• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home daerah

Menyulap Lahan Bawang Jadi Surga Wisata: Kisah Petani Enrekang Menyelamatkan Alam

fusilat by fusilat
February 24, 2026
in daerah, Lingkungan Hidup, News
0
Menyulap Lahan Bawang Jadi Surga Wisata: Kisah Petani Enrekang Menyelamatkan Alam
Share on FacebookShare on Twitter

Enrekang-Fusilatnews – Tepat pada Jumat, 13 Februari 2026, kami berkunjung ke Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, untuk menikmati pesona wisata yang ditawarkan daerah ini. Dikenal dengan keindahan alam dan kekayaan budayanya, Enrekang memang menjadi destinasi impian bagi banyak wisatawan. Kami baru saja kembali dari kabupaten ini dan ingin berbagi pengalaman seru bersama Anda.

Perjalanan kami awali dengan mengunjungi sebuah perkebunan unik yang tidak hanya menjadi sumber hasil bumi, tetapi juga dirancang sebagai destinasi wisata alam yang memadukan kearifan lokal dan sentuhan modern. Kami sangat terkesan dengan keindahan alam yang dipadukan dengan desain peninggalan para pendahulu. Selama tiga hari di lokasi, kami disuguhi berbagai buah segar seperti semangka, alpukat, stroberi, dan masih banyak lagi.

Samsul Sompa, pemilik kebun, saat berbincang dengan kami menuturkan:

“Awalnya ini terbentuk karena saya sebagai penyuluh pertanian memikirkan banyaknya pihak tidak bertanggung jawab yang merusak alam. Dengan adanya kebun wisata ini, setidaknya saya bisa menyelamatkan alam dari kerusakan lebih lanjut.”

Di Kabupaten Enrekang, khususnya di Kecamatan Anggeraja, hampir tidak ada lagi kawasan hutan yang tersisa. Akibatnya, potensi bencana seperti banjir dan tanah longsor semakin mengintai. Melihat kondisi ini, Samsul yang juga berperan sebagai penyuluh pertanian menangkap peluang besar: mengubah lahan bawang menjadi destinasi wisata dengan menanam buah-buahan bernilai ekonomi tinggi yang tidak kalah menguntungkan dibanding bawang merah.

Selain kebun alpukat dan stroberi, tempat ini juga dilengkapi dengan Screen House—rumah tanaman modern yang berfungsi sebagai sarana edukasi pertanian bagi pelajar dan wisatawan.

“Di era sekarang, orang tidak hanya mengejar hasil produksi, tetapi juga mencari pengalaman dan jasa. Mereka ingin bersenang-senang, berfoto bersama keluarga dan teman dengan latar perkebunan yang asri,” tambah Samsul.

Kehadiran Screen House di Enrekang menjadi daya tarik tersendiri. Teknologi pertanian modern ini memungkinkan tanaman seperti melon dan semangka tumbuh optimal, sesuatu yang sebelumnya dianggap mustahil ditanam di daerah tersebut.

“Waktu pertama kali kami posting di media sosial, banyak masyarakat Enrekang mengira tanaman melon dengan Screen House itu ada di Pulau Jawa. Tapi ternyata di Enrekang bisa diwujudkan dengan metode yang sama,” ujar Samsul bangga.

Seiring waktu, destinasi agro wisata ini mulai dilirik berbagai kalangan, dari instansi swasta hingga pemerintah kabupaten.

“Dengan hadirnya destinasi wisata ini, kami ingin menyampaikan kepada para petani agar mengubah pola pikir bahwa bertani itu kotor, capek, dan panas. Dengan adanya Screen House, para petani tidak perlu lagi mengeluhkan hal itu. Tujuan utamanya adalah mengedukasi petani agar lebih kreatif dan inovatif dalam bertani,” jelasnya.

Di akhir perbincangan, Samsul mengungkapkan asal-usul nama tempat ini. Agro Wisata Kurnia Reski Srikandi (KRS) diambil dari nama ketiga putra-putrinya: Kurnia Ananta Syam, Febi Reski Ananta, dan Srikandi Bela Ananta. Kebun wisata ini berada di bawah naungan Pemberdayaan Penyuluh Pedesaan Swadaya (PEMPAT S) yang menjadi penghubung dengan pemerintah daerah setempat.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sakit Tak Kunjung Sembuh, Nadiem Makarim Minta Bebas dari Tahanan Korupsi Rp 2,1 Triliun

Next Post

Ayam Impor dan Negara yang Kehilangan Naluri Berdikari

fusilat

fusilat

Related Posts

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global
Birokrasi

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026
Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!
Crime

Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

July 21, 2026
Kasus Febrie dan Hotman: Integritas Penegakan Hukum, Martabat Wartawan, dan Kualitas Komunikasi Publik
Crime

Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI terhadap Hotman Paris, Ketua Umum PWI: Ini Soal Martabat Profesi Wartawan

July 21, 2026
Next Post
Ayam Impor dan Negara yang Kehilangan Naluri Berdikari

Ayam Impor dan Negara yang Kehilangan Naluri Berdikari

Ibu, Juru Masak Agung di Dapur Kenangan

Ibu, Juru Masak Agung di Dapur Kenangan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026

Membangun Kembali Kepercayaan Publik (Ketika Strategi Komunikasi Berhadapan dengan Due Process of Law)

July 21, 2026
Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

July 21, 2026
Kasus Febrie dan Hotman: Integritas Penegakan Hukum, Martabat Wartawan, dan Kualitas Komunikasi Publik

Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI terhadap Hotman Paris, Ketua Umum PWI: Ini Soal Martabat Profesi Wartawan

July 21, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

Febrie Adriansyah Tak Ditahan, IPW Geram

July 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist