perdana sejak era Reformasi, PDIP juga menang.

Sebaliknya, dua kali ikut pemilu, PSI selalu menjadi partai gurem yang gagal melangkah ke Senayan. Pada Pemilu 2019, perolehan suara PSI hanya 1,8 persen. Pada Pemilu 2024, saat PSI dipimpin Kaesang, perolehan suara PSI cuma naik 1 persen atau menjadi 2,8 persen.

Maka jika benar PSI akan menjadikan PDIP sebagai target serangannya, tentu patut diapresiasi. Sebab, nyalinya cukup besar: partai gurem berani menantang juara bertahan.

Lantas, bagaimana peluang gajah (PSI) menaklukkan banteng (PDIP)? Atau setidaknya gajah menggerogoti suara banteng?

Peluangnya masih relatif kecil. Dengan dukungan penuh Jokowi, PSI memang bisa membesar. Tapi sepertinya sulit menggeser atau mengalahkan PDIP di Pemilu 2029. Mengapa?

PDIP sudah banyak diuji oleh tokoh-tokoh utamanya yang hengkang dan kemudian mendirikan partai politik baru.

Sebut saja Dimyati Hartono yang keluar dan mendirikan Partai Indonesia Tanah Air Kita (PITA).

Lalu Erros Djarot yang keluar dan mendirikan Partai Nasionalis Banteng Kemerdekaan (PNBK).

Kemudian Laksamana Sukardi, Roy BB Janis, Arifin Panigoro, Noviantika Nasution dkk yang mendirikan Partai Demokrasi Pembaruan (PDP).

Namun, mereka semua gagal melawan PDIP. Mereka tak mampu menggerogoti suara PDIP. Bahkan mereka gagal melangkah ke Senayan. Mengapa?

Pertama, karena pemilih PDIP adalah pemilih loyal yang setia kepada Bung Karno dan Megawati.

Kedua, kaderisasi di PDIP sudah cukup mapan.

Ketiga, PDIP semacam mendapatkan bola muntah dari pemerintah yang sudah tidak dipercaya rakyat, seperti pada 1999 dan 2014.

Dus, sulit bagi gajah untuk menginjak kepala banteng. Justru gajah yang akan diseruduk banteng. Kita tunggu saja tanggal mainnya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tiga Tewas di Pesta Pernikahan Anak Gubernur Jabar, Praktisi Hukum Desak Dedi Mulyadi Jadi Tersangka

Next Post

Bangga Diadili, Karena Tak Mau Diam: Saat Cinta Bangsa Tak Bisa Lagi Menunggu

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?
Feature

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026
Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara
Feature

Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

June 3, 2026
Nanik dan Tantangan Membangun Kembali Kepercayaan Publik
Birokrasi

Nanik dan Tantangan Membangun Kembali Kepercayaan Publik

June 3, 2026
Next Post
Bangga Diadili, Karena Tak Mau Diam: Saat Cinta Bangsa Tak Bisa Lagi Menunggu

Bangga Diadili, Karena Tak Mau Diam: Saat Cinta Bangsa Tak Bisa Lagi Menunggu

Memahami Tarif 19% Amerika Serikat: Pajak Tersembunyi di Balik Perdagangan Global

Memahami Tarif 19% Amerika Serikat: Pajak Tersembunyi di Balik Perdagangan Global

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Feature

Pancasila: Lahir untuk Mati!

by Karyudi Sutajah Putra
June 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Baru pada 2016 lalu Bung Karno mendapat...

Read more
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

May 25, 2026
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026
Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

June 3, 2026
Nanik dan Tantangan Membangun Kembali Kepercayaan Publik

Nanik dan Tantangan Membangun Kembali Kepercayaan Publik

June 3, 2026
Mengapa Jokowi Tak Diundang Prabowo?

Mengapa Jokowi Tak Diundang Prabowo?

June 3, 2026
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya

June 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...