“Kami melihat setelah berkampanye ke daerah-daerah gelombangnya semakin besar,” kata Juru Bicara (Jubir) Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) Usamah di Jakarta,
Jakarta – Fusilatnews – Meskipun sejumlah lembaga survei seperti LSI Denny JA, SMRC, Indo Barometer, Indikator Politik indonesia dan lebih banyak lagi dalam aktifitas survei- survei mereka selalu mengklaim paslon Anies – Imin menempati nomor 3 tapi fakta dan fenomenanya sebaliknya.
Hal ini bisa dilihat dalam setiap Anies dan Imin Turun ke daerah baik disaat masa sosialisasi maupun memasuki masa kampanye pilpres dukungan terhadap pasangan calon (paslon) nomor urut satu semakin bertambah dan semakin membludak
“Kami melihat setelah berkampanye ke daerah-daerah gelombangnya semakin besar,” kata Juru Bicara (Jubir) Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) Usamah di Jakarta, Jumat (9/12/).
Menurut Usamah kampanye yang dilakukan oleh paslon AMIN mulai disambut dengan antusiasme masyarakat, terutama melalui program “Desak Anies” di mana setiap kali dilaksanakan program tersebut, kursi yang disiapkan selalu penuh oleh anak muda.
“Di berbagai daerah antusias semakin tinggi, terutama yang kita alami langsung dan mungkin banyak juga di media sosial di kalangan anak muda. Terutama program ‘Desak Anies’ yang memang menjadi program paling dinikmati oleh anak-anak muda saat ini,” tuturnya.
Ia memastikan pada kampanye di daerah satu ke daerah lain, masyarakat juga semakin banyak yang ingin mengetahui gagasan dan visi misi paslon AMIN. Untuk itu Usamah, berharap agar kondisi tersebut bisa terus bertahan, karena memang masyarakat saat ini perlu adanya perubahan.
“Akhir-akhir ini setiap kunjungan di daerah semakin besar dan semakin masif,” katanya.
Perlu diketahui besarnya massa dukungan kepada paslon Anies dan cak Imin di setiap turun kampanye di daerah menjadi sebuah fenomena yang menarik karena berbanding terbalik dari klaim sejumlah besar lembaga survei yang selalu menempatkan Anies pada urutan bnncit
Dan fenomena paslon Anies ternyata tak ditemukan pada dua paslon lainnya yang lebih diunggulkan oleh sejumlah besar ;embaga survei






















